fanfictions

Misunderstanding [Eunmin vers]

Tittle : Misunderstanding [EunMin vers.]—dedicated 26th year, Eunhyuk’s birthday

Main Cast :

–          Eunhyuk

–          Sungmin

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Yaoi

Rating : T

Length : Oneshoot

***

#asiaANCHOVYday #asiananchovyday #HyukDay

***

Sungmin POV

Aku meraba-raba seluruh bagian bawah bantalku berusaha mencari hpku yang sedang bergetar hebat. Aish. Dimana kotak elektronik itu ?! akhirnya aku mendapatkan apa yang aku mau. Ku matikan alarm hpku dan berusaha mengumpulkan nyawa-nyawa yang masih bermain-main di khayangan.

Ku toleh ke sebelah kiriku, dan terlihat sosok anakku sedang tertidur pulas. Aku merengganggkan otot-ototku dan menguap lebar. Merasa nyawaku telah cukup banyak yang terumpul, aku berjalan ke arah Hyukjae. Ku tepuk-tepuk pipinya pelan.

“ Hyukjae, ayo bangun.. “

Ia masih diam ditempatnya, tidur dengan wajah damainya. Haruskah aku membangunkannya? Wajahnya terlihat amat damai. Aku tidak yakin. Beberapa menit berlalu dan aku hanya duduk diam sambil memandang wajahnya. Terkadang tanganku bergerak dari dahinya, turun menuju pipinya. Terkadang tangannku menyubit ujung hidungnya.

“ nghh… “ erangnya

Aku mengguncang-guncang lengannya pelan, “ Hyukjae-ah, ayo bangun, sudah pagi… “

“ lima menit lagi, aku mohon… “

Aku tersenyum kecil. Lima menit lagi? Kau selalu mengatakan hal tersebut berulang kali saat aku berusaha membangunkanmu.  Dan kau tau apa yang kau lakukan Hyukjae ? bangun setengah jam kemudian.

Aku berdiri hendak membiarkannya dalam kedamaian mimpinya. Aku tidak dapat mengganggu tidurnya yang nyenyak. Aku tau ia lelah, kami semua lelah. Dan aku tau benar, Hyukjae yang paling lelah di antara kami semua.

*

Aku berjalan menuju dapur. Kelihatannya semua member masih terlelap. Bagaimana tidak? Kami semua baru menyelesaikan sushow 3 kami kemaren. Aku tertawa kecil mengingat saat kami semua show di Taipey kemarin.

Mungkin semua orang dapat melihat betapa inginnya aku menonjok muka seseorang waktu itu. Betapa inginnya aku memukul sesuatu saat show itu berlangsung. Tapi aku tau aku tidak bisa. Aku hanya dapat tertawa melihatnya.

Saat melihat EunHae Fan Serivice.

Demi tuhan dan seluruh dewa-dewinya. Betapa kesalnya aku dengan kedua couple ini. Sebuah couple yang tidak peduli tempat, waktu, dan kejadian yang selalu menunjukkan fanservice mereka. Tidak bisakah Donghae hidup tanpa Hyukjae ?

Aku mencengkram gelas yang ada di genggamanku. Hyukjae. Entah sejak kapan dan bagaimana bisa. Hyukjae yang hanya aku anggap sebagai seorang ‘anak’ berubah menjadi seseorang yang aku.. sayangi. Dan aku yakin, ia hanya menganggapku sebagai seorang ‘umma’

Aku tertawa pahit. Betapa inginnya aku menggantikan posisi Donghae, betapa inginnya aku menggantikan Leeteuk. Betapa inginnya aku menggantikan posisi orang yang bisa dengan santainya melakukan fanservice dengannya.

“ loh hyung ? bukannya tadi masih tidur ? “

Aku menoleh dan tersenyum begitu melihat magnae kami telah berdiri di belakangku. Sebuah kaca mata berbingkai hitam bertengger manis di hidungnya. Dan sebuah lingkaran hitam terdapat di bawah matanya.

