fanfictions

Youre my endless love – part 8

Long time no see this Fanfiction ? i’m so sorry, i forget about this fanfiction TT___TT

Main Cast :
– Haemin as Park Minrin
– Lee Sungmin as himself
– Lee Donghae as himself
Nb: mian disini kegnya sungmin cuma jadi cameo doang…

~~~~~~~~Let’s begin !!!

‘’ MWO ?! ‘’ teriak donghae di ambang pintu
Matanya membelalak tak percaya sedangkan eommanya beserta heechul hanya dapat terduduk dalam diam.
‘’ maksud anda apa Heechul-ssi ?? apa maksud eomma dengan hal itu ?!?! ‘’ teriak donghae nyaring , matanya merah menandakan ia sedang marah
‘’ sabar sayang .. ‘’ eomma berdiri bermaksud menenangkan donghae
‘’ JELASKAN PADAKU APA YANG SEDANG TERJADI DISINI !!! ‘’
‘’ baiklah Jung Min izinkan aku yang menjelaskan padanya. Begini Donghae-ssi , dulu appa mu meninggal karna leukemia *author ngasal jangan gebukin author!!* dan tanpa di duga kau juga terkena penyakit tersebut … menurut hasil laporan sistim kekebalan tubuhmu mampu memperlambat laju pertumbuhan penyakit tersebut entah apa penyebabnya jadi tubuhmu tetap tahan walaupun kau mengidap penyakit berbahaya itu. Namun kekebalan tubuhmu juga sewaktu2 dapat berkurang … menurut penyelidikan kekebalan tubuhmu akan berkurang ketika kau melakukan banyak aktifitas dan aku rasa kau telah melakukan banyak aktifitas akhir2 ini .. jadi sistem kekebalanmu berkurang sehingga… ‘’
‘’ sehingga penyakit sialan itu mulai menggerigoti kekebalan tubuhku ?! ‘’ potong donghae cepat
‘’ maafkanlah ibumu yang tak menceritakan hal ini padamu … dia hanya ingin yang terbaik untukmu ‘’
‘’ ara ara , aku tak menyalahkan eommaku . kira2 berapa lama lagi aku hidup ? ‘’
Park Minrin POV
Huft. Donghae sedang apa ya ? apakah ia sudah sembuh? Ataukah penyakitnya semakin parah ? apa ku sms saja ? ah iya Minrin pabo !! kenapa nggak kepikiran dari tadi !!
To : hae
Subject : hey
Hey, sedang sibuk? Kalau sedang sibuk tak usah membalas aku hanya ingin menanyakan keadaanmu , gwenchana? Apakah sudah mendingan? Kalau belum banyak2lah istirahat dan makan makanan bergizi , arasseo ??
‘ messages sent success ‘
Aku tersenyum.
‘’ Minrin-ah !! ‘’ teriak seseorang dari sebelah, pasti Sungmin oppa !
Aku membuka jendelaku dan mendapati sungmin sedang melakukan hal yang sering kami lakukan selama ini. Berbicara melalui jendela, hehe, seperti anak kecil ? benar tapi inilah bentuk persahabatan kami.
‘’ annyeong oppa ! belum tidur ? ‘’
Ia menggeleng dan tersenyum masam, ‘’ oppa nggak bisa tidur, sedang memikirkan yeoja yang membuat tangan oppa menjadi seperti ini ‘’ ia menunjukkan tangannya yang di balut kassa*kalo lupa baca part sebelumnya yang dia nonjokin tangannya ke dinding itu loh haha LANJOT*
‘’ kyaa oppa !! gwenchana yo ?? ‘’
‘’ gwenchana Minrin… hanya hati oppa yang sedang tidak ‘tidak apa-apa’ hahaha ‘’
Aku menatap oppaku di sebrang sana. Entah mengapa ada sebersit perasaan kesal karna ia telah menemukan yeoja yang ia cintai, namun aku ingin menghampirinya dan membiarkan ia menangis di pundakku.
‘’ memang oppa sudah menyatakan perasaan oppa ? dan dia menolak oppa ? ‘’ tanyaku dengan suara serak
‘’ ajik… mungkin selamanya aku nggak akan pernah menyatakan perasaanku padanya ‘’ ucapnya sambil memandang langit malam tanpa bintang
Sungguh aku ingin datang dan memeluknya untuk menghilangkan kesedihannya. Aku nggak ingin ada satu orangpun yang boleh menyakitinya. Aku ingin ia bahagia , namun entah mengapa aku tak ingin ia di bahagiakan oleh orang lain ? mengapa aku ingin yang membahagiakannya hanya aku ? apa… apakah aku mulai menyukainya ?? andwe , aku nggak boleh ngehianatin donghae !
