fanfictions

Who Am I

Title : Who am I?
Main Cast :
–    Nashelf Hafizhah Wanda as Park Chae Hyun & Lee Ha Sang
–    Kang Min Hyuk [C.N Blue]
–    Lee Hyukjae aka Eunhyuk [Super Junior]
Selingan :
–    Kwon Jiy0ng [Bigbang]
Author : Nashelf Hafizhah Wanda
Genre : Romance / Het
Rating : G
Length : Chaptered
Part : Part 1

***


‘’ hyun-ah… tolong … jangan pergi… ‘’
Aku malah berlari meninggalkannya, ‘’ aku bukan Hyun ! aku bukan Hyun ! ‘’
‘’ kamu Hyun ! Park Chae Hyun ! nan yeojachinguya ! ‘’
—–
‘’ AKU BUKAN HYUN !!! ‘’ teriakku dan akhirnya terbangun dari mimpi sialan itu
Lagi-lagi , mimpi itu… batinku sambil menggeleng lemah. Ku pegang jidatku yang sakit. Sejak dua hari yang lalu aku selalu bermimpi akan seorang yang berteriak2 memanggilku ‘Park Chae Hyun’ dan berkata aku kekasihnya. Padahal aku bukan ‘Park Chae Hyun’ seperti yang dia katakan aku ‘Lee Ha Sang’ dan aku bukan kekasihnya ! aku istri dari ‘Kang Min Hyuk’ walau sejujurnya aku nggak yakin.
Aku bangit menuju jendela dekat tempat tidurku. Ku edarkan pandanganku ke sekeliling, pemandangan ini sukses membuatku melupakan mimpiku. Mimpi yang selalu membuat kepalaku sakit.
‘’ hhh~ ‘’ aku memejamkan mata mencoba mengingat2 siapa aku.
Lee Ha Sang. Nama yang cukup asing untukku. Aku sering bertanya pada diriku , apakah aku Lee Ha Sang layaknya orang2 memanggilku ? apakah benar aku istri dari Kang Min Hyuk layaknya seperti yang Jiyong katakan ?
Tiba2 ada yang memelukku dari belakang. Kang Min Hyuk. Suamiku ini selalu memberikanku kejutan2 yang katanya adalah hal biasa di antara kita, namun menurutku itu hal asing bagiku. Kadang hatiku ingin menolak perlakuannya namun otakku melarang. Entah aku merasa aku seperti mayat hidup , merasa asing dengan rumahku, asing dengan keluargaku, asing dengan suamiku bahkan asing dengan namaku…
‘’ chagi selamat pagi ‘’ ucapnya sambil mencium leherku yang putih bersih itu
‘’ selamat pagi jagi.. ‘’
Aku menggeliat ketika ia mulai menjilat2 leherku. Aku memegang kepalanya dan menghentikan aksinya yang selalu ia lakukan di tiap pagi tersebut.
‘’ stop ‘’
Ia membalik badanku. Alhasil sekarang aku terjepit diantara dia dan dinding. Dan aku juga di kunci oleh kedua lengannya yang kekar tersebut *FYI , minhyuk nggak kekar!!*
‘’ waeyo chagiaku ? ‘’
‘’ nanti kau terlambat bekerja , sudahlah , kita bisa melakukannya di lain hari , yang sabar ya jagi… aku tau kok kamu bisa nahan sampai waktu yang aku inginkan ‘’ aku memegang pipinya yang imut2 itu.
‘’ tapi… ‘’
‘’ ssh…. ‘’ aku menutup mulutnya dengan tangan kiriku yang bebas ‘’ sudah cepat ganti baju , aku akan siapkan makanan untukmu… jadi kau dan Jiyong-ssi bisa berangkat dengan cepat ‘’
***
‘’ jagi… jiyong ayo makan !!! ‘’ aku berteriak dari dapur
‘’ ne , gildarilseyo ‘’
Aku tersenyum, suamiku telah menjawab panggilanku namun tetap sunyi di daerah kamar Jiyong. Aku dan Minhyuk memang kurang dekat dengan Jiyong. Entah mengapa aku merasa dia membenci kakaknya itu dan merasa kasian padaku. Berkali2 dia berkata padaku untuk berhati2 dengan kakaknya. Entah mengapa aku berusaha tidak memikirkannya, sehingga sampai saat ini Minhyuk tak mengetahui hal ini
Untungnya suamiku itu tidak curiga sedikitpun terhadap adiknya. Ia hanya merasa adiknya canggung karna berada di lingkungan orang dewasa bahkan ia belum memiliki pacar. Aku berkali2 mencoba berfikir seperti itu namun tetap saja gagal, aku merasakan ada rahasia di balik mereka. Tapi sama seperti biasanya , otakku pasti sakit jika di suruh memikir.
