fanfictions

Who Am I [part 3]

Tittle : Who am I [part 3]

Main Cast :

–          Nashelf as Lee Ha Sang

–          Kang Min Hyuk [CN Blue]

–          Lee Hyuk Jae [Super Junior]

Cameo :

–          Kwon Jiyong [Bigbang]

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Het

Rating : G

Length : Chaptered

Part : part 1part 2 │ part 3

***

“ sebenarnya.., Hyun juga hilang satu tahun yang lalu… “

“ MWO ?! “

Mereka hanya menunduk mendengar kata-kataku. Kepalaku terasa penat saat ini. Aku memijit keningku, berusaha menghilangkan penat itu.

hyun… “

Aku menggelengkan kepalaku. Suara apa itu ? Hyun ? Seperti suara seseorang yang memanggilku. Tunggu, memanggilku ? akukan bukan Hyun ! Aku Lee Ha Sang, seperti yang suamiku katakan !!

“ Hyun-ah, mianhe… “

Aku menggeleng makin keras. Suara-suara itu benar-benar menggangguku. Suara yang terus-terus meraung-raung memanggil namaku.

“ Hyun-ah, Sarange ! “

Suara mengganggu yang familiar ditelingaku. Tunggu, familiar ? ya, familiar. Seperti suara seseorang. Siapa ya ? tunggu, suara itu…

Aku menoleh ke arah Eunhyuk yang sedang menatapku khawatir. Ternyata sejak tadi, Namhyo; Kyuhyun; dan Eunhyuk sedang menatapku khawatir. Mungkin gara-gara aku berfikir terlalu keras sampai tidak sadar kalau mereka memerhatikanku.

“ Eunhyuk-ssi, “ panggilku memastikan

“ ye ? kau baik-baik saja ? “

Blar!

Suaranya sama, jangan-jangan aku memang benar-benar Hyun ? kalau aku benar-benar Hyun mengapa aku sama sekali tidak mengingat satupun memori tentang “Park Chae Hyun” ?? aku rasa aku harus bertanya lebih banyak terhadap suamiku sendiri. Masih pantaskah dia ku panggil suami ?

“ aku—mau pamit pulang, boleh ? “ tanyaku takut-takut

“ oh, arasso, mau ku antar ? “

Aku menggeleng dan tersenyum kecil, “ gwenchana, aku bisa sendiri… “

“ baiklah, kalau kau butuh apa-apa lagi kau bisa menghubungiku lagi “

Aku tersenyum dan mengangguk. Aku menolehkan kepalaku ke dua orang sahabat Hyun, yang mungkin memang sahabatku juga.

“ gomawo atas waktu yang kalian luangkan ya…, “

“ ne, gwenchana yo, aku jadi bisa mengingat sosok sahabatku lagi “

Akhirnya salam-salaman yang berlangsung sekitar dua jam[hah?] itu berakhir juga. Kini aku sedang dalam perjalanan pulang. Aku melihat jam tanganku.

“ sudah malam, pasti Minhyuk nanti marah “

Dan aku mulai mempercepat laju jalanku.

***

“ Kau dari mana saja ?! “

Aku menutup telingaku. Begitu aku sampai dirumah bukan kalimat sambutan yang aku dengar melainkan kalimat bentakan seperti tadi. Minhyuk menatapku khawatir. Aku tersenyum menenangkannya.

“ aku hanya jalan-jalan sebentar, memangnya aku tidak boleh berkumpul dengan teman-temanku ? “

“ te—teman-teman ? “

“ ne, temanku. Waeyo ? “

Ia tersenyum kikuk, “ aniyo, tidak penting “

“ baiklah, kalau begitu aku boleh masukkan Jagi ? “

Ia mengangguk dan menggiringku ke kamar. Tak luput, tangannya memeluk pinggangku seperti biasa. Entah mengapa kali ini aku agak sedikit risih dipegang-pegang olehnya seperti ini. Seperti ada yang menggangguku. Dan selintas, bayangan Eunhyuk mampir ke fikiranku membuatku menabrak meja yang ada di depanku.

“ kau baik-baik saja ? “

“ ne, aku baik-baik saja “

Ia membantuku berdiri. Dan kali ini ia memegangi pundakku saat menggiringku ke kamar. Setelah sampai aku merebahkan diriku diatas tempat tidur dan Minhyukpun mengikutiku. Ia merebahkan dirinya disampingku.

