fanfictions

My Regret Story part 4

~~ MY REGRET STORY part 4 ~~

Main cast :
~ nashelf as Park Chae Hyun
~ Lee Hyukjae as Eunhyuk
Sisanya :
~ donghae
~ siwon
~ heechul
~ Kyuhyun as dokter

—– Let’s begin :

~ HYUK POV ~
MWOYA ? gadis yang dipapah Siwon ternyata ,,, ternyata Hyun ! Aigo , bagaimana ini ? mengapa bisa terjadi ? ada apa sebenarnya yang sedang terjadi disini ! sesange , aku nggak mau Hyun kenapa2 .
Aku berlari mendekati Donghae , dan yang lainnya ..
‘’ HYUNG !! ‘’ triakku kalut
‘’ EUNHYUK ?! mau apa kau kesini ? bukankah kau tak ingin ikut ?? ‘’ tanya heechul hyung ketus .
Aku terdiam . entah mengapa aku tak bisa menjawabnya
‘’ ah tak penting , lalu ada apa yang terjadi pada Hyun ? mengapa ia bisa seperti itu hyung ? ‘’
‘’ molla . kau kan pacarnya masa nggak tau apa yang di alami pacar sendiri ? ‘’ err ~ entah kenapa aku merasa kata2 heechul hyung berniat menyindirku , jangan2 hyung tau apa yang di alami oleh Hyun ?!
‘’ hyung tau apa yang di alami Hyun ? ‘’
‘’ MOLLA ‘’ teriaknya kesal .
Aku berlalu dari sampingnya dan mulai bertanya pada donghae , awalnya sih aku ogah ngedatengin dia setelah apa yang ia lakukan *?* di taman waktu itu . tapi nggak apalah in ini juga demi Hyun .
‘’ hyung ‘’
‘’ mwo ? ‘’ tanyanya datar
‘’ Hyun kenapa ? ‘’
Dia diam , aku diam , kami diam . 15 menit berlalu dia juga belum juga membuka suaranya , aku kesal dia nggak nganggep aku ada atau aku di anggap salah lagi gara2 tadi nggak mau ikut ?? tapikan bukan salahku , siapa yang nyuruh Sungmin yang menelponku , akukan maunya Hyun !
Aku menghela nafas panjang , sampai kapan aku harus menunggu jawaban dari mulut donghae ??
~ DONGHAE POV ~
Rasakan . itulah akibatnya menelantarkan orang yang kau cintai ! jelas2 kamu itu sayang sama dia tapi malah nyuekin dia . eh pas dianya lagi sakit gini dan butuh kamu , kamu malah makin nggak peduli sama dia .
Hmm ~
Tapi apa yang akan di katakannya ya jika ia mengetahui rahasia Hyun ? ah , jangan sampai dia tau rahasia ini sebelum waktunya ! biarlah Hyun dan magnae pabo itu menyelesaikannya .
‘’ hyung ~ ‘’ rengeknya lagi
Aish , ribut amat sih ni cowok ??? gerutuku kesal
‘’ mwo ? kau mau nanya ke aku Hyun kenapa ? sudah kita katakan kita nggak tau apa2 . tiba2 hyun pingsan gitu aja ‘’
Dia memanyunkan bibirnya .
Lohloh , kok dia yang sewot ????
~ Kyuhyun POV aka Dokter POV ~
Positif .
Aku keluar dari ruangan tempat pasien bernama Park Chae Hyun di bawa . aku menemui ke lima namja yang dengan setia menunggunya di depan kamar .
‘’ bagaimana dok ? apakah dia baik2 saja ? ‘’ tanya seseorang yang menurutku paling khawatir .
‘’ bumonya ada ? ‘’ aku tak menggubris pertanyaannya
‘’ tidak ada dokter ~ bumonya sedang ke Jepang , ada urusan keluarga ‘’
‘’ siapa di antara kalian yang termasuk saudaranya ? tak perlu saudara kandung , hanya saudara jauh juga sudah cukup ‘’
Semua saling memandang , jangan2 mereka teman2nya ?? aduh , kalau tidak ada saudaranya satupun bagaimana kedua orang tua pasien itu mengetahui nasib tentang anaknya ?
‘’ aku sepupu jauhnya ‘’ ada suara dari belakang
Semua orang menoleh kepadanya . apa benar ia sepupu jauhnya ?
‘’ choneun donghae imnida , kakek-nenekku adalah sepupu dari kakek dan neneknya , apa itu bisa termasuk saudara jauhnya ? ‘’
Aku menimbang2 . hubungan keluarga mereka sangat jauh . apakah informasi penting ini akan sampai di tangan kedua bumonya ? tapi , kondisinya sudah kritis dan aku tak mau mendapat masalah lebih besar
‘’ baiklah , ayo masuk kita bicara di dalam ‘’
Aku masuk kedalam ruangan dan di ikuti oleh orang bernama donghae itu
~ Heechul POV ~
‘’ sejak kapan donghae dan Hyun saudara jauh ? ‘’ tanya siwon
Aku mengangkat bahu, ‘’ molla yo , aku saja baru tau kalau donghae sepupu jauhnya Hyun , tapi ini beneran nggak sih ? ‘’
Eunhyuk dan siwon menatapku heran ,
‘’ apa maksudmu ? ‘’ tanya hyuk bingung
‘’ bisa aja kan donghae berpura2 menjadi sepupunya agar ia mengetahui penyakit apa yang di derita Hyun . kalo di serial drama tivi aduhai itu tipe cowok yang care banget sama ceweknya ! berarti ,, donghae perhatian kan sama Hyun ? ‘’
~ HYUK POV ~
Benar juga kata heechul hyung . kalau aku mengaku aku cemas melihat Hyun dalam keadaan seperti ini seharusnya aku langsung mengaku saja aku kakaknya atau apanya lah terserah , tukang kebun juga nggak apa
Tapi nyatanya aku nggak melakukan itu . aku hanya bisa kebingungan harus berbuat apa . namja payah !
10 menit kemudian ~

