fanfictions

My Angel–Request

Tittle : My Angel

Main Cast :

–          Anya as Jung Eunki

–          Park Jungsoo / Leeteuk

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance

Rating : G

Dc : I didn’t own anything except the plot

***

You’re my angel

You’re an angel in my heart

As time goes by,

Forever will be

***

Eunki POV

Mataku berkeliling mencari sosoknya. Sosok seseorang yang amat membuatku tersenyum setiap harinya. Seseorang yang seolah-olah memberikan semangat tersendiri untuk diriku padahal ia tidak melakukan apapun.

“ oppa ya! “ panggilku setelah melihat sosoknya

Kau tersenyum manis ke arahku memberikan ku lesung pipimu yang manis dan imut-imut tersebut. Aku membalas senyumanmu, berusaha semanis yang kau berikan padaku.

“ aku telah menunggumu dengan lama Eunki-ah, kau kemana saja?! “

“ miane, tadi ada tugas dan tidak bisa ku tinggalkan, waeyo oppa? “

“ aniyo, aku han—“

“ Teukie ? “

Kami berdua menoleh ke sumber suara. Disana berdiri seorang Kim Taeyeon, teman sekelas Leeteuk-oppa. Leeteuk berjalan ke arahnya.

“ neh? Ada yang bisa ku bantu Taeyeon-ssi? “

Taeyeon tersenyum, “ ada sedikit pelajaran yang tidak aku mengerti, bisa tolong ajarkan padaku ? “

Leeteuk nyaris mengangguk begitu tersadar disampingnya berdiri aku. Aku, Jung Eunki, yeojachingunya sendiri. Ia menatap Taeyeon dan aku bergantian dan berakhir meantapku dengan pandangan, nelangsa.

“ Eunki-ah, mianhae.. tapi, nanti saja ya.. “

Aku tersenyum, “ gwenchanayo oppa, aku mengerti, kalau kau sudah tidak sibuk kau bisa kabari aku, “

“ gomawo Eunki-ah, “

“ neh, “

Taeyeon-onnie langsung menarik lengan Leeteuk-oppa menjauh dariku. Entah hanya perasaan cemburu atau apa, tapi.. aku merasa.. Taeyeon-onnie sengaja? Ah aniyo, aku percaya dengan Leeteuk-oppa. Dia tidak akan pernah mengecewakanku.

Aku berjalan meninggalkan taman tersebut dan mulai berjalan ke arah kantin mencari dua sahabatku, Jung Hyo Jin dan Jung Hyo Ri.

***

“ hey, Eun-ah, gwenchanayo ? “

Aku segera tersadar begitu melihat sebuah tangan di goyang-goyangkan tepat di depan mataku. Aku menepis tangan tersebut jauh-jauh dari mataku.

“ Eun-ah, lagi ada masalah? “

Aku menggeleng, “ aniyo, “

“ Leeteuk-oppa kenapa lagi ? “

Aku menatap Hyo Jin dan Hyo Ri bergantian dan akhirnya memutuskan untuk tidak memberitahu mereka tentang apa yang sedang aku fikirkan saat ini. Well, aku rasa hanya kecemburuan belaka. Mengetahui bahwa Taeyeon-onnie jauh lebih cantik, lebih manis, dan lebih dewasa dariku membuatku sedikit merasa ‘tersudutkan’ ketika Leeteuk-oppa memilih untuk menemaninya.

Pikiran bodoh belaka.

“ hey, Eun-ah jangan diam saja! Kau tidak perlu malu-malu, bukankah selama ini kau yang paling memalukan di antara kami bertiga ? ceritakanlah, luapkanlah segala masalahmu terhadap kami, anggap kami tempat sampah yang paling cantik yang pernah ada “

Hyo Jin memukul kepala Hyo Ri sedikit keras, “ ya! Aku bukan tempat sampah! Jangan kau samakan aku dengan tempat bau busuk tersebut! Tiap pagi aku menggunakan parfum, dan aku mandi tidak sepertimu yang mengaku tempat sampah! “

“ hey, kau kira aku mau jadi tempat sampah ? aku juga tidak mau! Tapi berhubung teman satu kita ini sedang kesusahan, aku merelakan diriku dan menekan titik harga diriku serendah-rendahnya dan mengatakan bahwa aku lah tempat sampah, bersamamu juga pastinya! “

“ aku tidak mau, silahkan menjadi tempat sampah seorang diri “

Hyo Jin menggeser kursinya mendekat ke arahku dan sedikit menjauh dari Hyo Ri. Dan tingkah yang dilakukan Hyo Jin semakin membuat Hyo Ri naik darah.