“ ya cho kyuhyun! Apa kau tidak tidur lagi dan mementingkan starcraftmu itu lagi ?!! “

Kyuhyun tersenyum-senyum, “ aih hyung, akhir-akhir ini aku sibuk dengan sushow dan comeback super junior-m, aku belum sempat menyentuh seluruh gameku, “

“ tapi kau bisa sakit Kyu!! “

“ gwenchana hyung, aku sudah biasa… erh, hyung, boleh bertanya sesuatu ? kalau tidak keberatan sih, “

Aku mengangguk, “ tanyakan saja “

“ sudah ada kemajuan dengan Hyukjae-hyung ? “

Aku terdiam di tempatku. Memang hanya Kyuhyun satu-satuna member yang tau tentang perasaanku terhadap Hyukjae. Perasaanku yang entah sejak kapan tumbuh. Dan dengan bodohnya, aku bertanya pada Kyuhyun apa yang aku rasakan pada Hyukjae.

Haish. Seharusnya waktu itu aku tidak mendatangi Kyuhyun. Seharusnya aku mendatangi Leeteuk-hyung. Tapi apa daya, nasi telah menjadi bubur. Sekarang Kyuhyun tau semuanya dan ia cukup ahli dalam hal menyimpan rahasia. Walau terkadang suka menggodaku.

“ aku rasa itu sebagai jawaban bukan, benarkan tebakanku ? “

“ neh… “

Kyuhyun menepuk-nepuk kepalaku dengan lembut, “ sabar ya hyung, biasa monyet itu tidak pernah peka, “

“ molla, aku rasa lebih baik aku menyerah saja Kyu… “

“ menyerah ? secepat ini ? “

“ habis.. aku rasa ia lebih menyukai Donghae daripada aku, “ aku tersenyum kecil, “ selama ia bahagia tidak apa-apa deh “

“ yah hyung, jangan gitu dong! “

Aku tersenyum kecil. Tak apalah yang mengetahui perasaanku adalah magnae ini. Terkadang ia benar-benar menjadi magnae yang kurang ajar dan tidak sopan, tapi terkadang… ia juga bisa menjadi magnae yang manis.

“ hyung, hwaiting ! “

*

Aku kembali ke dalam kamar. Seluruh member telah berkumpul diruang makan. 8 orang telah berkumpul kecuali aku dan seseorang lagi yang masih terlelep di balik selimutnya. Seseorang yang entah mengapa paling malas bangun.

Aku membuka pintu kamarku dan kamarnya tentu saja. Senyumku terangkat begitu melihat sosoknya masih tertidur dengan wajah damainya. Wajah manisnya. Aku berjalan ke arahnya dan mengguncang lengannya keras.

“ ya Hyukjae, ayo bangun… yang lain telah berkumpul di ruang makan, “

“ nghh… “

“ Hyukjae ? “

Kau membuka kedua mata coklatmu. Aku tersenyum ke arahmu. Dan sebuah senyum menghias di wajahmu.

“ umma ? “

Aku tersenyum pahit, “ neh, ayo cepat bangun! Semua menunggumu untuk makan, “

“ bantu aku, “

Seperti hari-hari biasanya aku mengangkat lengannya dan membantunya yang masih setengah sadar tersebut untuk berjalan ke tempat makan. Haih, selamanya aku akan tetap seperti ini. Hanya menjadi ‘umma’nya bukan siapa-siapanya.

Eunhyuk POV

“ umma ? “

Ia tersenyum. Namun, aku merasa ada yang aneh dalam senyumannya. Seperti senyuman yang di paksakan. Aih, Sungmin-hyung… jangan berwajah seperti itu dong..

“ neh, ayo cepat bangun! Semua menunggumu untuk makan, “

“ bantu aku, “

Berhasil.

Sebuah senyum tipis menghias di wajah aegyonya. Tapi, matanya masih menyiratkan kesedihan. Huee, umma.. jangan bersedih…, kalau kau bersedih akukan juga ikut sedih…

Saat berjalan ke ruang makan, aku melihat sang-evil-magnae sedang menatapku dan Sungmin-hyung sedikit aneh. Ada sebuah ‘evil-smile’ di wajahnya. Ouch. Apakah ia merasa aku telah merebut sungminnya ?! maaf saja, Sungmin itu ummaku, sungmin hanya untukku seorang.