‘’ yaa itu donghae , lama juga di dalam ya ! ‘’
‘’ hey ada apa ?? apa penyakit Hyun sebernya ? tidak parahkan ? ‘’ siwon menyerbunya dengan bermacam2 pertanyaan .
~ Donghae POV ~
Aku tau saat ini pasti tiba . andaikan Hyun tidak memberitau ku soal penyakitnya mungkin aku tak akan berani mengambil tindakan nekat seperti tadi .
Ya tuhan , apakah yeoja selembut Hyun harus meninggalkan semua ini di waktu secepat ini ??
‘’ hyung , Hyun sakit apa ? ‘’ eunhyuk mendatangiku kali ini mukanya benar2 kusut ,
Aku diam . Hyun melarangku bicara , dokter juga melarangku bicara .
‘’ em , anu … dia … em ‘’
‘’ hyung ! aku dan siwon makan dulu yaa , mianhaeyo kami kelaparan ‘’ teriak heechul
Kesempatan bagus , aku bisa kabur dari Eunhyuk
‘’ chamkamman ! aku ikut ‘’ aku berlari mengejar mereka dan meninggalkan eunhyuk terbengong sendirian di depan kamar Hyun

2 HARI KEMUDIAN

~ EUNHYUK POV ~
Aku masuk ke kamar Hyun . Hyun udah di pindahkan dari ruang UGD ke kamar perawatan biasa . Aku tidak tau kenapa Hyun dipindah padahal dia tidak sadarkan diri selama 2 hari ini. Tidak sekalipun aku brani meninggalkannya meskipun aku telah membuang jauh-jauh pikiran anehku tapi tetap saja mereka datang menghampiriku….. tiap kali aku melihat Hyun tidur tidak berdaya hatiku seperti disayat2
‘’ Hyun a .. oppa datang , oppa bawa apel buah favorit kamu . kalo kamu mau makan cepet sadar dong , oppa udah kangen denger suara kamu … ‘’
‘’ oppa pengen liat senyum kamu lagi Hyun … bangun dong ‘’
namun semuanya sia-sia tidak ad jawaban apapun yang keluar dari mulutnya. Semakin hari semakin aneh perasaanku kepada Hyun aku seakan tidak ingin jauh darinya meskipun hanya sebentar, andai saja dia tau aku selalu disini menjaganya. Benar juga kata Heechul hyung bahkan ketika Hyun tidak sadarkan diri pun wajahnya sangat manis….. dan aku tidak bisa menahan diriku sendiri, perlahan-lahan kudekati Hyun kukecup keningnya….. tiba-tiba terdengar derit bunyi pintu dibuka aish… cepat-cepat aku menarik diriku dari kening Hyun tapi kecepatanku dikalahkan oleh suster ajuma itu…. Mukaku merah karena menahan malu….
“hem… maaf menggangu, bisa kulihat kertas laporan tekanan darah pasien?”
“owh…. Tentu tunggu sebentar” aku ingin menghilang saja dari dunia ini karena malu… bayangkan saja adegan yang SEHARUSNYA romantic menjadi hancur berantakan gara2 ajuma ini. BERKAT ajuma ini daritadi aku salting, padahal yang harus kulakukan hanya mengambil hasil tes darah namun yang kulakukan adalah menumpahkan air yang ada dimeja. Sekali lagi ajuma itu membuat aku malu bukannya membantuku malah dia menertawakanku…. Dasar ajuma dia tidak tau saja aku siapa…..
