First Kiss

Tittle : First Kiss

Main Cast :

-          Eunhyuk

-          Donghae

Main Pairing : EunHae/HaeHyuk [as always^^]

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Yaoi

Rating : T

Length : Oneshoot

A/N : sorry banget kalo ceritanya aneh, ini ide tiba-tiba aja muncul dan tara…!!

***

Hyukjae POV

Aku mengusap-ngusap mataku. Ku lirik jam yang sedang bertengger manis di pinggir meja tak jauh dariku.

hm? Jam 06.00 pagi? Bukankah masih terlalu pagi untuk diriku yang pemalas ini bangun?

Aku menghela nafas panjang dan mulai berusaha bangun dari tempat tidurku. Namun, sebuah lengan tengah melingkari lenganku dengan erat. Wajahku memerah begitu tau siapa pemilik lengan tersebut. My precious fishy, Lee Donghae.

Aku mencoba melepaskan jari jemari Donghae yang mengunci pinggangku dengan eratnya. Ku lepaskan pelan-pelan berusaha agar tidak membangunkannya dan menghilangkan wajah damainya.

“ Hyu..kkie…hmm….” gumamnya pelan,

Aku mengigit bibirku dan tanpa sadar aku menahan nafasku. Ugh! Berapa lama lagi aku harus berada di posisi ini? Well, sepertinya Tuhan sedang berpihak baik padaku. Sedetik kemudian ia kembali terlelap dalam tidurnya yang nyenyak.

Huft,

Aku berusaha melepaskan jari jemarinya lagi dan kali ini, aku berhasil. Aku segera keluar dari cengkramannya sebelum akhirnya ia terbangun dan memelukku lagi. Donghae senang memeluk, jangan melupakan fakta tersebut.

Aku segera berdiri, dan memerintah diriku untuk segera masuk ke kamar mandi, dan memulai hidup baru di luar kamarku.

Selesai mandi…

Aku mengeringkan rambutku dan berjalan keluar kamar mandi. Di luar, ku lihat Donghae masih tertidur pulas di balik selimutnya. Aku berjalan mengendap-ngendap tidak berusaha menimbulkan suara sedikitpun dan keluar dari pintu kamarku secara perlahan-lahan.

Di luar seluruh member tengah melakukan aktifitas mereka yang berbeda-beda. Ada yang memasak, ada yang memandangi kura-kuranya, ada juga yang hanya duduk diam di kursi namun tangannya bergerak-gerak lincah di atas tombol-tombol PSP.

“ pagi semua! “

Semuanya menoleh menatapku yang baru keluar dari kamar, senyum mengembang di wajah cerah mereka. Sungmin dan Ryeowook yang berada di dapur menyapaku dengan nada ceria mereka, sama sepertiku.

” pagi Eunhyuk-hyung ! “

” pagi Hyukkie~! “

Aku berjalan ke arah mereka dan mengintip apa yang mereka masak. Wow, Kimchi! Aku merasakan perutku mulai berdendang begitu melihat santapan-santapan lezat tersebut.

” Hyukkie, kau tidak sedang sibuk, kan? “

Aku menggeleng, ” uhhuh, waeyo hyung ? “

” bisa bangunkan member yang ada di lantai bawah ? aku rasa, aku dan Wookie telah memasak beragam makanan pagi ini dan ini sudah lebih dari cukup untuk porsi makan kita berlima, “

” ooh, arasso, aku akan kebawah sebentar, “

***

Aku mengetuk pintu dorm lantai 11. Hingga seseorang membukakan pintu untukku. Aku tersenyum melihat Hyungku tersebut.

” Eunhyukkie-ah, sedang apa kau disini ? Dimana Donghae ? Aku tidak melihatnya kembali ke kamarku semalam, “

” eoh, dia… tidur di kamarku hyung.., “

” MWO ?!! Jangan bilang kau dan dia… “

Aku menutup mulut Shindong-hyung mencoba membungkam mulut hyungku tersebut agar tidak mengatakan hal-hal yang tidak perlu di katakan. Aku merasakan wajahku memerah, malu. Dan sepertinya hyungku senang akan apa yang terjadi dengan perubahan wajahku.