“ apa begitu perlakuan seorang sahabat ?! aku tidak menyangka ternyata seorang sahabat seperti ini sikapnya… “

“ dan kau? Mengatakanku tempat sampah ? apa itu perlakuan sahabat ? “

Aku meletakkan tanganku di pundak keduanya dan berusaha tersenyum semanis mungkin agar mereka bisa terdiam. dan berhasil, mereka diam.

“ guys, I’m alright, ok? Jangan bertengkar ya.., kalian bukan tempat sampah kok, kalian benar-benar sahabat yang baik yang mau memperhatikanku, jangan bertengkar dong.. “

Hyo Ri dan Hyo Jin tersenyum dan mengangguk. Namun di kedua mata mereka masing-masing masih menyimpan bom waktu yang mungkin akan meledak suatu saat nanti. Tapi beginilah kami. Beginilah bentuk persahabatan kami. Selalu bertengkar bersama, tersenyum bersama, dan bersedih bersama.

***

There’s a lot of pretty girl, beautiful girl, and cute girl around me,

But I can’t fall in love with them

It cause all my heart already full of one person

That’s person is you… just you…

My angel

***

Pelajaran selesai dan akhirnya kami semua bisa pulang. Yeeey. Akhirnya hari yang panjang ini berakhir juga. Aku mengintip handphone-ku dan betapa kecewanya tidak ada satu SMS-pun dari Leeteuk-oppa.

“ mungkin ia terlalu sibuk dengan tugasnya…, “ gumamku seorang diri

Ku bereskan buku-bukuku yang berserakan sembarangan di atas meja dan memasukkannya secara rapi ke dalam tasku. Setelah merasa sempurna, aku melangkahkan kakiku keluar kelas dan berjalan pulang.

Aku menjalankan kakiku ke arah locker dan melihat locker Hyo Rid an locker Hyo Jin telah tertutup dengan rapatnya. Aku menghela nafas panjang. Aku mulai menjalankan kakiku keluar sekolah namun sebuah suara lembut mengusik rasa penasaranku.

“ Teukie-ah? “

Aku mengenal baik siapa suara ini. Suara dari seorang bernama Kim Taeyeon. Anak sekelas Leeteuk-oppa yang selalu memanggil Leeteuk dengan nama kecilnya, Teukie.

“ hmm ? ada yang tidak kau mengerti lagi ? “

Deg.

Itukan suara Leeteuk-oppa ?! jadi sejak tadi mereka bersama-sama? Jadi itu alasannya ia tidak bisa menghubungiku ?

Tenang Eunki, tenang…

Itu bukan berarti bahwa ia telah jatuh hati dengan Taeyeon-onnie, kan? Aku menarik nafas panjang-panjang sebelum memutuskan untuk tidak ikut campur lagi mengenai hal tersebut. Namun baru beberapa langkah, perkataan dari Taeyeon onnie membuatku terdiam di posisiku.

Teukie-ah, saranghaeyo…

What? Aku nggak salah dengar, kan? Aku menarik nafas panjang, sebelum memberanikan diriku mengintip bagian locker yang lain. Dan pandangan di hadapanku membuatku membeku seketika.

Leeteuk-oppa memeluk Taeyeon-onnie, erat.

***

Aku terus berlari dan berlari menembus hujan sialan yang entah sejak kapan mulai jatuh membasahi bumi. Aku tau aku salah. Aku salah besar karna aku TIDAK mempercayai namjachinguku sendiri.

Tapi,

Bukan salahku jugakan kalau aku meragukan perasaannya yang sesungguhnya setelah melihat pemandangan tersebut? Namjachinguku sendiri memeluk yeoja lain, yang bisa di bilang menjadi incaran namja satu sekolah.

Siapa yang tidak akan menderita?

Begitu sampai di rumahku aku langsung merebahkan diriku di kasur yang empuk tanpa berfikir dua kali untuk tidak mengganti seluruh pakaianku yang basah karna air. Mungkin beberapa saat lagi aku bisa terkena demam tinggi.

Biarlah,

Selama demam tersebut dapat membawa seluruh rasa sakit ini pergi, aku ikhlas demam bertahun-tahun sekalipun.