‘’ ya minrin-ah !!! apakau nggak dengar oppa memanggilmu berkali2 !! ‘’
‘’ ah miane oppa aku melamun, tadi oppa nanya apa? ‘’
‘’ anhi , hanya bertanya apakah suratnya telah kamu berikan pada donghae ? ‘’
Aku mengangguk, ‘’ ne oppa . dan aku bersumpah tidak membukanya sama sekali ‘’
‘’ arasseo , aku percaya padamu . sudah ya oppa mau tidur … kau juga tidur biar besok kau tidak telat ketika aku jemput ‘’
‘’ aya aya captain !! ‘’ ucapku sambil memberi hormat.
[ esoknya ]
Lee Sungmin POV
Huah. Tadi malam benar2 malam yang indah, bisa berbicara dengan Minrin , walau bukan sebagai namjachingunya aku tetap senang ia masih dekat denganku walaupun ia sudah mempunyai seorang namja yang mengisi hari2nya …
‘’ uwaaa umin pabo !!! udah nggak usah inget2 lagi, yang penting Minrin bahagia ! udah itu kebahagiaanku ‘’
Benarkah ? aku menggedikkan bahu, entahlah pikiranku kacau. Aku benar2 nggak nyangka bisa stress hanya gara2 minrin yang selama ini aku anggap dongsaengku sendiri…

>rumah minrin

‘’ Minrin-ah !! ‘’ teriakku dari luar seperti biasa
‘’ ne oppa ??! chamkammanyo , sedikit lagi !!! ‘’ teriaknya dari dalam, pasti ia telat bangun !
Beberapa menit~
‘’ onny’ong oppo .. ‘’ sapanya dengan roti yang ada di dalam mulutnya
Aku tersenyum geli. Beginilah Minrin selalu buat aku senyum di saat aku nggak ingin senyum sekalipun.
‘’ oke naik , ppali kita harus cepat ! ‘’
Dia langsung naik ke belakangku dan memeluk pinggangku seperti biasa.
Deg .
Umin pabo !! diakan juga udah biasa megang pinggang kamu keg gini masa gini aja deg2an sih ?? biasanya juga kamu santai aja nggak peduli bahkan !! aigo~ kalo gini caranya mana bisa aku jalanin sepedanya, bisa2 saking groginya aku malah nabrak sesuatu lagi !!
‘’ wae oppa ? katanya cepat ? ‘’ tanyanya sambil sedikit mengintipku dari belakang
Matanya yang bulat menatapku heran. Makin deg2an aja akunya. Aku langsung membuang muka ke arah lain berharap ia tidak melihat mukaku yang sedikit memerah.
‘’ a… anhi… ‘’ ucapku gugup dan menjalankan sepedah dengan perasaan deg2an. Apa aku harus ke dokter ya supaya periksa jantungku ?!

>sekolah
Baru aku memarkirkan sepedaku dan berjalan beberapa meter dari sana- bersama Minrin tentunya –tiba2 Donghae muncul dari arah berlawanan. Apakah saat2ku bersama Minrin telah habis ?
‘’ annyeong chagi ! ‘’ sapanya terhadap yeoja tercintanya itu , ia menoleh kepadaku dan tersenyum lebar ‘’ annyeong hyung ! ah iya aku lupa membawa surat untukmu balasan yang kemarin , bagaimana jika kita bicarakan sekarang ? ‘’
‘’ boleh saja tapi … ‘’ ku gantungkan kalimatku dan menatap Minrin yang sedang memandang kami berdua dengan muka polosnya. Donghae mengikuti arah tatapanku
‘’ ada apa denganku ? ‘’
‘’ em, chagi bisakah kau ke kelas duluan ? aku ada perlu dengan Sungmin hyung ‘’
Ia tersenyum manis , membuat jantungku berdegup kencang.
‘’ ne , arasseo , annyeong ! ah iya , gomawo ya oppa untuk hari ini ‘’ ucapnya sambil melambaikan tangannya ke arahku dan donghae
‘’ nah, kau mau bicara apa ? ‘’
‘’ untuk permohonan hyung kemarin aku nggak bisa , aku nggak bisa menjaga Minrin selamanya ‘’
Mataku membelalak lebar, ‘’ MWO ? waeyo ?! ‘’
‘’ hidupku tak lama lagi ‘’
Park Minrin POV
Kira2 apa yang di omongin donghae dengan Sungmin oppa ya ? kenapa muka mereka serius sekali ? ah mungkin bukan urusanku. Aku berjalan ke arah kelas dengan santai , tiba2 aku teringat sesuatu. Penyakit Donghae ! apakah ia sudah baik2 saja ? aku harap begitu.. aku tak ingin sesuatu yang buruk terjadi padanya…
Aku duduk di tempatku. Donghae masih lama ya ? aish mereka membicarakan apa sih ? aku jadi penasaran sendiri ! tiba2 dari ambang pintu Donghae masuk dengan wajah sedikit aneh namun mulutnya tersenyum. Aku jadi heran, apa yang sebenarya terjadi ?
