fanfictions

You and Me [part 2]

Main Cast :

–         Eunhyuk

–         Donghae

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Yaoi / Romance

Length : Double Shoot

Part : 2 [2/2]

Rating : T

*** You and Me ***

Still Donghae’s POV

pulang, belakang sekolah

” MWO ? ”

” tolonglah Hyun Ae, aku benar-benar butuh bantuanmu… ”

” untuk apa kau menanyakan apakah Jae sedang menyukai seseorang atau tidak ? apa pentingnya untukmu ? ”

Aku terdiam. Mana mungkin aku bilang agar aku tau dia mencintaiku atau tidak. Apa yang harus aku jawab ? Aah, Hyun Ae keras kepala sekali sih ! Aku hanya menunduk pasrah dan memainkan jari-jariku.

” Donghae-ya ! ”

Aku mendongak keatas dan mendapati Hyun Ae sedang menatapku tajam. Eunhyuk berani sekali sih dengan orang ini ? kejam seperti ini.

” mwo ? ” jawabku seadanya

” marhaebwa ! kalau aku kasih tau siapa yang Jae suka kau mau apa ? mau merebut orang yang disukainya begitu ? atau mau membuatnya merasa lebih tidak percaya diri dari sekarang ini ? ”

” chamkam ! Hyukkie tidak percaya diri ? bagaimana bisa ? ”

” kau tidak sadar ?! ia tidak percaya diri babo !! dia merasa adalah namja paling jelek dikelasmu kau tau ? dia merasa dirinya seorang kutu buku yang tidak pantas bergaul ! DAN DIA SEMAKIN TIDAK PERCAYA DIRI SETELAH MENYUKAIMU, BODOH !! ”

Deg!

Hyun Ae menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Aku menatapnya kaget. Apa katanya tadi? Setelah menyukaiku? Apakah itu berarti Eunhyuk suka padaku?

” mian, aku harus pulang, eomma bisa marah denganku ”

Ia membalik badannya dan bersiap-siap pergi dari hadapanku. Aku mencengkram tangannya. Ia diam. Aku menatap punggungnya.

” Hyun Ae-ssi.. tolong katakan padaku, apakah… apakah Eunhyuk suka padaku ? ”

Angin berhembus kencang, daun-daun yang menguning karna sebentar lagi akan musim gugur itu berjatuhan ditiup angin. Suasana sepi dan benar-benar sunyi saat Hyun Ae mengatakan, ” ne, dia mencintaimu lebih dari apapun ”

Darahku berdesir hebat. Dadaku bergemuruh seakan-akan mau meledak. Bahkan aku merasakan pegangan tanganku di tangan Hyun Ae sedikit melonggar. Aku hanya terdiam seperti patung.

” aku mau pulang, dan tolong jangan katakan pada Jae kalau aku yang memberi tahumu bahwa Jae suka padamu, anggap saja kau tidak tau apa-apa ”

Ia langsung melesat meninggalkanku yang terdiam di tempat. Senyumku mengembang lebar. Aku mengambil kunci motorku dan melesat ke rumah Eunhyuk.

-rumah Eunhyuk-

Aku hanya berjalan mondar-mandir di depan pintu rumah yang dari tadi belum ku ketuk-ketuk. Entah mengapa aku merasa malu. Belum pernah aku merasa semalu ini ketika akan menyatakan perasaanku pada seseorang.

Aku menarik nafas panjang-panjang dan bersiap-siap mengetuk pintu. Belum sempat terketuk, pintu sudah terbuka lebar. Eunhyuk sedang berdiri di depan pintu sambil menatapku heran.

” Hae-ya, sedang apa kau disini ? ”

” aku.. aku ” aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal

” dari tadi aku melihatmu didalam hanya mondar-mandir didepan rumahku, ternyata ketika aku membuka pintu kau sudah mau mengetuknya, sebenarnya ada apa ? kenapa tidak langsung mengetuk saja ? ”

Jadi dia tau aku dari tadi gelisah seperti ini ? entah mengapa aku merasakan mukaku memerah saat melihat ia tertawa.

” kenapa kau tertawa ? ” tanyaku sambil menunduk

” kau kenapa gugup ? ”

Aku menatapnya sebal. Sore ini Eunhyuk terlihat begitu manis. Ia menggunakan baju lengan panjang berwarna coklat ke abu-abuan, dan… tidak menggunakan kacamata? Eh ? kemana kacamatanya ?

” kacamatamu ? ” tanyaku heran

” oh, aku sedang tidak pakai kaca mata tadi, habis mandi, masa mandi pakai kaca mata sih ” ia tertawa memperlihatkan senyumannya yang manis itu.

Aku menggelengkan kepalaku. Kenapa aku jadi se-salah tingkah ini ? bukankah biasanya aku bisa mengendalikan degup jantungku ? apakah ini efek karna aku tau perasaannya ? mungkin dan lagi ditambah aku mau menyatakan perasaanku, yakan ?

