fanfictions

She or Me ?! [part 2]

Tittle: She or Me [part 2]

Main Cast:

–          Eunhyuk’s Super Junior

–          Donghae’s Super Junior

–          Ha Sang as Donghae’s sister

–          Hyoyeon’s SNSD

Author: Choi Min Rin

Genre: Romance

Rating: G

Length: Chaptered

Part: part 1 │ part 2

Dc: all Cast is belong to SMEntertainment except Hasang is belong to me, the plot is mine !

***

“ oppa !! “

Aku segera tersadar dari lamunanku dan menatap Hyoyeon yang ada dihadapanku. Mukanya tertekuk, jelas ia amat sangat kesal. Yah, salahku juga sih, disaat ada Hyoyeon yang aku fikirkan malah Hasang. Aku memberikan wajah paling teramat sangat memelas ke arahnya.

“ mianhe jagi…, aku sedang berfikir tadi “

“ oppa memikirkan yeoja tadi ya ? aku mengganggu kegiatan kalian ya ? “

Aku terdiam. Apa dia bisa membaca fikiranku ? tapi dia tidak mengganggu aku dan Hasang kok.. malah aku sangat senang jika Hyoyeon datang. Aha! Aku jahili saja ah, bagaimana ya sikap Hyoyeon jika ia sedang cemburu ?

“ geuraeyo ! kau mengangguku dan dia, padahal aku dan dia baru saja bercanda bersama “

Ia menatapku kesal kemudian melongos pergi meninggalkanku. Haah, kalo dia ngambek seperti ini toh, hahaha, lucu juga, tidak terlihat menyeramkan sama sekali. Ku tarik tangannya dan dalam sekali gerakan ku peluk dia dari belakang. Ia meronta dipelukanku.

“ nanti yeojamu itu lihat loh.. “ protesnya kesal

“ loh, yeojakukan hanya kamu… “

“ yakin tuh ? “

Aku mengecup leher belakangnya. Ia terkikik geli. Aku tersenyum, dia bisa tertawa berarti dia sudah tidak kesal lagi. Hh., gampang marah, gampang sembuhnya.

^deg…. Deg…^

Astaga. Apakah penyakit sialan nan bodoh itu sudah datang lagi ? disaat seperti ini ? aih, jangan sampai dong, akukan bisa saja melakukan hal konyol jika debaran ini terus-terusan berdetak. Haaah, otthoke ? bagaimana ini ?

‘ddrrt…drrtt…’

Bunyi getaran hp tersebut membangunkanku dari detakan-detakan konyol yang sedang ku alami. Hp Hyoyeon berbunyi. Ia merogoh saku hpnya dan menatap display hpnya.

“ Tae onnie.. “ gumamnya

“ eh ? Taeyon ? untuk apa dia menelponmu ? “

“ molla, sebentar ya oppa… “

Ia melepas pelukanku dan berjalan sedikit menjauh dariku. Aku menyilangkan tanganku di dada dan menyandar pada dinding dibelakangku. Aku menatapnya yang sedang berbicara dengan serius ditelefon hpnya.

“ ah, ye ye, mianhe… ye, algasseumnida “

Ia menutup telfonnya dan menatapku tidak enak. Aku menatapnya bingung.

“ wae ? “

“ Tae onnie bilang kita ada acara, jadi.. aku harus cepat-cepat kembali ke dorm “

“ mwo ? haish, kitakan baru saja.. “

Ia menutup mulutku dengan kedua tangannya, “ masih ada lain waktu, sudah ya oppa, annyeong “

Ia tersenyum manis ke arahku dan melambaikan tangannya. Sekarang, ia sedang berjalan kea rah pintu depan. Aku menarik nafas panjang dan menyusulnya.

“ biar ku antarkan sampai dorm SoShi “

Ha Sang POV

Aku melihat semuanya. Dari dalam pintu ini masih ada celah kecil untuk melihat apa saja yang terjadi diluar sana. Dan aku melihat semuanya dari percakapan mereka sampai Hyo onnie mau pulang dan terutama… pelukan serta kecupan itu. Aku melihat semuanya.

Tiba-tiba Donghae oppa masuk dan menatapku kaget. Aku cepat-cepat memalingkan mukaku ke arah lain. Aku harap ia tidak melihat bekas air mataku. Ya, aku harap itu. Tapi ternyata terlambat, ia sudah melihatnya. Ia duduk disampingku dan merengkuh bahuku lembut.