***

I didn’t doubt you,

I trust you all of my heart,

I know you love me than her,

But still…

It’s hurt me…

***

Hpku berdering berkali-kali. Tanpa melihatpun aku tau siapa yang memanggilku. Leeteuk-oppa. Aku sengaja menyeting lagu khusus untuknya. Akhirnya hp tersebut berhenti berbunyi. Namun sedetik kemudian berbunyi lagi.

“ argh, “ erangku kesal

Ku ambil hp yang sedang tergeletak manis tanpa dosa di atas meja tersebut, tanpa basa-basi aku langsung membantingnya ke lantai. Done. Bunyi tersebut akhirnya berhenti, dan aku bisa menenangkan fikiranku dengan tenang.

Aku menutup seluruh kepalaku dengan bantal tidurku. Bayangan Leeteuk-oppa memeluk Taeyeon-onnie kembali berputar-putar di otakku.

Apakah aku harus cemburu?

Apa hakku ?

Kalau memang selama ini Leeteuk-oppa tidak menyukaiku bukan salahnya juga, kan? Tapi, kalau ia tidak menyukaiku untuk apa ia menjadikanku sebagai yeojachingu-nya ?

“ hh…, “

Kepalaku terasa berat, dan terasa berputar-putar. Matakupun semakin lama semakin ingin menutup dengan sendirinya. Dan akhirnya, kegelapanpun menyambutku.

***

I felt sick,

Sick of love

Sick of loving you

But I like it,

When see your smile, laugh, etc.

I feel the pain is fade away,

Just promise me you never-ever leave me,

Oh my angel…

***

Dengan kepala berat dan berputar-putar aku mencoba menyusuri koridor sekolahku yang panjang tak terhingga. Aku berani bertaruh Hyo Ri dan Hyo Jin pasti belum datang. Tukang ngaret.

Beberapa meter lagi aku akan mencapai kelasku namun sebuah tangan yang mencengkram erat lenganku menghentikan langkahku. Aku terdiam. Tanpa menoleh aku tau siapa.

Aku tau semua tentangnya. Luar dan dalam.

“ mau apa? “ bisikku pelan,

Oh god, kenapa suaraku amat-serak ?! jangan sampai ia menyadari bahwa tadi malam suhuku naik sampai 38⁰. Aku pasti tidak bisa marah lagi jika mendengar kata-kata khawatir keluar dari mulutnya.

“ kau sakit? Mengapa tadi malam tidak menjawab telfonku? Apa kau tau seberapa khawatirnya aku? Eunki-ah, waeyo? Apa aku berbuat kesalahan ? “

Haruskah aku percaya dengan semua kekhawatiranmu ?

“ gwenchanayo, aku bisa telat oppa… aku ke kelas duluan, annyeong “

Aku berjalan meninggalkannya, membiarkannya berfikir apa yang terjadi pada diriku, mungkinkah? Ah, bodo amat. Aku terus berjalan dan berjalan akhirnya sampai di kursiku. Ku rebahkan seluruh kekuatanku di atas dua buah benda tak bergerak tersebut.

Dan lagi-lagi,

Kegelapan menghampiriku.

***

Please trust me,

I’m just loving you,

My angel, please trust me

There’s only you in my heart..

***

Bel istirahat berbunyi dan itu tandanya kami bebas dari seluruh pelajaran yang mengikat dan tersiksa seperti ini. Aku merenggangkan badanku kelelahan. Dalam kondisi seperti ini, aku masih belum bisa menerima semua pelajaran dengan otak yang baik.

“ silyehamnida, Eunki-ssi, bisa bicara sebentar ? “

Ku tatap yeoja yang tiba-tiba muncul dari sebelah kiriku entah dari mana datangnya aku tidak peduli. Yang bisa ku lakukan hanya menatap kakak kelasku ini dengan pandangan sinis.

“ mwoya? “

“ bisa bicara berdua ? tidak disini, boleh ? “

Aku berfikir sebentar. Haruskah aku menerima tawarannya ? tapi apa alasan yang harus ku berikan kepadanya jika aku menolak permintaannya ? akhirnya ku putuskan untuk mengangguk tipis.

“ ayo ke atap, “ ajaknya semangat.

