fanfictions

Blue Tomorrow [Part 1]

Tittle : Blue Tomorrow [EunHae or EunTeuk 3]

Main Cast :

–          Eunhyuk

–          Donghae

Main Pairing : EunHae / HaeHyuk

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Yaoi

Rating : T / PG-13

Length : Chaptered

Part : prolog │ Part 1

Dc : just own the plot , but still hoping can own them all :p

***

Eunhyuk POV

“ Honeymoon ?! “

Aku menatapnya bingung. Honeymoon ? untuk apa ? Honeymoon hanya dilakukan oleh orang-orang yang menikah. Sedangkan aku dan dia ?! kami tidak—lebih tepatnya belum—menikah.

“ ya! Untuk apa ?! honeymoon hanya dilakukan jika kita sudah menikah ! “

“ Hyukkie~, aku ingin berbulan madu denganmu, hanya berdua, hanya ada kau dan aku “ ia membenamkan wajahnya di dadaku dan bergelut seperti kucing. Aku terkikik geli. Rambutnya yang mulai panjang seperti sedang menggeletiki leherku.

“ Hyukkie… “

Aku menatapnya, : aoa ? “

“ ayolah… kita Honeymoon… “

“ tapi Hae… “

“ please Hyukkie…. “

Aku nyaris membuka mulut tapi terlambat, sebuah teriakan keras dari arah dapur membuatku tidak dapat mengatakan apa yang ingin aku katakan.

“ ayo makan !! “ suara YeWook menggema di dalam dorm.

Aku menarik tangan Donghae, “ ayo ! “

“ tapi…, “ ia terlihat belum ingin menyelesaikan pecakapan bodoh ini.

“ ayo Hae…, nanti Yesung-hyung dan Wookie marah, dan berteriak dengan err~ suaranya ? “

Ia tertawa kecil, “ arasso, nanti kita lanjutkan lagi “

Ia menggenggam tanganku dan menarikku keluar , ke arah dapur tempat semua member telah menunggu kami.

***

Semua sedang asyik makan hingga tiba-tiba sang leader meletakkan sendoknya membuat semua member menatap ke arahnya dengan penuh tanda tanya. Terkecuali aku dan Donghae yang sejak tadi sibuk menyuapi satu sama lain.

“ Donghae, Eunhyuk “ panggilnya pelan

Aku dan Donghae menatapnya bingung, “ ne ? “

“ tadi manager-hyung berkata padaku bahwa kalian berdua akan mengadakan suatu acara bersama “

“ eodi ? “ tanyaku penasaran

“ Pattaya, “

“ jinchayo hyung ?! di Pattaya ? hanya kami berdua ?! tidak ada member lain ?! Aaah~ Hyuk apa ku bilang kita pasti akan mengadakan Hon—“

Aku membekap mulut Donghae, “ berhenti berbicara tidak penting “

“ Hon apa ? “ tanya YeWook bersamaan

Aku menoleh ke arah mereka dan tersenyum seperti orang bodoh dan mengatakan itu bukana apa-apa. Mereka percaya dan melanjutkan makan mereka. Suap-suapan dan semacamnya. Haih, senang melihat mereka bersama lagi seperti ini. Jangan seperti kemarin, jangan buat dua orang ini nyaris putus lagi*

“ wah, senangnya kalian bisa bulan madu dong, “ ujar Shindong-hyun senang

“ ya! Kalian habiskan waktu kalian dengan baik, saat-saat kalian berduaan hanya sebentar ! dan ingat, jangan sampai ada yang tau hubungan kalian, ara ?! “ pesan Leeteuk-hyung

Aku melepaskan bekapanku dari mulut Donghae dan memutuskan tidak peduli lagi dengan Honeymoon itu dan melanjutkan makanku. Membiarkan member lain berkata ini-itu tentang Honeymoon atau apalah itu, aku tidak mau ambil pusing. Sepertinya tuhan sedang berpihak pada Donghae hari ini.