‘’ chagia ! mana makananku ? ‘’
‘’ ah miane jagi… aku melamun , chamkamman aku siapkan dulu ‘’
‘’ aah dasar kau , sini ku bantu ‘’ ucapnya sambil menyubit pipiku pelan
Aku terkikik geli, ‘’ aniya , kau duduk saja… nanti badan suamiku yang telah bersih ini akan ternodai oleh bau nasi goreng dan aku nggak mau itu terjadi karna akhirnya kau mengganti bajumu dan menambah cucianku !! ‘’
‘’ kau ini cerewet sekali , padahal dulu kau sangat diam setidaknya tidak secerewet ini ‘’
Aku terdiam. Benarkah aku dulu diam terhadapnya ? sepertinya aku selalu cerewet. Bahkan aku merasa semenit saja aku bukan orang yang tahan dalam kediaman. Aku akan berusaha membuat suasana ramai walaupun aku harus melakukan hal yang dapat memalukan diriku. Tapi , kenapa katanya aku orang pendiam ?
‘’ tentu saja dia tidak diam. Mereka bukan orang yang sama ‘’
‘’ mwo ? apa maksudmu Jiyong-ssi ? ‘’ tanyaku heran
‘’ anhi lupakan saja chagiaku… ayo makan , makan ! aku lapar sebentar lagi aku dan Jiyong harus pergi ‘’
‘’ arasseo ‘’
Ku sodorkan nasi goreng untuk mereka berdua. Minhyuk menyantapnya dengan santai lain halnya dengan Jiyong , ia memakan dengan malas2an. Apakah ia membenciku ? aku menggeleng kuat2 , nggak dia hanya belum terbiasa berada di lingkungan orang dewasa !
‘’ aaah , kenyang ! ‘’ minhyuk mengusap2 perutnya tanda ia kenyang
‘’ gomawo chagi … aku berangkat dulu ya … annyeong ! ‘’ia berlari ke arah pintu setelah menyempatan dirinya mencium pipiku.
‘’ nee , annyeong ‘’
Tiba2 Jiyong berdiri. Mau berangkatkah dia ? makanannya tidak berkurang sedikitpun !
‘’ Jiyong-ssi ! kau mau kemana ? makananmu masih utuh !! ‘’ aku mencengkram tangannya
Ia menyentakkan tanganku dengan keras, ‘’ apa peduli ‘’
Ia berjalan dengan santai ke arah pintu tanpa menghiraukanku yang memanggilnya berkali2. Aku meremas2 jariku degan kesal. Apa maunya sih ?! aku baik salah aku marah dia marah , aaaaah bagaimana mungkin aku punya adik ipar sejahat dia!! Eh adik ipar ? apakah benar ia adik iparku ?
***
Aku mengambil hpku yang tergeletak di atas tempat tidur. Setelah berkaca dan merasa bajuku telah rapi aku mengunci pintu kamarku dan kamar minhyuk. Sedangkan kamar Jiyong sudah terlebih dulu di kunci. Ku periksa dapur sudah terkunci dan aku menuju pintu depan.
Aku berjalan santai ke arah café langgananku. Padahal Minhyuk tak pernah mengajakku kemari tapi aku merasa sering kemari bersama seseorang , dan orang itu namja kadang2 aku juga pernah merasa datang kemari bersama seorang yeoja yang membawa namjanya. Siapa mereka ? apakah sebelum menikah aku pernah datang kemari bersama sahabatku ? ataukah aku pernah kemari bersama Minhyuk ?
Enggak , nggak mungkin. Minhyuk saja pernah bilang ia nggak suka berada di café ini, katanya café ini terlalu simple , nggak bagus ! padahal di ingatanku aku slalu datang kemari dan dengan seorang ‘namja’ dan ku ingat kami sangat senang berada di café ini.
‘’ annyeong ahjumma….. Mueoseul jumunhasigesseumnika ? ‘’
‘’ annyeong , jangan panggil saya ahjumma , saya masih muda… naega Lee Ha Sang panggil saja Ha Sang ‘’ ucapku santai walau aku merasa agak aneh mengucapkan namaku sendiri
‘’ oke , Ha Sang-ssi , seperti yang saya tanyakan tadi , mueoseul jumunhasigesseumnika ? ‘’