” em, Hae-ya, ngomong-ngomong kau ada perlu apa ya kerumahku ? ”

” kau sedang sibuk ? aku ingin mengajakmu jalan ”

” oh, sebentar, aku izin dengan bumo-ku terlebih dahulu ”

Aku mengangguk dan tersenyum padanya. Ia membalas senyumku dan masuk kedalam rumah. Saat ia sudah menghilang dari pandanganku, aku langsung memegang dadaku. Masih berdebar, semakin kencang malah. Jantung.. kumohon tenanglah… jangan berdegup sekencang ini, nanti dia bisa mendengarnya…

” Hae-ah, sudah siap ? ”

Aku terlonjak kaget. Ternyata Eunhyuk sudah siap didepanku. Aku tersenyum melihatnya. Oh ternyata tadi dia kedalam juga untuk mengambil kaca matanya. Ia jadi terlihat semakin manis.

” kkajak ! ”

Ku tarik tangannya ke motorku. Ia duduk di belakangku dan memegang pinggangku. Aku merasakan mukaku panas. Ku tarik nafas panjang-panjang. Aku harus bisa bersikap normal, biasanya juga tidak ada masalah apa-apa kan ?

Ku jalankan motorku dengan normal. Aku ingin menikmati perjalanan ini dengan selambat mungkin.

” Hyukkie-ya ” teriakku

” ne ? waeguraeyo ? ”

” kalau ku ajak ke Lotte world kau mau tidak ? ”

” terserah, aku ikut saja ”

Senyumku mengembang. Kencan pertamaku dengan Nae Hyukkie !!

-Lotte World-

Aku mengajak Eunhyuk untuk memainkan semua permainan yang ada disini. Wajahnya benar-benar menggambarkan kebahagiaan. Ia selalu tersenyum, membuat ia terlihat sangat manis. Saat sedang senang-senangnya tiba-tiba…

‘Nan niga deutji mot.haedo I won’t give up Ee jekkeot mweol neukkyeowatdeon I won’t give up’

Hpku berdendang nyaring. Aku merogoh sakuku. Eunhyuk menatapku heran. Aku menatap display pada hpku. Kim Rae In. Sepertinya ini waktunya aku memutuskannya.

Eunhyuk POV

Siapa ? siapa yang menelfonnya ditengah kebahagiaanku dan dia.

” yoboseyo, Rae In, wae ? ”

Hyaa !!

Benarkan dugaanku itu Rae In. Yeojanya sendiri. Aku mendengus sebal. Ditengah kebahagiaanku dan Hae, pasti Rae In muncul. Aah, apa yang ku fikirkan? Rae In kan pacar Hae. Aku lah yang harusnya menyingkir dari mereka.

” oh, mianhe.. aku sedang jalan-jalan dengan Nae Hyukkie… ”

Senyumku sedikit terangkat walau tidak bertahan lama. Nae Hyukkie. Kata-kata dari mulut Hae yang paling aku suka.

” ne, nado sa… ” ia menggantung kalimatnya dan menatapku heran.

Wae ? tinggal mengatakan Sarange sajakan ? apa susahnya ?

” Rae In, ada yang ingin aku katakan ”

Eh? Kenapa Hae jadi serius seperti itu ?

” kita putus ”

Aku menatapnya. Mataku membelalak lebar, mulutku menganga, dan aku memandangnya tidak berkedip. Apa katanya tadi ? putus ? setelah seminggu lamanya ia mengejar Rae In, baru jadian selama sekolah dan sekarang sudah putus ? Hya ! playboy macam apa sih dia ?

Ia menetup flap hpnya dan menatapku. Alisnya bertaut heran. Kok dia yang heran ? kan yang heran aku !! teriakku dalam hati.

” wae Hyukkie ? ” tanyanya

” kau… kau putus dengan Rae In ? wae ? ”

” memang salah, akukan tidak mencintainya ”

” tapi katamu… ”

Kata-kataku terhenti seketika. Ia menggenggam tanganku lembut. Jantungku berdebar hebat. Apa yang akan dia katakan ?

” Nae Hyukkie… ”

” m..mwo ? ” sahutku gemetaran

” sarange… ”

Deg!

Apa… apa katanya tadi ? Sarange ? ditunjukkan untukku ? I..ini pasti mimpi.. ini pasti bohong. Aku menarik tanganku tapi ia menggenggamnya semakin lembut, semakin erat dan membuatku tidak dapat menariknya kembali.

” Hyukkie… jeongmal saranghaeyo… ”

” Gotjimal ! ” bentakku, ” dasar pembohong ! baru putus dari Rae In kau langsung menyatakan perasaanmu padaku ? kau kira aku percaya ? lepaskan tanganku !! ”

Ia menggenggam erat dan menatapku tepat dimataku, ” Hyukkie-ya… aku tidak mencintai Rae In, selama ini aku hanya mencintaimu, hanya kamu…”

” bohong… kau pembohong… ”

Air mataku merebah turun. Bukan perasaan bahagia yang aku rasakan tapi perasaan sakit. Aku merasakan sakit hati. Ia selama ini hanya mencintaiku ? tapi kenapa ia tak pernah menyatakannya padaku.. malah, berpacaran dengan yeoja-yeoja lain seperti itu, dan menceritakannya padaku. Apa maksudnya ?