“ Hyuk ? kau jangan diam saja! Berat, “

“ eh? Aku jalan kok dari tadi ? “ tanyaku bingung

“ kau melamun babo! Ayo jalan, “

Aku menatap Sungmin-hyung yang masih membantuku jalan. Kata-katanya judes sekali? Dia marah padaku?

“ hyung, marah ? “

“ aniyo, ayo makan “

Sungmin-hyung membawaku duduk dimeja makan. Semua member tengah menghabiskan setengah makannnya. Ouch. Aku rasa aku telah mengacaukan makan pagi Sungmin-hyung.

Author POV

Semua member telah selesai makan dan beberapa dari mereka semua telah pergi untuk melakukan jadwal kegiatannya. Terkecuali Kyuhyun dan Eunhyuk.

Semua member telah pergi menyisakan seorang anak tengil dan seorang anak yadong di dalam dorm sepi mereka.

Kyuhyun POV

“ Hyukjae-hyung ? “ ku ketok pintu kamarnya berkali-kali

Tidak ada sahutan. Aku mengetuk sekali lagi. Jika ia tidak membalas sama sekali, maka mau tidak mau, terpaksa tidak terpaksa aku masuk tanpa izin deh.

“ Hyukjae-hyung…! “ teriakku lagi

Tidak ada sahutan. Oke, keputusan final. Aku langsung memutar kenop pintu tanpa memproses apapun lagi. Ku lihat di dalam kamar Sungmin-hyung dan Hyukjae-hyung benar-benar sepi. Tidak ada tanda-tanda seekor monyet hidup di dalam kamar tersebut.

Aku mencoba masuk mencari dimana keberadaan Hyukjae-hyung. Namun pandanganku terhenti pada sebuah benda yang boleh di sebut sebuah kertas kecil dan terdapat sebuah foto di atas kertas tersebut.

“ ini… bukannya tulisan hyukjae-hyung ? “

Aku membalik belakang foto tersebut dan sedikit membuatku shock. Itu foto Sungmin-hyung yang sedang tersenyum manis sambil memeluk Hyukjae-hyung. Ada apa ini? Otakku langsung terpacu kepada kertas yang ada di dalam genggamanku, mencoba memastikan fikiran konyolku.

Jantungku berhenti berdetak. Namun sebuah senyum merekah lebar di wajahku. Aku yakin benar ini tulisa hyukjae-hyung.

, …. 랑해 …..

“ GAAAAAH~~!! CHO KYUHYUN APA YANG KAU LAKUKAN DALAM KAMARKU ??!!! “

Aku terloncat dari tempatku berdiri dan membalik badanku. Ku lihat Hyukjae-hyung berdiri di belakangku dengan kedua tangannya berada di pinggangnya. Matanya terfokus pada apa yang sedang aku pegang.

Ia segera berlari ke arahku dan mengambil kertas beserta foto tersebut, “ jangan bilang siapa-siapa tentang apa yang telah kau lihat di dalam kertas ini! “

“ isi kertas tersebut…. ? “ tanyaku kehabisan kata-kata

“ kenapa ? memang kenapa ? memang tidak boleh ?! sekarang keluar dan jangan beritahu siapapun tentang kertas ini ! atau kau tidak akan bisa melihat seluruh starcraftmu lagi ! “

“ memang kenapa hyung ? maksudku, menyukai orang apa salahnya ? mengapa tidak ada yang boleh tau hyung ? “

Ia menunduk, “ aku hanya tidak mau dia mengetahui apa yang aku rasakan, aku tidak yakin ia mempunyai perasaan yang sama denganku, jika orang lain tau, dan Sungmin-hyung tau.. aku bisa membayangkan apa reaksinya, “

“ memang reaksinya apa ? “

“ pasti ia akan menjauhiku, membenciku dan akan menatapku jijik, dan dia pasti idak akan mau menjadi umma-ku lagi, aku pasti tidak di anggap anaknya lagi, “

Aku tertawa terbahak-bahak. Sebegitu dalamnya kah perasaan Hyukjae-hyung terhadap Sungmin-hyung ? astaga. Bagaimana kalau Hyukjae-hyung tau bahwa Sungmin-hyung mempunyai perasaan yang sama besarnya dengan perasaan yang di rasakan oleh Hyukjae-hyung ?! itu pasti lucu.

