fanfictions

your my endless love part 1

Main cast :

– Park Minrin

– Lee sungmin

– Lee Donghae

– Goo hyeosan

Numpang lewat : yesung

Park Minrin POV

“ minrin , ini hari pertamamu sekolah, kan ? sungmin sudah menunggumu di bawah dari tadi ! “ teriak eomma dari arah dapur .

Aku membuka mataku malas-malasan , duduk lalu menyibakkan selimut yang masih membungkus badanku . Aku masih malas-malasan dan matakupun belum sepenuhnya terbuka . Namun setelah melihat jam mungil yang bertengger manis di meja belajarku semangatku langsung muncul .

“ eomma , kenapa baru membangunkanku ? aku bisa telaat , omo !!! “ teriakku yang langsung melesat masuk ke kamar mandi

“ kata siapa eomma tidak membangunkanmu ? tanyakan pada sungmin berapa kali eomma memanggilmu ! “ balas eomma tak mau kalah

“ arraseo arraseo “

Aku berlari menuruni tangga , menuju meja makan dan mengambil sepotong sandwich yang langsung ku gigit ke dalam mulut belum di gigit dan belum di makan . Mencium tangan eommaku dan pergi menemui sungmin yang telah menungguku di ruang tamu .

“ sudah ? “ tanyanya tanpa ekspresi .

Aku hanya mengangguk , sandwich masih di dalam mulutku . Sungmin berdiri dan menghampiri sepeda ‘ usang ‘ favoritnya .

“ naik “

“ oppa “ aku memanggilnya pelan . sungmin dan aku memang berbeda satu tahun , dia satu tahun lebih tua dari pada aku .

“ hmm ? “ dia hanya menjawab dengan gumaman yang tak jelas apa artinya

“ kau marah ? “

“ untuk apa ? “

“ yah , mungkin kau marah karna terlambat gara-gara aku “

“ haha , tenang saja Minrin aku tak akan pernah marah terhadapmu , kau satu-satunya dongsaeng yang ku punya “

“ gomawo oppa “ aku menunduk menyembunyikan rona merah yang mulai muncul dipipiku walau aku tau sungmin tak akan dapat melihatnya

“ chonmaneyo minrin “

– sekolah –

“ skali lagi , gomawo oppa “ aku membungkukkan badanku memberi hormat sekaligus tanda terima kasih

“ ahaha , sudah tugasku minrin “ jawab sungmin dengan senyum khasnya yang mempesona .

“ annyeong Minrin , oppa “ sapa hyeosan sahabatku sejak aku TK

“ pagi hyeosan , kau satu sekolah juga dengan Minrin ? tidak bosan melihat wajahnya sejak TK ? aku saja yang rumahnya bersebelahan dengannya sungguh bosan “

Aku menginjak kakinya dengan keras . Dia yang tidak mengetahui seranganku hanya bisa mengaduh dengan sempurna .

“ aigo , sakit bodoh , huh “ dengan muka tertekuk dia melewatiku dan hyeosan yang hanya dapat terkikik geli .

Saat perjalanan ke arah kelas aku dan hyeosan terlalu serius berbicara sehingga tak menyadari ada seseorang berlari dari arah berlawanan . Hingga akhirnya ..

‘ bruk ‘ tabrakan antara minrin dan anak itu terjadi .

“ mianhae aku jalan tidak lihat-lihat “ ucap minrin penuh penyesalan

“ ani , kau tak perlu meminta maaf , aku yang harusnya minta maaf padamu . mian ya , kau terluka ? “

“ gwaenchana yo , kau ? “ aku membantunya berdiri

“ ah , gwaenchana , aku tidak apa-apa , sudah ya aku buru-buru , sekali lagi mian “ ucapnya kemudian pergi berlalu begitu saja .

“ siapa ? “ tanya hyeosan

Aku hanya menggedikan bahu dan melanjutkan obrolan kami yang terpotong tadi . Entah mengapa aku merasa pertemuan ku dengannya tadi bukan pertemuanku yang terakhir .

– kelas –

“ annyeong “ sapaku terhadap anak-anak kelas yang belum ku kenal sepenuhnya

“ annyeong .. “ balas seseorang , aku menoleh ke sumber suara ternyata , anak yang TADI .