” hahhaa, Eunhyukkie-ah, wajahmu memerah loh~ “

Aku membuang muka ke arah lain, ” aish, lupakan hyung! “

Aku mencoba menerobos masuk meninggalkan Shindong-hyung di pintu depan sedang tertawa terkikik dengan sendirinya. Di dalam kulihat keadaan dorm benar-benar sepi, hanya ada sebuah TV yang menyala.

” mengapa sepi sekali ? “

Ku dengar Shindong-hyung menghela nafas dari belakang, ” yang lain masih sibuk dikamar mereka, Heechul dan Hankyung hyung, Kang In dan Leeteuk hyung, Siwon dan Kibum belum datang, sepertinya sebentar lagi “

” oh, pantas sepi sekali.. “

Shindong-hyung merebahkan dirinya di sofa dan menghadapkan perhatiannya ke arah TV yang mungkin saja aku sempat mengganggu acara menonton TV-nya.

” ngomong-ngomong, ada urusan apa kau kesini Eunhyukkie-ah ? “

” oh, anu! Sungmin-hyung dan Wookie memasak kimchi dan ternyata kelebihan porsi… aku di suruh mengundang kalian untuk ke atas, “

Shindong-hyung mengangguk-anggukkan kepalanya, ” arasso, aku akan memanggil HanChul-hyung, dan kau memanggil KangTeuk-hyung, “

” ne, hyung.. “

***

Aku berjalan dalam diam ke ruangan KangTeuk. Di depan pintu aku tertegun sejenak. Apa yang harus ku lakukan? Mengetuknya? Atau langsung masuk? Kalau langsung masuk.. itukan tidak sopan?

Mengetuk ? Haish, aku rasa aku payah dalam hal membangunkan orang. Well, memang itu kenyataan karna selama ini aku lah yang selalu di bangunkan bukan membangunkan.

Apa pergunakan cara Donghae saja ya? Cara membangunkan yang paling kasar yang pernah ku temukan seumur hidup. Memukul pantat. Haish, tapi aku malu untuk melakukan itu!

Otte?

Aku menggigit bibirku dan menguatkan sekuat mungkin apa yang bisa aku kuatkan[?]. Dengan perlahan aku membimbing tanganku untuk mengetuk pintu kayu di hadapanku.

“… Hyung? “

Tidak ada sahutan. Aku mencoba mengetuk sekali lagi.

” Hyung, ayo makan, Sungmin dan Wookie telah menyiapkan untuk kita, “

Lagi-lagi tidak ada sahutan. Aku mulai gelisah. Bagaimana jika terjadi sesuatu? Kitakan tidak tau apa yang mereka lakukan didalam sana. Bagaimana jika ada pencuri yang datang dan tanpa sengaja membunuh mereka ? Bagaimana jika…

Otakku penuh dengan pernyataan ‘Bagaimana Jika‘ sehingga tanpa sadar tanganku telah melingkari kenop pintu dan bersiap membukanya. Saat pintu terbuka yang bisa ku lakukan hanyalah….

” HUWAAAAAAAAAAAAAA~~!!! “

Cepat-cepat pintu ku tutup dan membalikkan badanku. Ku pejamkan mataku rapat-rapat berusaha mengusir bayangan tersebut dari mataku. Ugh, aku memang sudah terbiasa dengan kegiatan ‘pelukan‘, ‘ciuman‘, serta fakta bahwa kami semua ‘homosexual‘.

Tapi tetap saja, bayangan Leeteuk-hyung dan Kang In-hyung sedang berciuman merupakan bayangan yang masih asing dalam pengelihatanku. Aku menarik nafas panjang-panjang.

Huh?

