fanfictions

Eunhyuk ngambek lagi!

Tittle : Eunhyuk ngambek lagi!

Main Cast :

–          Eunhyuk

–          Donghae

–          Kibum [nama]

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Yaoi

Rating : T

Length : Oneshoot

***

” Hyung.., kau yakin nggak mau keluar kamar ? Aku memasakkan kimchi faforitmu.. Ayolah hyung , jebal.. ”

Seorang koki cilik[?] terlihat tengah mengetuk-ngetuk pintu sang dancing machine-Super Junior tersebut. Namun sepertinya semua sia-sia. Tidak ada sahutan dari ruangan tersebut.

” Wookie? Apa dia masih tidak mau keluar kamar? ”

Ryeowook menoleh ke arah Sungmin yang telah berdiri di sampingnya. Ryeowook menatap pintu di hadapannya dengan pandangan sedih dan menggeleng.

Sudah dua hari terakhir ini, Eunhyuk mengurung dirinya di dalam kamar. Pada hari pertama ia masih bersuara walaupun hanya kata “tidak” dan “malas”. Tapi semakin lama tidak terdengar suara apapun dari dalam kamar tersebut kecuali suara barang di banting.

” Apa perlu kita telfon Donghae-hyung ? Aku rasa Eunhyuk-hyung hanya rindu dengan Donghae-hyung yang akhir-akhir ini sibuk…, ”

Sungmin menggeleng, ” kalau soal itu aku yakin Hyukkie mengerti, hyukkie tidak mungkin seegois itu hanya gara-gara jadwal Donghae yang padat ”

” Lalu ? Apa alasan semua ini, hyung ? ”

” Biar aku saja yang bicara empat mata dengannya, kau tunggu di dorm atas kalau Donghae pulang suruh dia datang ke ruanganku, arachi? ”

” Ne, ”

Donghae POV

Aku menguap lebar-lebar sementara mataku masih berusaha sadar dari rasa kantuk yang mulai menyelimutiku. Sudah pukul 12 malam, namun kegiatanku baru saja selesai. Saat ku injakkan kakiku di depan pintu dorm, terlihat suasana dorm benar-benar sepi. Pasti semua telah terlelap, begitu pula dengan Eunhyuk.

Uh? Eunhyuk?

Huwe! Aku merindukannya. Sudah dua hari ini aku jarang melihatnya karna kegiatanku yang benar-benar sibuk. Dan tak ada satupun kegiatanku yang bersamaan dengan monkey-ku itu. Aku memutuskan untuk mampir sebentar ke dormnya dan melihatnya sebentar hanya untuk mengecek keadaannya.

Ah, setelah ganti baju dan mandi, aku akan ketempatnya, sekalian tidur disana ah~…

Setelah memasukkan kode yang benar, aku langsung menuju ke kamarku untuk mandi dan ganti baju. Namun, sebuah teguran dari belakangku menghentikan langkah kakiku.

” Hyung ? ”

Aku membalik badanku dan melihat Ryeowook sedang duduk di kursi tengah. Tampaknya ia kelelahan. Apakah ia menungguku ? Untuk apa ? Jangan-jangan terjadi sesuatu dengan Eunhyuk ?! Andwae!!

” Waeyo ? ” tanyaku berusaha tidak terlihat gugup

” Aniy, apa kau sedang lelah ? ”

” Kau tak perlu memasak untukku wookie, sebaiknya kau istirahat saja biar aku yang masak sendiri.., ”

Ia menggeleng, ” aniyo! Bukan itu maksudku, tapi… Aduh, bagaimana bilangnya ya ? Aish! ”

Aku berjalan mendekat ke arahnya yang terlihat benar-benar gugup saat ini. Ada apa dengan Ryeowook? Tidak biasanya ia gugup tak menentu seperti ini.

” Waeyo wookie-ah? ”

” Apa.. Apa hyung sedang ada masalah ? ”

” Ani, ”

” Sedang bertengkar? ”

” Ani, ”

” Atau jangan-jangan selingkuh ?! ”

” Seling–MWO ?! ”

Aku menatap Ryeowook tak percaya. Sedangkan dirinya hanya tersenyum-senyum tanpa dosa. Aku memukul kepalanya pelan.

” Apa kau sedang membicarakan sola ‘Lee Hyukjae‘ disini? ”

” Ne, ”

Oh god. Rasa khawatir yang sempat hilang sebentar mulai menyelimuti hatiku lagi. Ada apa? Ada apa ? Ada apa dengan Hyukjae ?

” Wae…yo? ”

” Sebenarnya pesan dari Sungmin-hyung adalah, ia menyuruhmu bicara empat mata dengannya, ”

” Tapi? ”

Ia tersenyum, ” aku tidak akan membiarkan kalian hanya berbicara empat mata, karna akulah yang pertama menemukan kondisi Eunhyuk-hyung jadi aneh, ”

Jadi aneh? Ada apa dengannya? Aish! Pabo Donghae! Dia kekasihmu sendiri tapi kau sama sekali tidak tau apa yang terjadi dengannya? Aargh!