‘’ ice coffee ‘’
‘’ jamkammanyo ‘’
‘’ ne , gomawo ‘’
Aku di tinggalkannya sendirian. Aku mengedarkan pandanganku. Benar dugaanku , aku merasa tentram disini dan aku merasa jati diriku yang sebenarnya ada disini. Bukan sebagai Lee Ha Sang, entah sebagai siapa. Aku terus melamun hingga tanpa sadar ada orang yang duduk di samping mejaku menatapku.
Lee Hyukjae POV
Neorago. Neorago. Nan yeojachinguya …. Di depanku. Tampaknya ia tak menyadari kehadiranku. Apakah ia lupa padaku ? setelah 1 tahun lamanya ia menghilang dari kehidupanku ? setelah 1 tahun lamanya ia meninggalkan eommanya , appanya , Nam Hyo , Kyuhyun dan juga aku ? apakah ia telah melupakan kami semua.
Seorang waiter menghampiri mejanya dan menurunkan segelas ice coffee. Mereka sedikit bercakap2. Apakah waiter itu kenal dengan Hyun, yeojachinguku ?
‘’ gamsa hamnida ‘’ ucap suara yang sangat aku rindukan… suara lembut yang amat sangat cerewet.
‘’ ne ‘’
Waiter itu mengangguk sopan dan meninggalkan meja Hyun. Sekarang ia kembali larut dalam lamunannya. Sejak kapan Hyun menjadi suka melamun ? aku menaikkan tanganku dan memanggil waiter tadi,
‘’ ne ahjussi , mau tambah atau meminta bill ? ‘’
‘’ anhi , aku mau bertanya , apakah kau mengenali yeoja yang duduk di sebelahku ini ? ‘’ tanyaku berbisik , takut Hyun mendengarnya.
‘’ ne , saya baru mengenalnya tadi sewaktu ia datang di café ini , waeyo ahjussi ? ‘’
‘’ kau kenal dia ? tau namanya ? ‘’ aku bertanya basa-basi , jelas2 aku mengenalnya sebagai Park Chae Hyun !
‘’ ne , Lee Ha Sang. Ha Sang ahgessi ‘’
Mwo ? Lee Ha Sang ? Ha Sang ? siapa itu !! jadi , dia bukan Park Chae Hyun nan yeojachinguya ?!
‘’ bukan Park Chae Hyun ?? ‘’ tanyaku kaget
Waiter tadi bengong melihatku namun sedetik kemudian ia menggeleng, ‘’ aniyo ‘’
Aku terduduk lemas. Berarti dia bukan Hyun yang selama ini aku cari ? tapi mengapa muka mereka sama ? bahkan suara mereka mirip !
‘’ gomawo ‘’ ucapku dan waiter itu meninggalkanku
Sekarang seluruh perasaanku diliputi oleh perasaan kecewa. Benarkah Hyun menghilang untuk selamanya ? walau sudah 1 tahun lamanya tak dapat ku pungkiri aku masih mencintainya. Bagaimana bisa aku melupakan perasaanku padanya , kami nyaris akan bertunangan jika saja ia tidak menghilang entah kemana.
Aku berjalan mendekati yeoja itu yang sedang menggunakan headset. Ia memejamkan matanya dan sesekali mulutnya berdendang [?] mengikuti lagu yang ia dengarkan. Aku harus bertanya padanya, benarkah ia Park Chae Hyun ? ataukah memang dia benar2 Lee Ha Sang !
‘’ sillyehamnida ‘’ ucapku sopan
Dia melepas salah satu headsetnya dan menatapku heran.
‘’ ne ? ada yang bisa saya bantu ? ‘’ tanyanya sopan
Mwo ? ia tak mengenaliku ??? ia benar2 melupakanku dan yang lainnya ??!
‘’ kau tak mengenaliku ?? ‘’ tanyaku tanpa ku proses terlebih dahulu
‘’ ani… irumi musiyeyo ? ‘’
Jedder. Ia benar2 tak mengenaliku !!!
‘’ choneun Lee Hyukjae imnida , kau sering memanggilku eunhyuk… ingat ? ‘’
Ia mengerutkan keningnya. Oh tuhan dia tidak mengingatnya !! bagaimana mungkin !!!
‘’ apakah kau mengenalku ? jujur aku sendiri tak mengenal orang lain selain Minhyuk dan Jiyong… apakah kau mengenalku ? oh ya , joneun Lee Ha Sang imnida ‘’
‘’ ne … aku mengenalmu… tapi sebagai Park Chae Hyun… bukan Lee Ha Sang ‘’
Ucapanku membuatnya terdiam. Sebenarnya ada apa ini ?
Park Cha Hyun POV