Ku biarkan dirinya menuntunku dengan senyum malaikat melekat di wajahnya yang cantik. Bukan salahnya jika Leeteuk-oppa jatuh cinta dengannya dan memutuskan untuk putus denganku. Bukan salahnya…

Di atap…

“ sekarang, mau bicara apa? “

Ia tersenyum menatapku, “ kau tau, kemaren saat pulang sekolah… aku menyatakan perasaanku pada Teukie… “

Aku tersenyum kecut.

Ya, aku tau tentang itu dan kau tidak perlu bersusah-susah menceritakan semuanya kepadaku, kan? Kau mengatakan suka dengannya, dia memelukmu, dan kemudian mengatakan hal yang sama, lalu jadian, dan akhirnya aku harus putus dengan Leeteuk-oppa, kan?

Namun tiba-tiba sebuah senyum pedih dan amat menyayat hati hadir di wajahnya. Mencerminkan seberapa dalamnya luka yang ada di dalam hatinya. Huh? Bukankah yang terluka, aku ?!

“ tapi, aku di tolaknya “

Bumi berhenti berputar. Darahku berhenti mengalir. Semua terasa beku. Mwo? Leeteuk-oppa menolak Taeyeon-onnie yang cantik secantik malaikat ini?!

“ dia bilang dia tidak bisa untuk pergi dari malaikatnya, his angel, katanya ia tidak mungkin bisa menyukai orang lain selain malaikatnya tersebut, tidak akan bisa melihat ke orang lain selain dirinya, tidak bisa bahagia dengan orang selain dirinya, kau malaikatnya Eunki-ssi, malaikat yang sangat berarti untuk dirinya “

Entah apa yang harus ku lakukan. Aku hanya berdiri diam dan menatapnya tidak percaya. Benarkah itu semua Leeteuk-oppa yang mengatakan?

“ kau orang yang paling beruntung yang pernah aku temui, mempunyai sahabat yang baik, pacar yang penyayang, senyuman tidak akan pernah terlepas dari wajahmu, dan aku senang karna dengan kau tersenyum otomatis akan membuat Teukie tersenyum dengan sendirinya, “

Ia menarik nafas sedikit, “ tapi, tadi pagi… senyuman tersebut menghilang, aku tidak berani bertanya tapi aku tidak tahan untuk tidak bertanya, setelah aku bertanya aku mendapat jawaban yang paling tidak aku sangka “

Ingin rasanya aku memotong kedua telingaku sekarang dan berlari menjauh. Aku tau pasti apa yang akan di katakannya selanjutnya.

“ kau marah dengannya, waeyo Eunki-ssi? Kau cemburu karna aku? Harusnya aku yang cemburu, well, aku rasa kau tau kejadian saat aku ‘menembak’ Teukie, ya? “

Aku mengangguk pelan

“ dan kau pasti berlari setelah melihat dia memelukku, “

Lagi-lagi aku mengangguk. Ia tertawa kecil.

“ kau belum melihat sampai akhir Eunki-ssi, sekarang berlarilah padanya seperti kemaren sore kau berlari menjauhinya, cepat sebelum terlambat! “

Ia mendorong tubuhku keluar dan mengatakan bahwa Leeteuk-oppa ada di taman sekolah. Apa yang harus ku lakukan sekarang? Menuruti perintahnya? Atau malah menyia-nyiakannya ?

Satu kata segera melintas di otakku. Aku harus berlari menemuinya sebelum semuanya terlambat. Sebelum semuanya tidak bisa ku perbaiki lagi. Sebelum akhirnya ia pergi meninggalkanku.

Dan pemandangan terakhir yang ku lihat adalah, Taeyeon-onnie tersenyum manis ke arahku.

***

Aku berlari mengelilingi taman seperti biasa. Mataku selalu akan menemukan sosoknya. Seberapa tersembunyi dirinya sekalipun. Namun aku rasa untuk kali ini, mataku gagal.

Aku tidak menemukan sosoknya.

“ hh…, apakah semuanya telah terlambat? Tidak ada waktu untuk memutarnya kembali ? “

Namun sebuah lengan melingkar di pinggangku dan aku tau pasti siapa lengan tersebut. Lengan orang yang benar-benar aku cari dari tadi.

“ Eunki-ah, mianhaeyo kalau aku salah, aku tidak bermaksud melukaimu, aku tidak bermaksud memeluk Taeyeon karna aku suka dengannya, aku memeluknya karna mau mengucapkan maaf, aku meminta maaf padanya karna aku tidak dapat melepaskanmu, mianhaeyo… maafkan aku… “

Walau aku telah mendengar kata-kata yang nyaris sama tersebut dari mulut Taeyeon-onnie, aku tetap saja ingin menangis begitu mendengarnya. Dan mataku memanas dengan sendirinya.