” Me—memang , dia jadi…seperti apa? ”

” Mengurung dirinya di kamar, selama dua hari…, ”

Apa ?! Dua hari dia mengurung dirinya di dalam kamar sesempit itu ? Seorang diri ? Tidak keluar sekalipun ?!

” Dan juga tidak makan, ” ryeowook menyelesaikan kalimatnya.

Tidak makan ?! Tunggu ! Tadi Ryeowook bilang ia telah mengurung dirinya selama dua hari. Dan sekarang dia bilang, tidak makan. Itu berarti…

” Eunhyuk tidak makan selama dua hari ?!! ”

” Ne, kamarnya benar-benar tertutup rapat bahkan tidak ada tanda-tanda kehidupan sama sekali, ”

Tiba-tiba seluruh kekuatan di kakiku menghilang. Aku jatuh terduduk. Kepalaku terasa berat.
Eunhyuk mengunci dirinya selama dua hari. Tidak makan selama dua hari. Dan sekarang ? Sama sekali tidak ada tanda-tanda kehidupan.

” Aku harus kesana sekarang! ”

Aku langsung melesat ke arah pintu depan. Meninggalkan Ryeowook sendirian di ruang tamu. Bodo ah, yang terpenting sekarang adalah… EUNHYUK!

***

Aku memasukkan kode yang tepat. Setelah bunyi ‘ting’, aku mulai melangkahkan kakiku ke dalam dorm yang sepi tersebut. Aku melangkahkan kakiku menuju kamar Eunhyuk dengan amat pelan. Setelah berdiri tepat di depannya, aku hanya diam tidak bergeming.

Haruskah aku mengetuk? Bagaimana jika ia sedang istirahat?

Aku berjalan kesana dan kemari dengan gelisah. Pikiranku hanya di penuhi oleh dua kalimat ‘ketuk’ dan ‘pergi’. Aish! Kalau aku tidak mengecek keadaannya aku bisa gila. Tapi kalau aku mengetuk bagaimana jika aku mengganggu tidurnya?

^cklek…^

Seorang laki-laki berpinggang ramping keluar dari kamarnya. Wajahnya terlihat lemas, matanya sembap, dan pipinya masih berbekas air mata, rambutnya lepek, dan tangannya bergetar. Dan sepertinya ia tidak menyadari keberadaanku.

” Hyuk? ” panggilku pelan,

Ia menoleh ke arahku. Matanya membelalak kaget dan segera membalik badannya untuk masuk ke dalam kamar. Dengan sigap, ku tarik tangannya dan ku genggam erat-erat agar ia tidak pergi.

” Kau kenapa hyuk? ”

Ia diam. Aku terus menatap badannya yang masih membelakangiku, menunggu jawaban pertanyaanku dari mulut kecilnya. Tapi beberapa menit berlalu dan keheningan masih menyelimuti.

” Hyuk? Kau ada masalah? Kenapa tidak cerita denganku? Atau kau tidak percaya lagi denganku? ”

Tetap diam. Namun kali ini ia mencoba melepaskan tangannya dari genggamanku. Ku pererat genggamanku tidak membiarkan tangannya meninggalkanku. Aku menatapnya kesal.

” Hyuk… Waeyo? Kau kenapa ? Marhaebwa!! ” tanpa sadar aku membentaknya,

Ia berhenti memberontak, namun sekarang punggungnya bergetar dan bahunya bergetar. Shit! Tanpa melihatpun aku tau dia menangis.

” H-Hyuk? ”

Tiba-tiba ia membalikkan badannya dan dengan gerakan kilat memelukku, tangannya ia lingkarkan di pinggangku dengan erat, sementara ia menangis di dadaku.

” Waeyo? ” tanyaku lagi, kali ini dengan lembut

” A..aku…*hiks*… Aku… ”

Aku melingkarkan lenganku di pinggangnya lembut, ” kita bicarakan di dalam saja, ya? ”

” Ka..kamarku.. Berantakan, ”

” Bagaimana bisa? Bukannya kau paling tidak suka melihat barang-barangmu berantakan? ”

Mendengar perkataanku, ia malah menangis semakin kencang dan semakin membenamkan wajahnya di dadaku. Aku mengusap-usap punggungnya lembut.

” Ayo masuk, biarkan saja kamarmu, oh? ”

Dia mengangguk dan mulai melepaskan kepalanya dari dadaku. Aku menuntunnya masuk ke dalam kamarnya. Dan tangannya, tidak pernah ia lepaskan dari pinggangku sedikitpun.

***

Ternyata benar kata Eunhyuk, kamarnya benar-benar berantakan dan terlihat jelas kalau ini BUKAN kamar Eunhyuk yang sebenarnya. Ku rebahkan badan Eunhyuk di atas tempat tidurnya yang tak jauh berantakan dengan keadaan kamarnya.