‘’ ne … aku mengenalmu… tapi sebagai Park Chae Hyun… bukan Lee Ha Sang ‘’ ucap namja itu
Aku merasakan darahku membeku. Ingatanku kembali pada mimpiku dua hari ini..
# ‘’ kamu Hyun ! Park Chae Hyun ! Nan Yeojachinguya ! ‘’ #
Park Chae Hyun. Apakah Park Chae Hyun yang di sebut dimimpiku sama seperti Park Chae Hyun yang dia maksud ? dan… apakah orang di depan ini nan namjachinguya ? lalu kalau iya siapa Kang Min Hyuk dan Kwon Jiyong ??
Aku terlalu keras sehingga otakku berdenyut2 kesakitan. Aku menundukkan kepalaku dan memegang jidatku. Sakit itu semakin menyerang seluruh kepalaku
‘’ aaaaargh ‘’ rintihku
‘’ gwenchana ? ‘’ tanyanya sambil memegang kedua tanganku yang ku gunakan untuk menahan kepalaku
Aku menelungkupkan kepalaku di meja, ‘’ sakit… ‘’
‘’ Hyun-a !! ‘’
Aku terdiam. Ia memanggilku Hyun. Jangan2 aku memang benar2 Hyun… siapa aku sebenarnya ?
‘’ jamkamman , akan aku panggilkan ambulance ‘’ ia hendak pergi dari ku namun tangannya aku cegah
‘’ gomawo tapi , nggak usah hanya sakit kepala biasa… aku udah sering ‘’
‘’ jincha ? ‘’
‘’ ne , gomawo atas perhatianmu ‘’
‘’ dari dulu kau selalu begitu !! ‘’ ia terdiam lalu meralat kalimatnya ‘’ miane bukan maksudku , habis kamu benar2 mirip dengan yeojachinguku… nggak suara , postur tubuh , muka bahkan entahlah aku mersa jika aku dekat denganmu aku merasa dekat dengan Hyun… miane… ‘’
‘’ gwenchana … apakah kau mau menceritakan tentang Hyun padaku ? tenang saja aku orang yang dapat kau percayai ‘’
Dia menundukkan kepalanya, ‘’ sebenarnya…. ‘’
***
‘’ nuga nuga mworaedo naneun sangwan obdago keu nuga nuga yukhaedo nomanbarabun dago na dashi taeror nandedo ojik nobbunirago (jakku jakku) shigani heullodo ‘’
Aku mengambil handphone yang sedang bersenandung ria di dalam tasku. Akhirnya dengan perjuangan keras aku dapat mengamil handphoneku. Ku tatap layarnya dan mendapati suamiku, kang min hyuk menelponku
‘’ yoboseyo ? ‘’ sapaku seperti biasa
‘’ yoboseyo , eodiyo chagia ? ‘’
‘’ nae ? di jalan , waeyo jagi ? ‘’
‘’ anhi , di mana ? cepatlah pulang , Jiyong udah marah2 katanya kemana istrimu aku pulang sekolah pintu terkunci semua !! aduh telingaku sakit dengernya ‘’
Aku tertawa kecil, ‘’ arasseo , aku akan cepat2 sebentar lagi juga sampai ‘’
‘’ ne , ppali istriku , ppali ! ‘’
‘’ ye …  ‘’
‘’ arasseo , annyeong chagi ‘’
‘’ ne , annyeong ‘’
Aku menutup sambungan dan memasukkan hpku kedalam tas lagi. Aku sedikit berlari ke arah rumahku yang tak jauh lagi itu. Benar saja aku melihat Jiyong terlelap di depan pintu sambil mendekap tasnya erat. Aku tersenyummelihatnya, baru kali ini aku melihat wajah Jiyong yang tidak dingin.
‘’ Jiyong-ssi , ireonada … kau bisa melanjutkan tidurmu di dalam ‘’ aku mengguncang2kan badannya pelan , takut ia marah terhadapku
‘’ aaaah , 5 menit lagi ‘’
Aku tersenyum, ‘’ baiklah , 5 menit tapi tidak lebih , arraseo ? ‘’
‘’ ne ne ne ‘’
5 menit~
‘’ ireonada ! sudah 5 menit .. ‘’
‘’ mwo ? baru juga 1 menit ‘’
‘’ haish , kau mau masuk ke dalam atau tidur di sini selamanya ? ‘’ ancamku
Matanya membelalak lebar, ‘’ SHIRO ! buka pintunya sekarang !! ‘’
Aku tertawa. Ia menatapku heran. Kenapa jarang melihatku tertawa ? makanya jadi orang jangan galak2. Aku mengeluarkan kunci rumah dan mulai membuka pintunya agar aku dan Jiyong bisa masuk
‘’ nah sekarang lanjutkan tidurmu di kamarmu, soal kamarmu yang terkunci jangan salahkan aku, kau yang melarangku untuk kesana ‘’