Fuh…. Keluar juga ajuma itu sekarang yang tersisa adalah air yang tumpah kemana2. Daritadi aku mencari lap yg bisa dipakai untuk mengelap tapi NIHIL…. Tidak ada kain yang bisa kupakai. Tiba2 saja mataku melihat kearah tas Hyun yg berisi baju gantinya karena otakku sedang tidak beres maka langsung saja kuambil tas Hyun.
“Hyun a…. tolong maafkan oppamu yang pabbo ini aku terpaksa menggunakan bajumu…. Oppa janji nanti kalau kau sudah sadar nanti kita akan shopping sama2 membeli baju untukmu. Ok? “ tanpa menunggu jawaban dari Hyun yg pasti NIHIL maka tanpa basa-basi langsung ku keluarkan semua baju2nya….
~10 menit kemudian~
Sial…. Mengapa begitu susah menentukan baju mana yang akan digunakan sebagai kain lap…. Untuk pertama kalinya aku baru menyadari baju Hyun bagus2….. yang kuning atau biru? Aish…. Baiklah ini cara terakhir, kututup mataku rapat2 baju manapun yang terpilih akan kupakai. Dan yang terambil adlah warna BIRU…. Tanpa ragu2 kulap air yang berceceran itu dengan semangat.
Fuh…. selesai juga. Aish… kenapa lagi ini? Aku baru sadar ternyata semua barang Hyun yang ada ditas kubongkar berantakan sekali…. Mau tidak mau bereskan semuanya kembali seperti semula. Handphone,dompet,i-pond semuanya sedah kubereskan tapi apa itu? Sekumpulan kertas seperti skripsi… awalnya aku tidak tertarik tapi karena perasaan penasaranku kulihat juga kertas itu.
Tulisan apa itu? Kenapa sangat sulit untuk dipahami, setelah 12 menit mengamati aku baru sadar itu adalah kertas tes darah PARK CHAE HYUN. Hem… apa kertas ini yang terlalu elit atau aku yang pabbo? Aku tidak mengerti tulisan2 yang tertera dikertas itu…. Karena putus asa kulempar kertas tersebut
“hm…. Membuat pusing saja “ gumamku
Chakam… itu kertas tes darah bukan? Kenapa aku tidak pernah diberi tahu? Selalu Donghae hyung yang mengurus semuanya,sebenarnya pacar Hyun itu aku atau Donghae hyung?Karena perasaan cemburu itu kuambil lagi kertas itu dengan susah payah kucoba meneliti kertas itu…. Sesange… apa ini?
LEUKIMIA———————————————————————- (+)
~ DONGHAE POV ~
Nan jeongmal paboya !
Masa ninggalin map berbahaya di tas Hyun ?? mana nyuruh eunhyuk ngejagain kamar , pantaslah eunhyuk nemuin kertas itu . aaargh , apa aku harus ngasih tau ?? ya udah deh daripada tuh anak marah .
> taman rumah sakit

‘’ hyung … ‘’
Aku yang sejak tadi menunduk kini menatapnya . apakah dia akan marah ? iyalah , pasti dia marah aku udah bohong sama dia
‘’ mwo ? ‘’
‘’ apa yang di kertas itu benar ? apa benar Hyun terkena leukemia ? ‘’
Aku diam , keringat dingin membasahi peluhku .
‘’ ne , mianhae hyung tidak memberitahumu lebih awal ‘’
Seusai aku berkata seperti itu ia langsung melemparkan tinjunya ke arahku .