“ Sang-ah, waeyo ? kenapa kau bersedih ? “

“ aniyo, aku tidak bersedih “

“ gotjimal ! “

Aku menundukkan kepalaku, “ aku tidak apa-apa oppa, aku baik-baik saja “ suaraku sedikit bergetar ketika mengatakan hal tersebut, aku benar-benar tidak bisa berbohong dengan oppaku.

“ Hyukkie hyung ? dia mengapakanmu ? “

“ a..aku.. dia tidak melakukan apa-apa kok … “

“ Sang-ah, kumohon katakan.. apa yang telah ia lakukan ? “

“ dia tidak melakukan apa-apa oppa, dia hanya berpelukan dengan Hyo onnie, itu tidak salah, kan ? “ aku menatap oppa ku dan tersenyum miris

“ kau…, benar-benar mencintainya ? “

Aku mengalihkan pandanganku dari oppaku. Tak sedikitpun aku berusaha menjawab pertanyaan oppaku tersebut. Mencintainya ? ya, tentu saja aku mencintainya. Tapi bukan perasaan mencintai layaknya seorang Fans, aku mencintainya sebagaimana ia mencintai Hyo onnie. Donghae menarikku dan memelukku, ia membelai kepalaku lembut.

“ mianhae, oppa tidak tahu kau benar-benar mencintainya, yang oppa tau kau hanya ngefans dengan Hyukkie hyung… “

“ gwenchana oppa, ini lebih baik, aku bisa dekat dengannya bukan ? “

Ia tersenyum, “ kalau hyungku itu macam-macam, katakan saja ya pada oppamu ini “

“ iyaiya, sudah ah, aku mau jalan saja, bosan “

“ arasseo, ajak sana Hyukkie hyung, biar ia cepat melupakan penyakit bodohnya itu “

“ arasseo “

Aku keluar dan mendapati Eunhyuk oppa sedang duduk disofa sambil menonton TV. Aku berjalan mendekat ke arahnya. Ia melihatku dan tersenyum. Ia nyaris membuka mulutnya untuk berbicara tapi teriakan keras dari arah kamar, membuatku dan Eunhyuk terdiam.

“ HYUNG !! Bawa dongsaengku jalan-jalan !! jangan hanya memikirkan Hyoyeonmu itu “ teriak Donghae oppa

Eunhyuk tersenyum ke arahku dan menarik tanganku keluar dorm. Haih, aku harus berterima kasih pada oppaku itu.

“ kau mau kemana ? “ Tanya Eunhyuk saat dalam perjalanan

“ molla, akukan hanya membantumu “

“ hmm.., kau tau tempat yang menarik tidak untuk refreshing ? aku ingin mencari tempat yang nyaman “

Aku berfikir sejenak. Sepertinya aku tau, tapi apa dia mau ? perjalanan kesanakan amat sangat cukup jauh dan perjalanan itu sangat melelahkan. Tapi, view tempat itukan bagus banget, ah nggak apalah yang penting tempatnya indah.

“ ah, aku tau, aku punya tempat yang indah, ayo ! “ ku tarik tangan Eunhyuk oppa ke tempat yang indah tersebut

***

Sebut saja disuatu taman

“ huwaaa, tempat ini indah banget !! “ teriak Eunhyuk oppa

Aku tersenyum, ternyata dugaanku nggak salah. Tempat ini memang tempat yang dicari oleh Eunhyuk oppa. Hamparan rumput yang luas, dengan bunga-bunga dandelion putih yang menghiasi pemandangan, pohon-pohon yang teduh, serta angin sepoi-sepoi membuat keadaan semakin nyaman.

“ Joahe ? “ tanyaku ragu

“ ne, jeongmal gomawo Sang-ah “

Ia menarikku hingga aku jatuh terduduk. Belum sempat aku protes, ia sudah merebahkan dirinya dan menjadikan pahaku sebagai bantal tidurnya. Ia menatapku tepat dimataku dan tersenyum.

“ tidak apa, kan ? “

Aku membuang mukaku ke arah lain, “ gwenchana… tapi.., apa Hyo onnie tidak akan marah ? “

“ untuk apa dia marah ? diakan tidak melihat juga, lagipula dia masih sibuk dengan urusannya, “

Aku tersenyum kecil. Aku berharap aku dan dia bisa seperti ini selamanya. Tapi aku yakin itu tidak mungkin, ia sudah memiliki yeoja yang ia cintai, dan aku hanya sebagai pembantu penghilang penyakitnya tersebut.