***

Aku merebahkan badanku di atas kasur dan menutupi semua wajahku dengan bantal tidurku. Pikiranku masih memikirkan perkataan Sungmin-hyung.

“ senangnya kalian bisa bulan madu… memenghabiskan waktu berdua… aih, kapan aku dan Kyu,ya ? “

Sebahagia itukah kalau aku bisa berbulan madu ?aku bukannya tidak senang dapat menghabiskan waktuku dengan Donghae. Hanya saja aku malu. Bulan madu ? bi—biasanyakan orang kalau bulan madu membuat anak.

Deg!

Jangan-jangan tujuan Donghae memang itu. Jangan-jangan dia ingin bulan madu untuk itu. Jangan-jangan Donghae…..

“ huaaaaaaaaaa !!! “ aku berteriak kencang

“ pabo! Apa yang aku fikirkan sih ?! jangan bodoh ! sekarangkan aku dan dia untuk melakukan pekerjaan ! pabo ! pabo ! pabo ! “ aku memukuli kepalaku berkali-kali

^cklek…^

Aku mendongak dan melihat Donghae masuk kedalam kamarku dengan tatapan khawatir. Apa ia mendengar teriakanku ya ?

“ Hyukkie, waeyo ? “

“ aniyo, hanya mimpi buruk “ dustaku

Ia duduk di pinggir tempat dudukku dan mengusap rambutku lembut, “ Hyukkie… “

“ n—neh ? “

“ apa kau senang dengan adanya acara ini ? menghabiskan waktu hanya berdua tanpa ada member lain, dan semua kita lakukan diluar seoul, kau senang atau tidak gembira sama sekali ? “

Aku bangun dan menatapnya lembut, “ kenapa kau menanyakan hal ini ? “

“ aku takut kau sama sekali tidak senang menghabiskan waktu berdua denganku… aku takut kalau ternyata hanya aku yang senang dengan adanya acara ini, aku takut kalau ternyata—“

Aku menutup mulutnya dengan bibirku.

Dan bibirnya.

Hanya cara ini yang ku bisa afar ia berhenti berbicara tidak penting. Aku rasa ciuman ini sudah cukup membuktikan bagaimana yang sedang aku rasakan.

Awal-awalnya ia tidak merespon ciumanku, tapi lama-lama ia mulai membalas ciumanku. Tanganku ku lingkarkan di pinggangnya, sedangkan ia meletakkan tangannya di leherku, menarikku untuk menciumnya semakin dalam. Ku gigit bibir bawahya untuk membuatka mulutnya.

Ia mendapatkan sinyalku.

Semakin lama ciuman kami semakin dalam. Lidah kami beradu di dalam mulutnya. Tangannya di lingkarkan di leherku. Aku tau aku dan dia sama-sama membutuhkan oksigen. Aku terutama. Namun entah mengapa aku tak sanggup melepaskan bibirku dari bibirnya. Bibirnya terlalu lembut, dan enak.

“ hyuk~ “

Aku melepas ciuman kami dan menatapnya lembut. Tanganku mengusap rambutnya halus. Mataku menatap lurus kedalam matanya.

“ apa masih ragu ? “

Ia menggeleng dan memelukku erat. Ia merebahkan kepalanya di atas pundakku. Tangannya melingkari pinggangku. Aku tersenyum.

“ saranghaeyo, Lee Hyukjae… “

Aku menariknya hingga ia jatuh tertidur di tempat tidurku. Aku merebahkan badanku di sampingnya. Ku tarik badannya sehingga tidak ada jarak di antara kami. Ia membenamkan wajahnya di dadaku. Aku mencium lembut dahinya, dengan penuh perasaan.

“ nado saranghaeyo, Lee Donghae… “

Dan kami mulai tertidur.