Aku menatap ke langit-langit, “ bolehkah aku bertanya sesuatu padamu ? “

“ tanyakan saja… akan aku jawab “

“ eonjeyo ? “

Ia terdiam. Mungkin sedikit bingung dengan pertanyaanku yang singkat-padat namun tidak jelas tersebut. Dan benar saja, sedetik kemudia ia bertanya kepadaku.

“ maksudmu ? “

“ kapan kita menikah ? aku sama sekali tidak mengingat hari itu , tanggal itu , padahal.. itukan tanggal terbaik yang hanya terjadi sekali dihidupku, kenapa aku sama sekali tidak mengingatnya ? “

“ kan—kan, su—sudah aku bilang, seusai kita melakukan pernikahan tersebut kau mengalami kecelakaan.. kau lupa ingatan.. “

“ keluargaku ? selama ini kau tak pernah membawaku ke bumo-ku ataupun bumo-mu “

“ me—mereka bilang jangan sering-sering mengunjungi kami, mereka tau jadwal kantorku sibuk sekali, ka—kalau kau mau sih, kita bisa mengunjungi mereka selagi jadwalku kosong, “ jawabnya dengan gugup

“ lalu, mengapa aku sama sekali tidak punya teman ? selama aku menjadi istrimu aku hanya mengenalmu dan Jiyong, apakah aku tidak punya teman seorangpun ? “

Ia terdiam. Sepertinya ia kehabisan akal lagi. Jadi, aku benar-benar Park Chae Hyun seperti yang Eunhyuk, Namhyo dan Kyuhyun katakan ? apa lebih baik ku ceritakan saja pertemuanku dengan Eunhyuk tadi di café ?

“ Minhyuk-ah… “ panggilku pelan belum terlepas dari langit-langit kamarku

“ n—ne ? “

“ apakah aku boleh bercerita sesuatu kepadamu ? “

“ ce—ceritakan saja, “

Aku menarik nafas, “ tadi, aku jalan-jalan ke café itu lagi dan bertemu seseorang, ia mengenalku tapi aku sama sekali tidak mengenalnya—“

“ tentu saja kau tidak mengenalnya, kau kan hilang ingatan !! “ potongnya

“ dengarkan dulu !! “

Ia terdiam. Setelah merasa ia telah siap mendengarkan lanjutan ceritaku aku mulai melanjutkan ceritaku kebagian serunya.

“ ia mengenalku bukan sebagai Lee Ha Sang, tapi… sebagai Park Chae Hyun “

Minhyuk POV

“ ia mengenalku bukan sebagai Lee Ha Sang, tapi… sebagai Park Chae Hyun “

Aku merasakan lidahku kelu seketika. Otthoke ? jadi ahgessi ini sudah tau kalau dirinya bukan Lee Ha Sang seperti yang aku ceritakan padanya ? apakah aku harus mengakuinya ? mengakui kalau ia bukanlah Lee Ha Sang dan apakah aku harus mengakui kalau aku sama sekali tidak mengetahui apapun tentang dirinya ? apakah aku harus mengakui kalau aku sama sekali tidak tau keluarganya ? dan yang paling terpenting, haruskah aku rela melepaskannya ?

“ Minhyuk-ah, “

Aku menoleh ke arahnya, “ ne ? “

“ apakah aku benar-benar Park Chae Hyun seperti yang mereka katakan padaku ? “

Aku bungkam. Aku tidak berani menjelaskan, tepatnya belum berani melepaskannya. Aku masih butuh dia. Dia yang mengingatkanku terhadap Lee Ha Sang. Dia yang mengingatkanku tentang yeoja yang benar-benar aku sayangi. Tapi, aku rasa dia juga tidak bisa terus membantuku. Benar kata Jiyong. Sampai kapan aku harus membohongi dirinya kalau dia bukan Lee Ha Sang. Aku menarik nafasku panjang. Ku dudukkan badanku dan menatapnya.

“ Chongsanghamnida, “

“ untuk ? “

“ ada yang ingin ku beritahukan kepadamu “

***

TBC😀

Dua chapter lagi ! please comment^^

5 thoughts on “Who Am I [part 3]

  1. Chinguu.
    Bru baca.
    *kan saya reader bru
    Hehe ~
    kok singkat bget chingu?
    Tapi tetep bgus kok.
    Kekek ~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s