“ kita bertemu lagi , jangan bilang kau sudah lupa denganku “ ucapnya bergurau

“ haha , mana mungkin , irumi muosiyeyo ? “ tanyaku penasaran

“ ahya kita belum kenal , Lee Donghae , kamu ? “ dia menyodorkan tangannya

“ Park Minrin “ aku balas menjabat tangannya dengan tersenyum .

Dia membalas senyumanku , dan entah mengapa jantungku seakan berdebar dua kali lebih cepat . Untungnya saja beberapa detik setelah itu lonceng berbunyi sehingga aku tidak terlalu terpengaruh oleh senyumannya yang entah mengapa dapat membuatku tersenyum sepanjang pelajaran .

Tiba-tiba – saat pelajaran – donghae melemparkan secarik kertas ke arahku .

nanti ke kantin bareng yah , jebal …

Aku hanya tersenyum lalu mengambil sebuah pulpen ..

Sip , tunggu aja

Aku melempar kembali kertas ke arah Donghae . Setelah dia membacanya aku dapat mendengar dia berkata ‘ yes ‘ walau sangat pelan . dan tanpa ku sadari , pipiku mulai memerah .

– kantin –

“ Minrin “ teriak sungmin

“ omo , ah oppa kau mengkagetkanku ! “ aku memukul lengannya pelan

“ aigo sakit “ dia berpura-pura kesakitan serta mngelus-elus lengannya yang ku pukul tadi

“ hihi , ketahuan sekali anda berbohong , ya sudah ya bye “ tapi tanganku di cengkramnya

“ ke kantin yuk , lama nih aku ga makan sama kamu “ ajaknya .

“ ah mian oppa , aku ada janji dengan donghae , lain kali saja ya oppa ? “ aku menunjukkan muka bersalah , jurus andalanku .

“ chamkamman yo , donghae ? Lee donghae ? “ dia bertanya berusaha meyakinkan apa yang ada di dalam pikirannya

“ nee , teman baruku , apa kau kenal dengannya oppa ? “

“ yah , kalau tidak salah kami satu tempat les juga dengan yesung “

“ oh “ jawabku seadanya

Hening sesaat , hingga akhirnya …

“ saeng “ panggilnya pelan .

“ nee ? apa oppa ? “

“ kau .. kau pasti cocok dengan Donghae , karna sepertinya dia menyukaimu “

Seusai mengatakan itu , sungmin pergi meninggalkanku yang masih menyimpan banyak pertanyaan .

***

Lee Sungmin POV

Sejak dulu jika perasaanku sedang kacau aku selalu menyendiri di taman in . Entah mengapa aku merasa tak suka Minrin dekat dengan Donghae . Aku tak rela dia menjadi milik orang lain , aku tak ingin dia dekat dengan Donghae .

Ah , apa yang aku pikirkan ? bukankah ini lebih bagus ? akukan tak perlu di repotkan lagi olehnya . Apakah aku ..

“ sungmin-ah ! sudah kuduga kau pasti menyendiri disini .. “ keluh yesung

“ sikkeuleoun ! “ bentakku kesal

“ wae yo ? tentang minrin ? “

Aku hanya menganggukkan kepala pelan nyaris seperti tidak melakukan apapun . Aku merasa tenagaku telah terkuras habis .

“ sungmin-ah ! “ yesung mulai terlihat kesal

“ ah , sudahlah dia bukan tanggung jawabku lagi “

“ wae yo ? “

“ dia sudah menjadi milik Donghae , adik kelas kita “

“ mwo ? Lee Donghae ? “ yesung membelalakkan matanya yang sipit .

Aku menganggukan kepala dengan lemas

“ jadi , kau cemburu ? “

“ aniyo , mana mungkin aku cemburu dengannya , dia sudah menjadi milik donghae “ aku menjawab seadanya , mungkin aku harus merelakan Minrin ..

“  sudahlah , kau jujur saja padaku .. kau suka pada Minrin kan ? “ sahut yesung sambil menahan senyum

Aku hanya terdiam , tak berusaha menjawab pertanyaan yang dia lontarkan terhadapku . Apakah aku mulai mulai jatuh cinta dengan Minrin ?

— bersambung ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s