***

“ ya! Kalian berdua! Ayo bangun! Manager-hyung akan datang! “

“ aish, siapa yang membiarkan dua orang ini satu ranjang ?! kalau begini kita tidak mungkin bisa membangunkannya ! “

“ ya! Ironadaa!! “

Aku membuka mataku begitu mendengar suara-suara berisik yang mengganggu tidur nyenyakku. Rasa kantuk masih menyelimuti diriku. Samar-samar aku dapat melihat kedelapan member berdiri di depanku, dan tentu saja Donghae di pelukanku.

“ aish, cepat bangun! Manager-hyung akan datang dan dia tidak boleh melihat kalian seperti ini ! “

“ datang ? untuk apa ? “ tanyaku masih setengah sadar

“ ya!! Kalian akan ke Pattaya hari ini! Cepat bangunkan pacarmu tersebut dan mandilah ! bereskan barang-barang kalian ! “ perintah Leeteuk-hyung

Aku mengangguk cepat dan berusaha membangunkan Donghae. Setelah Donghae bangun, sedikit demi sedikit member mulai keluar kamarku. Dan yang paling terakhir keluar Heechul-hyung. Ia melihat jam yang bertengger di meja kamarku.

“ tidak ada waktu, mandilah bersama ! ppali ! “

Donghae melempar bantal ke arahnya, “ jangan gila ! “

Aku tertawa pelan dan mulai masuk kedalam kamar mandi.

***

“ sudah siap ? tidak ada yang tertinggal lagi ? “

Aku dan Donghae menggeleng. Manager-hyung tersenyum dan menyuruh supir untuk menjalankan van ke arah Incheon airport.

In Pattaya~

“ welcome in Pattaya !! “ teriakku nyaring sambil membaca spanduk besar yang tergantung di papan reklame depan bandara

Donghae menoleh ke arahku, “ kau bisa membacanya ? “

“ ya! Kau kira aku bodoh ?! tentu saja ! “

“ kukira kau tidak, seperti membaca ‘Party in the USA’ menjadi ‘Party in the Yoosa’ “

Aku memukul kepalanya, “ pabo! Jangan buka aibku! “

Ia tertawa keras. Pabo hae! Suka sekali menggangguku. Aku tau bahasa inggrisku payah dan tidak sehebat Kibummie. Tapi apa harus seperti ini ? dihina. Hiks.

“ arasso, kau pintar! Tapi, artinya apa ? “ tanyanya setelah tawanya reda

“ erh, mungkin ‘Pattaya indah’ ? “

“ bagaima—“

“ ya! Kita sampai! Ayo turun! “

Teriakan keras memotong kata-kata Donghae. Sekarang kami telah berada di hotel dekat pantai yang mungkin akan menjadi tempat acara yang kalau tidak salah ‘Couple Campionship

Aku dan Donghae turun dari van, memulai mengagumi pemandangan yang indah di hadapan kami. Angin yang sejuk, laut yang bersih, pantai yang bagus dan hotel yang nyaman. Di tambah, fakta hanya ada aku dan Donghae.

Senyumku mengembang lebar. Donghae tersenyum ke arahku, tersenyum manis.

“ senang ? “

“ aku ama—“

“ Eunhyuk-sunbae !!”

Aku dan Donghae membalik badan hendak melihat orang yang berani memotong kata-kataku. Namun, senyumku terangkat begitu melihat siapa yang memanggilku.

***

Tell me that you miss me

Tell me that you love me

***

How is it^.^

Do you all like it ? I’m sorry and about the ‘kissing moment‘ I’m so sorry if a little bit disappointed you all, I’m so shy when wrote it >___<

Comment please, and for my beloved readers: IPIT !!

Saengil Chukhahaeyo dear^^ I’ve already promise I’ll post two part, and go to the next chapter. Ok?

*about this story, you can read here

4 thoughts on “Blue Tomorrow [Part 1]

  1. huaaaa…
    Donge jangan sama unyuk honeymoonnya, sama akuh ajah… #ditabokpakeduit
    suka liat FFnya, Humor…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s