” Hyukkie-ya.. uljima ” ia menghapus air mataku dengan ibu jarinya lembut, ” uljima Hyukkie-ya, miane aku baru menyatakannya sekarang, selama ini aku tidak menyatakannya karna aku takut, aku takut hanya aku yang mempunyai perasaan seperti ini denganmu ”

” lalu, para Yeoja itu, itu semua hanya alatku, mereka hanya kugunakan untuk mengetes apakah kau cemburu atau tidak , dan kau tau apa hasilnya ? kau tidak ada perubahan, kau tidak menunjukkan bahwa kau cemburu sama sekali.. ” lanjutnya

” lalu kau dapat keberanian dari mana menembakku saat ini ? ” tanyaku masih sedikit tidak percaya

” Park Hyun Ae, aku tau darinya, kau jangan marah padanya ia ku desak agar memberi tauku siapa orang yang kau sukai ”

Aku merasakan wajahku memerah. Jadi, dia sudah tau kalau aku suka padanya ? aish, betapa malunya aku ! tapi kenapa aku malu, diakan juga punya perasaan yang sama kepadaku ?? Seharusnya akukan tidak malu !

” Hyukkie-ya, kau mau tidak jadi namjachinguku ? ”

Aku membelalakkan mataku, ” namjachingu-ku ? ” tanyaku heran

” ye. Kalau kau yeoja aku pasti akan berkata yeojachingu, tapi karna kau namja jadi aku bilang namjachingu ”

Aku memukul dadanya pelan. Bisa-bisanya disaat seperti ini dia masih bisa bercanda ? tak sadarkah mukaku telah memerah dan dadaku sudah berdebar hebat ??

” jadi… bagaimana ? kau mau tidak ? ” ia menggenggam tanganku lembut

” apa kau serius ? ” tanyaku ragu

Ia mengangguk mantap, ” aku serius ”

” aku.. aku takut Hae-ah… ”

” takut ? untuk apa ? ”

” melihat polamu berpacaran…, aku takut jika nasibku seperti yeoja-yeojamu selama ini, hanya jadian dua atau sejam, aku tidak mau, kalau kau bercanda kau bisa pergi sekarang itu lebih baik daripada aku harus tau bahwa ternyata…. ”

~CHU~

Donghae menciumku sekilas tepat dibibirku. Ia menatap ke arah lain. Semburat merah muncul di kedua pipinya. Aku memegang bibirku. Ciuman pertamaku, direnggut olehnya ??

” jangan katakan itu lagi, akukan begitu hanya untuk memancing kau cemburu atau tidak, percayalah aku serius denganmu ”

”  yaksokhae ? ”

” ye . yaksok ”

Aku tersenyum, ” baiklah, aku mau jadi namjachingumu ”

” jincha ? ” ia menatapku, matanya menatapku tak percaya.

Aku tersenyum dan menganggung. Ia langsung menarikku kepelukannya. Aku tersenyum dan membalas pelukannya.

” yongwonhi, saranghaeyo Lee Hyuk Jae ”

” nado yongwonhi saranghaeyo Lee Dong Hae ”

***

Your smile, my hug
Are ingredients to happiness
Wonderful just like how coffee matches its companion
You lean on my shoulder
The warmest heart
You said that I’m your safe harbour, oh baby
Your mischief, my teasing
Slightly upturned corners of our mouths
Your mischievous smile makes my heartbeat race
[ZM] You asked me who I will rank first in my heart
Without hesitation, I point to you

Love is a relay, the passing on of happiness
Sweetness anytime and anywhere
One-to-one, just me and you, you and me
While chasing you, not forgetting to cheer you on
The reward at the end is a happy ending

Your smile, my embrace
Are ingredients to happiness
Love is a castle, you have me to lean on
You lean in, I embrace
The whole world is shining
Love is surrounded by happiness because there’s me and you, oh baby
Your mischief, my teasing
Slightly upturned corners of our mouths
Your mischievous smile makes my heartbeat race
You asked me who I will rank first in my heart Without hesitation, I point to you

Love is a relay, the passing on of happiness
Maintaining the sweetness it should have
One-to-one, just me and you, you and me
While chasing you, not forgetting to cheer you on
It’s a happy ending, let me run to you

The magnetic attraction of love lets two hearts be stuck together
Even if a thousand metres apart, love does not leave
Meticulously giving a romantic portrayal of this romance movie
Singing the theme song of happiness hand in hand

Love is a relay, the chemistry between us
I’ll carefully put it at the bottom of my heart
I will treasure loving you
For you, I chase away dark clouds
For you, I shield you from wind and rain
You must believe that I’m your only one

Love is a relay, the passing on of happiness
Maintaining the sweetness it should have
One-to-one, just me and you, you and me
While chasing you, not forgetting to cheer you on
It’s a happy ending, let me run to you

The happy ending is me and you

***

Ending ^^ please comment *deep bow*

Gamsa hamnida want read my Fanfiction, do not bashing ^^

3 thoughts on “You and Me [part 2]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s