Kalian pikir aku aneh? Aneh dengan semua ini? Ya tentu saja! Karna aku belum pernah merasakannya sekalipun. Dengan Donghae? Haha! Kami baru sebatas cium pipi. Aku masih cukup malu untuk melakukannya, dan Donghae mengerti akan hal tersebut.

Tanpa sadar, tanganku bergerak dengan sendirinya menuju bibirku. Kira-kira apa rasanya ya? Apa rasanya saat bibir Donghae menyentuh bibirku ya?

” Hyukkie? “

Blush.

Kenapa dia harus datang di saat seperti ini ? Di saat pikiranku sedang liar-liarnya seperti ini ? Hue, Donghae, pergi dong~!

” Hyukkie? Gwenchanayo ? “

Aku menarik nafas panjang dan menguatkan diriku bersikap normal dan wajar-wajar saja. Aku mendongak dan tersenyum ke arah Donghae.

” Gwenchanayo ? “

Aku merasakan mukaku memerah lagi ketika melihat dua buah bibir trsebut bergerak. Hyaaaa! Bibir merah muda itu memang menggoda tapi…, aku merasakan sebuah tangan memegang kedua pipiku.

” hey, kau kenapa? Mukamu memerah .. tidak panas kok… kau sakit? “

Aku menggeleng perlahan, ” gwen…cha…na… “

” kalau begitu ayo, Sungmin-hyung dan Wookie sudah menunggu di bawah, KangTeuk-hyung sudah kau bangunkan, kan? “

Hyukjae! Stop!! Stop melihat ke arah dua bibir itu!! Itu akan membuatmu semakin gila. Stop, stop, stop!!

” Hyuk, kau benar tidak apa-apa ? kau terlihat… aneh, “

Aku menghela nafas panjang, ” Hae… ? “

” wae? Kau sakit ? perlu ke dokter ? “

” HanChul-hyung dan KangTeuk-hyung pernah berciuman, kan? ” tanyaku mengalihkan pembicaraan

” heh? Sepertinya iya, memang kenapa ? “

” KyuMin ? ” tanyaku lagi-lagi mengacuhkannya

” kurang tau, tapi melihat gelagat mereka sepertinya sudah “

” YeWook ? SiBum ? “

” aku dengar-dengar baru tadi malam YeWook berciuman, kalau SiBum mereka bilang di hari pertama mereka jadian mereka langsung berciuman, “

” oh, “

Jadi hanya tinggal aku dan Donghae saja yang belum pernah berciuman ? Hwaaa, payahnya, hanya gara-gara aku benar-benar merasa malu ?! ckck, Donghae benar-benar pengertian…

” Hyuk-ah, waeyo ? kau ada masalah ? kau terlihat murung sejak tadi aku melihatmu.., gwenchanayo ? jangan sembunyikan hal dariku, kalau kau ada masalah ceritakan padaku, aku akan membantumu, “

Aku menatap Donghae—malu, ” Hae, kau pernah berciuman sebelum ini ? “

” ngh…, memang kenapa ? “

” bagaimana rasanya ? “

Ku lihat ia terdiam sebentar sebelum semburat merah muncul di kedua tulang pipinya.. dan terlihat sedikit salah tingkah. Heh? Dia malu ?

” enak… ” jawabnya setelah terdiam cukup lama

” aku lupa bagaimana rasanya…, ciuman pertamaku saat aku masih SD, “

Ia menatapku matanya berbinar cerah, ” dan selama itu kau belum pernah berciuman lagi ?! “

” eopseo… ” [ ini Cuma Fictional ]

” wow, kalau begitu… aku bisa menjadi ciuman keduamu dong ?! “

” ye..yeah, begitulah… “

Ku lihat senyuman di wajahnya semakin melebar. Mataku berhenti di bibirnya yang berwarna merah muda. Glek! Aku benar-benar ingin merasakannya sekarang. Tapi aku malu untuk memintanya, otte?

” ah ayo kita kembali ke dorm, perutku lapar… “

Aku mengangguk namun mataku belum lepas dari bibirnya yang merah muda tersebut, dan aku rasa ia menyadari kalau aku tidak terlalu ‘mendengar’ apa yang ia bicarakan.