“ jangan marah, jebal.. hansaramanneul*… “

Aku membalik tubuhku dan memeluknya erat. Air mataku telah jatuh membasahi pipiku. Aku memeluknya erat, erat dan erat tidak ingin kehilangan dirinya. Dan ia melakukan hal yang sama, memelukku erat.

saranghaeyo Jung Eunki, yongwonhi…

Well, no more doubt again. I’ll trust from now, until forever.

***

Hehe, aneh, ya?😀 Anyaaa, jelek ya? Maaf.

Kritik dan saran di terima dengan lapang dada^^

27 thoughts on “My Angel–Request

  1. Hansaramanneul itu, apa saeng artinya?

    Terus yg bhasa inggris lagu ya?
    Lagu dari sapa saeng?

    Ish, keren loh.
    Tapi untung ga ada adegan kissunya.
    Kalo ada, weuw, bakal cemburu berat dah.
    Kekeke ~
    lanjotkan berkarya saeng.
    ^^..

  2. Iyakah?
    Unn Kirain lagu.
    Soalnya bhasanya gmana gtu.
    Kekeke ~
    ckckck.
    saeng emang jagoo..

    Tobat?
    Kenapa saeng?

    1. bahasanya lebay, yah?
      hahaha, biasa aku kelewat mellow xD

      gomawo onnie, muach :*

      geli aja sih,
      tapi khusus EunHae nggak boleh nggak pake kiss, kkk~ xD

  3. Ga kok saeng, bgus kata2nya.
    Makanya eonn pikir itu lagu..

    Hwahwahwaaa.
    Kenapa?
    unn sih setuju2 aja ada adegan kissunya.
    Asal yg ngelakuin eunhae, kyumin, yewook, hanchul, kangteuk, ama sibum.
    Jangan sampe member sj ada adegan kissu sama member sj laen yg bukan pairingnya.
    Kekeke ~

      1. wkwkwkkw..
        oh iya,, unn mao post ff di blognya eonn..
        tapi ga tau bagus apa kagak..
        soalnya baru pertama kali buat ff..
        kekekek..
        ntar saeng nile yakk..
        hohohoho ~

  4. hahaha..
    Kayaknya ff eon ga ada bgus2nya saeng..
    Soalnya itu baru ff pertama eon.
    Eon jga ga bisa nulis sama sekali.
    Nulis puisi sederhana yg cuma beberapa bait aja eon nyerah..
    Tapi kali ini coba2 dulu..
    Kekek..

    Ceritanya ttg eunhae juga.
    Tapi donghaenya jadi yeoja..
    Soalnya eon paling cinta ama pairing yg ntu, walo tetep sayang kyumin.
    hehe..

    Rencananya eon mao post kemaren,
    tapi kayaknya tuh komputer tau rencana eon..
    Pas eon idupin, komputernya ga bisa idup..
    Padahal siangnya masi bgus loh saeng..
    *curcoll..
    Hikss..

    Tapi ntar kalo udah eon post bkal dikabarin kok
    hehe..

    1. ooh,
      tenang aja, kalo banyak latian pasti bisa deh^^
      tinggal semangat buat mengembangkannya aja haha

      ihiy,
      onnie Eunhae shipper atau Kyumin shipper ?

      sama aja tuh eon,
      pas kemaren aku juga kaya gitu, mau post tapi internetnya ngajak berantem
      akhirnya ngepostnya seminggu kemudian, sial banget haha
      *ikut curcol*

      sip, gomawo eon😉

      1. hahahah..
        Dua-duanya dehh kayaknya saeng..
        bukan cuma mereka berdua kayaknya..
        soalnya kalo couple2 di suju, unn suka semua..
        *serakah amat sih luu..
        kekekekek..

        kan tiap pasanga di suju punya sisi menarik semua..
        hehehe ~

      2. hihi,
        masa suka semuanya ? paling suka siapa ? salah satu dong eon~
        serakah amat, bagi-bagi lah.. haha

        yup, semua ada ciri khas masing-masing😀

  5. Eon orang batak saeng.
    Iya, gapapa kok.
    Eon juga ga tau semua bahasa suku laen..
    Hehehe ~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s