BUGH

Aku memegang pipiku bekas tonjokannya ke arahku . darah segar keluar dari bibirku yang sedikit sobek . sakit juga pukulannya
‘’ mau apa kau ? ‘’ tanyaku tetap tenang
‘’ KENAPA HYUNG NGGAK NGASIH TAU AKU HAAH ?!?! ‘’ teriaknya marah Aku memandangnya sinis,
‘’ bukannya kau yang paling TIDAK perhatian yaa dengan Hyun ? kamukan dengar kata Hyun saja udah marah2 apalagi kalau aku ceritain soal penyakitnya bisa2 kamu bilang buat apa sih hyung ngasih tau emang itu penting ya buat aku . yakan ? ‘’
Dia diam . udah sadar apa baru sadar ?
‘’ Sudah berapa lama kau tau?kenapa sekalipun hyung tidak pernah member itauku?‘’
‘’ huh , kalau aku kasih tau sejak dulu emang ada yang berubah ya ? palingan juga kamu tetep sama , tetep nggak peduli tetep cuek ‘’
Dia diam lagi .
‘’ oke , hyung minta maaf nggak ngasih tau kamu dari dulu .. tapi ini semua hyung lakukan atas permintaan Hyun , hyung cuma menuruti apa yang dia minta aja ‘’
‘’ MWO ? ‘’ matanya melebar
‘’ ne , ini kemauan Hyun agar kau tidak tau apa2 soal penyakitnya , kau tau ? Hyun berjuang keras selama ini hanya untuk mendapatkan senyuman darimu ! sebenernya sih aku maunya Hyun yang ngasih tau ke kamu , tapi sekarang kondisinya udah memburuk udah parah , kata dokter … tinggal beberapa hari lagi mungkin Hyun akan ninggalin kita semua ….. ‘’
~ HYUK POV ~
Apa katanya tadi ? hidup Hyun tinggal beberapa lagi ? SHIRO ! nggak mungkin ! kakiku lemas , aku terduduk di tanah . aku tak ada tenaga lagi . selama ini Hyun selalu membuatku bahagia dan apa balasanku ? menyakitinya . nyuekin dia . nggak pernah nganggep dia ada
Aku janji aku akan membahagiakan dia di sisa hidupnya ini ! tapi apa yang harus ku perbuat ?!?!?
‘’ hyung .. ‘’ panggilku pelan , aku merasa nyawaku hilang entah kemana
‘’ apa ? ‘’
‘’ apa yang harus kulakukan sekarang?beberapa hari?beberapa hari lagi?‘’
‘’na do mollaso… bahagiakanlah Hyun dihari2 terakhirnya‘’
‘’ bagaimana bisa?bahkan….. ‘’suaraku sudah mulai bergetar
‘’ tidak ada gunanya kau menangis juga‘’ Kami diam
‘’ hyung ‘’ panggilku lagi
‘’ nee ? waeyo ? ‘’
‘’ aku harus apa ? apa yang dapat aku lakukan ? apa yang harus aku perbuat di depan Hyun ? apakah aku berpura2 tidak mengetahui penyakitnya ? atau apa ? aku bingung hyung … ‘’
“Anggap saja kau tidak tau… Hyun akan sangat sedih jika tau kau mengetahuinya”
“tapi… aku tidak bisa berbohong lebih lama lagi…. Jika ia tidak mengatakan padaku apa aku harus menutupi ini semua sampai…. Sampai” suaraku tercekat
“jika Hyun sudah sadar nanti jangan menampakkan ekspresimu itu,beban Hyun akan semakin berat jika kau begini. Bahagiakanlah dia aku yakin kau bisa” Dnghae hyung menepuk pundakku dan berlalu
“kenapa kau bisa begitu pabbo? Hahahaha……..” entah mengapa yang keluar dari mulutku malah sebuah tawa memilukan……
~~~~~~~~~~~
beberapa hari… beberapa hari…

dari tadi hanya itu yg mncul dikepalaku