“ wae ? mukamu terlihat sedih ? “

“ eh ? sedih ? siapa yang sedih ? “ dustaku

“ tadi kau tersenyum, namun matamu tidak menyiratkan senyuman, waeyo ? ada masalah ? “ ia mendudukkan badannya dan menatapku khawatir

Sebersit perasaan kecewa menyelimuti hatiku. Aku ingin posisi yang tadi lagi..tapi aku berusaha mengenyahkan perasaan tersebut. Bodohnya aku…

“ gwenchanayo oppa, aku baik-baik saja “

“ kalau ada apa-apa , jangan lupa beritahu aku ya ? kitakan teman “

Blar!

Kata-kata tersebut serasa menampar mukaku. Teman ? ya, aku hanya berteman dengannya. Teman bukan lebih. Aku tidak bisa mengganti posisi tersebut. Aku hanya teman, ya, teman belaka. Tanpa sadar, air mataku jatuh dengan sendirinya.

“ yha, kenapa malah menangis ? apa aku menyakitimu ? aih, kita pulang saja ya… “ ia benar-benar terlihat amat panic

Aku tersenyum pedih, “ tidak apa oppa aku baik-baik saja, sudah oppa tidur lagi saja, jangan fikirkan aku “

Ia hanya diam dan menatapku khawatir. Khawatir yang berbeda jika Hyo onnie yang menangis.

Eunhyuk POV

Dia kenapa ? kenapa dia menangis ? haih, aku benar-benar teman yang payah untuknya. Baiklah kalau dia tidak mau cerita aku hanya dapat menghiburnya. Aku rebahkan diriku disampingnya menatap awan-awan yang indah. Aku menunjuk salah satu awan yang paling besar diantara yang lainnya.

“ hey, lihat, awan itu… seperti dirimu ya ? “

“ mwo ?! yang besar itu ??! “

“ yap, seperti dirimu, kan ? “

“ yha !! jadi maksudmu aku gendut begitu ?? “ protesnya,

Syukurlah ia sudah tidak sedih lagi. Ha Sang anak yang mudah dibuat tersenyum. Tidak seperti Hyoyeon, kalau ngambek lama banget nyembuhinnnya. Eh, kenapa aku membandingkannya dengan Hyoyeon ya ?

Ha Sang merebahkan tubuhnya disamping tubuhku dan menunjuk satu awan yang paling gelap di antara yang lain, “ itu oppa ! “

“ MWO ?! Mengapa begitu ? kenapa aku yang paling gelap ?? “

Ia menoleh ke arahku, “ kan biasanya orang yang jarang mandi itu dekil “ ia menjulurkan lidahnya ke arahku.

“ YHA !! “

Haih, kartu tarotku telah terbuka. Kalah telak deh. Mataku menjelajah mencari awan yang lain, yang mana yang menggambarkan tentang dia ya ? ia menunjuk salah satu awan yang letaknya paling tinggi di antara semuanya.

“ itu oppa “

Aku menatapnya heran, “ kenapa aku yang paling tinggi di antara semuanya ? akukan tidak tinggi ? “

Ia balas menatapku, senyuman jahil tersungging diwajahnya, “ apa oppa tidak sadar, itu sebuah ejekan loh ? oppakan yang paling pendek di Super Junior selain Ryeowook oppa “

“ YHA !! aish, jincha ! “

Aih, 2-1, dia menang, aku kalah. Ia kembali mencari awan, kemudian menunjuk sebuah awan yang paling disinari oleh matahari.

“ apalagi ? “ sahutku masih kesal

“ matahari itu paling menyinari awan yang aku tunjuk, karna menurutku diantara semua member Super Junior oppalah yang paling bersinar diantara semuanya, dimanapun oppa berada aku hanya perlu mencari orang yang bersinar paling terang “

Aku terdiam. Ia menatapku, akupun menatapnya. Perasaan hangat menjalar diseluruh tubuhku. Jantungku berdebar dengan hebat. Aish, apakah penyakitku itu kembali muncul ? argh, aku benar-benar tersiksa. Ia tersenyum ke arahku. Belum sempat aku berkomentar, hpku telah berbunyi dengan nyaring.

Girl, you get what I’m saying, you know it ain’t no lie Want us to take some time ‘cuz I really feel your style I could try and try but love is not about that Gotta be natural, like I said yeah, I think about getting’ hot with you uh, it’d be kinda cool to be rollin’ with you yeah, Just confused as to why it can’t be me and you Ain’t no lie baby Gotta keep it real

Aku merogoh hpku. Ternyata, yang menelfonku….

***

TBC

Siapa ya yang nelfon Hyukkie ? :3

2 thoughts on “She or Me ?! [part 2]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s