“ yah Kyu ! ini bukan saatnya untuk tertawa ! jangan sampai kau menceritakan hal ini terhadap orang lain, siapapun itu !! “

“ tapi, aku ingin hyung mengabulkan ide gilaku, bagaimana ? “

Ia menatapku dengan sebelah alis yang terangkat. Aku menatapnya dengan sebuah ‘evil-smile’ berada di wajahku.

Sungmin POV

“ hari ini, jam Sembilan di namsan tower ? untuk apa Kyu ? “

Kyuhyun hanya tersenyum lebar, “ aku mempersiapkan sesuatu yang hebat, yayya? Please…. “

“ memang dalam rangka apa ? “

Kyuhyun terus saja tersenyum lebar ke arahku membuatku sedikit merasa…, takut. Tidak biasanya ia tersenyum selebar ini.

“ ada…. Aja, yayayya ? “

Aku mengangguk ragu.

“ okeh! Dandan yang cantik eh salah dandan yang bagus, pake baju yang rapi, karna aku tidak ingin hyung melewatkan moment special ini “

*

Namsan Tower, 21:00 KST

Dan…

Disinilah aku sekarang. Akibat perkataan babo dari Kyuhyun aku sudah berada di namsan Tower. Sekarang apa ? tidak ada yang special aku rasa.

Aku memutuskan untuk di bangku panjang yang berada tidak jauh dari namsan tower. Aku mengadahkan mukaku ke atas, melihat betapa banyaknya bintang berkelap-kelip malam ini. Senyumku mengembang begitu aku mengingat anakku, Eunhyuk.

Haruskah aku menyerah?

Haruskah aku menyerah mempertahankan perasaan sepihak ini?

Aku rasa iya. Aku tau diri, ia hanya menganggapku ‘umma’-nya dan lebih memilih hidup bahagia[?] bersama Donghae. Haih, tidak apalah.. menjadi sosok umma baginya saja aku rasa itu sudah special.

DUAAAAR!!!!

Aku terlonjak dari dudukku. Kembang api tiba-tiba bermunculan di langit menghiasi malam seoul yang indah. Jadi ini maksud Kyuhyun? Ini yang telah ia siapkan ? aku tersenyum begitu melihat namsan tower bercahaya [kaya di BBF itu loh biar dapet gambaran]

Aku tersenyum.

Kyuhyun sangat ahli dalam hal seperti ini. Tapi…, ini semua dalam rangka apa? Menghiburku ? ah iya. Da pasti ingin menghiburku. Aku tersenyum kecil, Kyuhyun benar-benar magnae yang perhatian.

“ bagaimana kerja kerasku, umma ? “

Tunggu.

Aku langsung menoleh ke belakang dan melihat Eunhyuk berdiri di belakangku sambil menatap Namsan Tower, kedua tangannya berada di dalam saku celananya. Untuk apa dia ada di sini ?

Eh,

Apa katanya tadi? Kerja kerasku ? jadi, semua ini dia yang membuat ? bohong !

“ aku rasa umma tidak suka, ya ? “

“ ini semua… kau yang membuat ? “ tanyaku tidak yakin

“ memang hyung kira siapa lagi ? “

“ aku kira… Kyuhyun… “

Ia tersenyum dan berjalan duduk di sebelahku. Matanya masih menatap indahnya Namsan Tower. Apakah dia kagum dengan hasil kerja kerasnya sendiri ?