‘’ hae-ah , apakah ada masalah ? ‘’
Ia menoleh dan tersenyum. Kemudian menggeleng tapi mukanya bimbang. Wajahnya terlihat sedih dan seakan2 tak ingin merelakan sesuatu. Namun aku tak tau apa itu , dugaanku sih berhubungan dengan Sungmin-oppa.
‘’ gwenchana yo ? ‘’
‘’ gwenchana chagia… kau tak perlu memikirkanku… aku baik2 saja ‘’ ia mengelus kepalaku pelan.
‘’ jeongmal ? jebal… jika ada sesuatu tolong beritahu aku… ‘’
Senyumannya hilang wajahnya tampak di liputi oleh kebimbangan. Apakah ada sesuatu yang di sembunyikannya ? ia menunduk lalu mengalihkan pandangannya dariku.
‘’ ya… !! ‘’ aku mencengkram lengannya.
‘’ percayalah tidak ada apa2… jika memang ada masalah aku pasti memberitahumu… percayalah ‘’
Aku hanya dapat menatapnya dengan pandangan kosong. Entah mengapa aku merasakan dia menyembunyikan sebuah hal yang sangat besar dariku.
Lee Donghae POV
Ku tatap Minrin yang sedan terdiam di kursinya. Miane… aku nggak bisa ngasih tau kamu sekarang.. aku harap kamu mengerti. Hh.., sebentar lagi hidupku akan berakhir.. aku tak ingin pergi darinya, aku tak ingin meninggalkannya, aku tak ingin dia berlarut-larut dalam kesedihan jika aku pergi nanti…
Apakah aku harus pergi sekarang juga dari hidupnya ? memang itulah satu2nya jalan yang terbaik tapi.. itu juga akan membuatku tersiksa. Argh ! sudahlah , aku harus bisa melepasnya , pergi dari hidupnya memang adalah satu-satunya cara yang terbaik
Ku ambil handphoneku. Jariku bergerak lincah mengirim sms untuk seseorang yang jauh disana untuk meminta bantuannya. Selesai. Dengan begini, semua akan berakhir walau menyakitkan.
‘tunggu, ba..bagaimana kalau aku pergi nanti.., Minrin jadi bunuh diri ? kan tidak ada yang menjaganya !! lagipula Minrin anaknya sedikit nekat, otthoke ??’
Perang batinku dimulai. Antara aku harus pergi dan tetap tiggal disini dan menceritakan semuanya pada Minrin. Sepuluh menit berlalu namun aku tak kunjung dapat bagaimana caranya. Tiba-tiba aku tersadar, ku tepuk jidatku pelan. Sungmin hyung pasti bisa membantu !!

– TBC😀
Kira-kira Sungmin bisa bantu nggak yaa ? apakah rencananya donghae berjalan ‘lancar’ ?? kayanya partnya makin panjang aja nih hahahaha <– contoh author cari ribut

4 thoughts on “Youre my endless love – part 8

  1. naaaassh…
    all my thumbs for you deh…
    aku nunggu ff ini lama bange loh say..
    kalo lanjut kasih-kasih tau donk..
    untung aku liat..kalo ga gimana??
    saya ama sungmin aja deh…ya..ya..
    oh ya..tulisan mu makin keren.. b.__.d

  2. haaah ? di tunggu ? iyakah ? heheh, miane lupa aku ngasih tau ke onnie, habis onnie sombong sekarang ama aku *curhat*
    makin keren ? apa yang keren ? ancur begini -___-
    tunggu part selanjutnya ya , hahahhaah

    1. huum, abisnya ga ada yang mau bikinin saya ff selain kamu..#plaak
      heh?? bukannya kebalik…kamu yang sombong mungkin..
      kereen kok..cepetan yah lanjutannnya..

      1. oh iyakah ? kalo gitu minta imbalan dong :3 hahahaha
        onnie kok yang sombong, pengennya sih gitu, tapi laptopnya rusak lagi TT^TT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s