” Hyuk! Aku sudah lelah bertanya, berapa kali aku bertanya padamu apa yang terjadi padamu ?!! aku frustasi kau tau ! “

Tidak apa kan kalau aku menciumnya ? secara.. ia pacarku. Dan sesama pacar tidak dilarang untuk berciuman, kan ?

” mau dengar alasanku ? “

” memang apa ? “

Dengan segera aku meraih kedua pipinya dan mencium kedua bibirnya yang sejak tadi memenuhi imajinasi liarku.

Aaah~

Jadi ini rasanya ciuman ? bagaimana aku bisa melupakannya ya ? well, bukan salahku jika aku lupa, sudah lama sekali aku tidak mencium bibir seseorang.

Bibir Donghae benar-benar, lembut.. manis.. dan… entahlah, seperti mempunyai sihir karna aku sama sekali tidak ingin melepaskannya. Suatu rasa yang aku yakini akan ku kagumi mulai sekarang hingga selamanya.

Setelah rela tidak rela, aku akhirnya melepaskan bibirku dari bibirnya dan menatap ke arah lain tidak ingin ia melihat semburat merah yang pasti muncul di kedua pipiku.

” kenapa.. tiba-tiba ? “

” aku tadi melihat KangTeuk-hyung berciuman, jadi… aku… “

” ingin merasakannya ? ” ia menatap jahil ke arahku

” terserah, “

Ia menarik pipiku membuatnya bisa melihat kedua pipiku yang memerah, ” mukamu memerah loh, jangan-jangan kau mau lagi ya? “

“aku tidak… “

Donghae mendekatkan bibirnya ke arahku. Aku menutup mataku, ingin merasakan hal apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun hanya beberapa cm di depan bibirku, teriakan keras menghentikan apa yang kami lakukan.

” YAH!! SAMPAI KAPAN KALIAN AKAN BERDIRI DI DEPAN PINTU DAN MENGHALANGI KAMI UNTUK KELUAR ?!! KAMI LAPAR BABO!! “

Dengan segera kami melangkah menjauh. Ku lihat di depanku berdiri Heechul-hyung menatap kami tajam, Hankyung-hyung menutup mukanya yang memerah, Leeteuk-hyung menggeleng-gelengkan kepalanya, Kang In-hyung hanya menatap kami dengan senyuman aneh di wajahnya dan Shindong-hyung menatap kami sedih.

” Eunhyuk-ah, Donghae-ah… kalau mau berciuman lakukan di kamar, kami benar-benar kelaparan sekarang…. ” Leeteuk-hyung berpesan pada kami, dan kami hanya bisa mengangguk minta maaf

” kalian mengingatkanku pada Nari… “

Lagi-lagi kami berdua menatap Shindong-hyung dengan pandangan minta maaf. Kami menyingkir dari pintu depan dan mereka ber-5 pergi meninggalkan kami berdua di pintu depan. Ku tarik tangan Donghae,

” Hae, ayo makan, aku lapar, “

” tapi kita selesaikan kegiatan kita yang tertunda yah… “

” yang mana ? “

Dan ia mulai mendekatkan bibirnya ke bibirku, menyerangku dengan ciumannya. Menyerangku dengan bibirnya yang manis dan lembut tersebut.

***

End^^

Aku tau ini jelek, kalo nggak mau komen aku ngerti kok, haha

About these ads

22 thoughts on “First Kiss

  1. Yu-sato says:

    Halo, author-san~
    ficmu bagus kok.
    Lucu malah.
    Nyuk tetep imut deh#abaikan
    tapi, kalo di dunia nyata, bener gag yag ni first kiss mreka?..#gampared
    hehe..

    • makasih :)
      waduh kalau soal itu saya juga kurang paham ye… habis mereka keep secret sama author!
      padahal authornya udah bela-belain buat FF untuk mereka [?] hahaha

      semoga kamu seneng mampir kesini^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s