“ hyung belum menjawab apakah hyung suka atau tidak… “

Aku tersenyum, “ tentu saja aku suka, “

“ tidak kecewa setelah tau yang membuat ini aku bukan Kyuhyun ? “

“ aniyo , aku sama sekali tidak kecewa , aku malah semakin senang “

Sunyi

Aku dan dia sama-sama duduk diam menatap bintang-bintang di angkasa.  Menatap indahnya malam Seoul.

“ Hyuk, ayo kembali ke dorm, besok kita masih banyak jadwal, malam ini anginnya dingin, kau jangan sampai sakit, kalau kau sakit kan—“

Aku berhenti berbicara ketika ia memelukku secara tiba-tiba. Oh god. Jangan biarkan ia tau bahwa jantungku sekarang berdebar dua kali lebih cepat dari sebelumnya.

“ Hyung… “

“ n—neh ? “

Ia membenamkan wajahnya di dadaku dalam-dalam. Apa ? dia ada masalah ? refleks tanganku menepuk-nepuk punggungnya lembut.

“ Hyukkie? Kau ada masalah ? kenapa ? bertengkar dengan Donghae ? “

Ia menggeleng namun masih membenamkan seluruh wajahnya semakin dalam di atas dadaku dan semakin memelukku erat.

“ kenapa hyung? “ tanyanya pelan

“ kenapa ? kenapa apanya ? “

Ia mengangkat wajahnya dan menatapku tepat dimataku, “ kenapa hyung tidak pernah bilang kalau hyung juga mempunyai perasaan yang sama denganku ? “

“ eh ? “

“ aku tau dari Kyuhyun, hyung.. mencintaiku, kan? “

Aku terdiam di tempatku. Aku mencoba melepas pelukanku dari Eunhyuk namun aku rasa ia semakin mempererat pelukannya.

“ benarkan hyung ? “

Aku mengangguk pelan. Haish. Otthoke? Eunhyuk sudah tau bahwa aku suka dengannya !! tapi…, aku rasa ia sama sekali tidak terganggu dengan semua ini. Tunggu. Bukankah tadi dia bilang ‘mempunyai perasaan yang sama denganku’ ? jangan-jangan..

“ aku kira selama ini hyung hanya menganggapku seorang anak, “

Aku menatapnya heran, “ aku malah merasa selama ini kau menganggapku seorang umma

Ia memelukku erat-erat seakan-akan tidak ingin kehilanganku. Apa semua ini hanya mimpi? Apa semua ini benar-benar kenyataan ?

“ hyung, saranghae… “

Aku balas memeluknya erat, “ nado saranghae…. “

Ternyata selama ini hanya salah paham yang terjadi. Aku beranggapan Eunhyuk hanya menganggapku seorang ‘umma’ dan Eunhyuk beranggapan aku hanya menganggapnya sebagai anak. Seorang umma jatuh cinta terhadap anaknya ? aku rasa ini dosa besar.

Aku tersadar akan suatu hal. Aku melepas pelukanku dari pelukan Eunhyuk dan menatapnya sambil tersenyum jahil.

“ mau membantu umma membalaskan dendam ? “

*

Esok pagi, di dorm SuJu, kamar Kyuhyun….

 

“ HYUUUUUNG !!! DIMANA GAME-GAMEKU ?! DIMANA PSP-KU ??!!! “

Sedangkan di dalam kamar EunMin, terdengar gelak tawa setelah sukses membalaskan dendam sang ‘umma’ terhadap sang Kyuhyun.

“ inilah pembalasan telah membocorkan rahasiaku Cho Kyuhyun…., “

***

Hoahahaa.

Jujur ini Fict teraneh yang pernah saya buat. Humor kagak, bagus kagak, romance kagak, jelek mah iya-____-

Oh iya ini cuma info buat beberapa orang yang.. [maaf><!!] nggak bisa baca hangul.. :

, …. 랑해 = saranghaeyo, Sungmin-hyung.. saranghaeyo yongwonhi

4 thoughts on “Misunderstanding [Eunmin vers]

  1. hahaha ceritanya lucu ,,,,bguss bget walaupun aq lbih suka eunhae ~ kyumin tpi ini bner 2 kocax ᄏᄏᄏᄏᄏᄏᄏᄏ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s