‘’ ne , aku ingat tenang saja… gomawo noona ‘’ ucapnya sambil tersenyum ke arahku.
Aku menunduk. Ia juga langsung berlari ke kamarnya. Aku merasakan dadaku berdebar hebat. Perasaan apa ini ? padahal selama ini… aku dengan Min Hyuk yang suamiku sendiri saja tak pernah merasakan debaran2 seperti ini. Aku menggeleng keras, aku hanya kelelahan apalagi aku sedang stress memikirkan perkataan namja tadi..
Aku menaikki tangga untuk ke kamarku. Sesampai di kamar aku langsung merebahkan tubuhku dan menutup kedua mataku dengan punggung tanganku.  Kepalaku berdenyut2 lagi dan mengingat2 perkataan namja tadi.
# flashback #
‘’ sebenarnya… kau sangat mirip dengan pacarku, mungkin sekarang mantan pacarku ‘’
‘’ kalau boleh tau, waeyo ? ‘’
‘’ cerita panjang , apa kau yakin mau mendengarnya ? ‘’
Aku tersenyum dan mengangguk. Ia balas tersenyum , ia menundukkan mukanya sehingga aku tak dapat melihat mimik mukanya saat ia bercerita.
‘’ entah aku harus memulai dari mana… ‘’ ia menghembuskan nafas panjang
‘’ bagaimana jika kau ceritakan inti2nya saja ? aku dapat menangkapnya dan  kau dapat bercerita dengan santai ‘’
‘’ baiklah… intinya aku dan dia bertengkar , ia kabur dan akhirnya hilang sampai sekarang. Kejadian itu telah berlangsung 1 tahun lamanya tapi aku masih tak dapat melupakannya , jelas ? ‘’
‘’ gerigo , appa-eommanya tak mencarinya ? ‘’
‘’ sudah… tapi nihil , ia menghilang entah kemana dan sejak aku melihatmu tadi aku merasa kau adalah dia tapi sepertinya aku salah orang… oh iya , bolehkah aku meminta nomer hpmu ahgessi ? entah mengapa melihatmu bisa membuatku berada di dekat Hyun… miane aku menganggapmu sebagai pengganti Hyun ‘’
‘’ gwenchana … toh aku juga hanya mayat hidup tak tau masa laluku yang kutau hanya tiga hal , namaku , suamiku dan adikku ‘’
Matanya membelalak lebar, ‘’ suami ?? kau sudah menikah ? wah cukhaeyo wajahmu masih sangat muda !! ‘’
‘’ diam ! nih nomerku dan tolong hanya hubungi aku seperlunya yaa aku orang sibuk … ‘’ aku sodorkan ia secarik kertas bertuliskan nomer telfonku
‘’ gamsa hamnida , oh ya aku harus pulang dulu…. Gomawo atas waktunya, annyeong ‘’ ia melambai2 ke arahku
Aku tersenyum dan balas melambai, ‘’ ne , annyeong ‘’
# flashback end #
Aku melamun tanpa sadar Min Hyuk telah pulang dan sedang berbincang2 dengan Jiyong.
Prank !
Aku tersadar dari lamunanku , suara apa tadi ? aku keluar kamarku dengan pelan tanpa suara. Aku dengar di kamar Jiyong ada suara ribut2. Sesaat aku berfikir untuk membiarkannya, namun rasa penasaranku lebih besar di bandingkan ketakutanku.
Ku tempelkan telingaku di pintu kamar agar dapat mendengar lebih jelas,
‘’ sampai kapan hyung ?! sampai kapan kamu mau mengatakan bahwa dia adalah istrimu !! kita saja tak tau siapa dia !! ‘’ itu suara Jiyong.
‘’ siapa yang kau maksud ? ‘’ kali ini suara Min Hyuk
‘’ sampai kapan kau mau mengakui ke noona itu bahwa dia bukan Lee Ha Sang ?! ‘’
Deg
Ja…jadi , aku bukan Lee Ha Sang ? siapa aku sebenarnya ??? kepalaku langsung sakit dan akhirnya aku tak mengingat apa2 lagi…

-TBC
RCLnya chinguyaaa >,< your comment is my mirror [?]

4 thoughts on “Who Am I

  1. Dongsaengie !!

    Ayo lanjutkan !!

    Aku penasaran sekali * walaupun sepertinya ending-nya udah ke tebak *

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s