“tidak.. tidak mungkin apa itu beberapa hari? Hyun bknnya akan slamanya bersamaku?pasti Donghae hyung membohongiku agar aku lbh perhatian terhadap Hyun. Aku sudah mulai gila aku berjalan tidak berarah kakiku melangkah keruangan Kyuhyun dokter yg menangani Hyun… Ya betul dia pasti akan menjelaskan padaku kalau omngan Donghae hyung salah. Kubuka pintu ruangan dokter it tanpa permisi.
“Nuguseyo?apa yg bisa kubantu?”sapa kyu sopan
“nan Lee Hyukjae… aku kesini hanya ingin memastikan kalau pasien yg bernama Park Chae Hyun baik2 saja tidak menderita penyakit yang serius, bukankah begitu?” paksaku
“Biar kulihat dulu laporannya tunggu sebentar….”
5 menit menunggu dkter it membuka file seperti 5 tahun
“Ah… Park Chae Hyun hm…. Tapi aku tidak bisa memberitau apapun kecuali kepada keluarga pasien karena akan menyalahkan kode etik, apa saudara saudaradari pasien?”
“aku bukan saudaranya tapi aku berhak tau…” sahutku dgn nada agak geram
“tapi… ini tidak”
“ YHA…. NAN Park CHAE HYUN NAMJA CHINGGUEL… APA TIDAK BOLEH JUGA AKU TAU KEADAAN PACARKU YANG SEDANG KOMA?HAH?APA PERLU AKU BERBOHONG DULU?” teriakku
“chakamanyo…. Bukan maksudku seperti itu hm…. Baiklah menurut tes ini dinyatakan bahwa pasien mengidap leukimia stadium terakhir dan…”
“bukankah bisa disembuhkan?”potongku
“kalau dalam stadium ringan bisa tapi untuk kasus ini sangat disayangkan saya harus mengatakan TIDAK”
“anyi…. Bukankah bisa ditolong dengan transfusi darah?”
“ya.. memang bisa tapi itu tdk menyembuhkan hanya member pasien kesempatan hidup sedikit lbh lama kalaupun bisa disembuhkan itu harus dilakukan cangkok tulang sum2 belakang”
“jadi hyun bisa ditolong? Bknkah bgitu?”
“iltan harus ada pendonor yang benar2 cocok tapi sayangnya hal ini tidak bisa dilakukan”
“wae? Bukankah jika kita menemukan orng yg mau mndnorkan tlang sum2 blakang yg sam dgn hyun it sdh bisa?”
“masalahnya adalah kami khawatir pasien tidak bisa bertahan ketika proses operasi berjalan jika itu terjadi maka kita sama saja membunuhnya…. Kusarankan jangan karena 90% kegagalan akan terjadi”
“adi kita hanya bisa menunggu Hyun meninggal begitu saja?TIDAK…. pasti ada cara untuk menyembuhkannya”
“saya sarankan temani pasien berikan kebahagiaan dihari2 terakhirnya”
“apa hanya itu yg bisa kulakukan? Namja macam ap aku in? hanya bisa melakukan it”
“itu sudah lebih dari cukup…. Yg lebih parah yg kami takutkan adalah pasien tidak bisa melewati masa koma dan mohon maaf sekali harus saya katakana ada kemungkinan pasien akan meninggal”
“…………” DHUAR…. dunia seakan terbelah 2, Hyun akan meninggal? Secepat ini? Lututku lemas… mukaku tidak lagi berwarna. Bahkan terakhir kami bertemu dia dalam keadaan sadar itu musim dingin tahun lalu….
Apakah kisah ku dan Hyun akan berakhir dengan tragis seperti ini?

To be countinue part 5….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s