” Berantakan, kan? ” tanyanya memecah lamunanku

Aku tersenyum dan menggeleng pelan. Ia membalas senyumanku kecil. Sepertinya ia sudah lebih tenang dari sebelumnya. Aku menatapnya lembut sebelum akhirnya memutuskan untuk mengambilkan air putih untuknya.

Belum sempat aku meraih kenob pintu, kurasakan tubuh Eunhyuk memelukku dari belakang. Erat, sangat erat. Ia membenamkan wajahnya di punggungku.

” Jangan pergi.., jangan tinggalkan aku sendiri…, ”

Sebuah isak tangis keluar dari mulutnya. Aku membalik badanku dan meletakkan tanganku di kedua pipinya. Ku tatap dirinya lembut.

” Hyukkie.., aku hanya ingin mengambilkanmu air putih.., tunggu sebentar, ya? Aku janji aku pasti kembali.. ”

Ia menggeleng cepat, ia meletakkan tangannya di atas tanganku yang berada di pipinya dan menggenggamnya lembut. Matanya menatapku. Tepat di mataku.

” Aku tidak butuh air putih.. Aku butuh dirimu, Hae… ”

Aku menghela nafas dan tersenyum kecil. Aku mengangguk dan kembali membimbingnya untuk duduk di tempat tidurnya. Kali ini, Eunhyuk sama sekali tidak melepaskan tangannya dari tanganku. Sebenarnya.., apa yang ia takutkan ?

” Hyukkie, sebenarnya kau kenapa? Mianhae aku baru tau dari Wookie kalau dua hari ini kau berubah menjadi sedikit aneh dan mengurung dirimu di kamar.. ”

” Gwenchana.. Aku tau, bukan salahmu jika jadwalmu sangat padat.. ”

Suaranya yang amat-sangat serak membuatku semakin merasa bersalah. Berapa jam ia telah menangis dua hari ini? Berapa jam ia tersiksa di ruangan tertutup ini? Aku menatapnya, kesedihan benar-benar terpancar di kedua mataku. Aku tidak bisa menutupinya. Menutupi bahwa aku sedih melihatnya seperti ini? Mana mungkin aku bisa!

” Jadi.. Kau kenapa Hyukkie? Ada masalah apa? Kau bisa menceritakannya padaku.. ”

Ia menunduk dan tangannya semakin menggenggam tanganku erat, ” aku… Tidak ingin kehilanganmu Hae.. ”

” Tapi kau kan tau, aku tidak akan pernah meninggalkanmu Hyukkie.. ”

” Aku… ”

Kata-katanya berhenti saat isak tangis kembali keluar dari mulutnya. Aku melepas genggaman kami dan berjongkok di depannya menghapus air mata yang keluar dari ujung matanya.

” Katakan padaku apa yang membuatmu menjadi seperti ini ? ”

” Elf…. ” ucapnya dengan suara parau

Elf ? Ada apa dengan Elf ? Dan apa hubungannya Elf dengan ‘ia takut kehilanganku’ ?

” Memang kenapa ? ”

Ia tidak menjawab melainkan mengambil laptop hitamnya yang berada di atas meja. Ia menyerahkannya kepadaku. Ku ambil laptop tersebut dengan tanda tanya memenuhi kepalaku.

” Buka saja, masih stand by.. ”

Aku duduk di tempat tidur Eunhyuk dan membuka layar laptop. Sementara Eunhyuk merebahkan kepalanya di bahuku. Beberapa menit berlalu dan laptop tersebut mulai menampilkan layarnya.

” Top Twitter Lovers? ”

Aku menoleh ke arahnya bingung, ” apa ini ? ”

” Pemilihan couple terbaik di Twitter.. Entah siapa yang mengadakan, ”

” Maksudmu.. Ada EunHae begitu ? ”

Ia mengangguk. Ia bergelut manja di lenganku. Kalau memang ada EunHae kenapa dia harus sedih? Bukankah dia yang paling aktif soal EunHae ?

Aku memutuskan untuk mencari jawabannya di laptop tersebut. Setelah membaca judul awal, aku merasakan mataku telah salah membaca. @ikmubmik dan @donghae861015 peringkat pertama dengan perolehan suara sebanyak 13527??! Sedangkan @AllRiseSilver dan @donghae861015 meraih peringkat dua dengan suara 9314 ??! WHAT THE ?!

” Elf tidak menyukai Eunhae… ”

Suaranya memecah keheningan yang tertimbul di antara kami. Aku menoleh ke arahnya dengan tanda tanya masih bersarang di otakku,

” Tidak ada yang menginginkan Eunhae.. Semua ingin Kihae.. Bukan Eunhae.. ” lanjutnya dengan suara yang lebih parau

” Jadi ini alasanmu mengurung diri selama dua hari ini ? ”

” Ne, ”

Aku menutup laptop tersebut dan meletakkannya di meja terdekat. Ku balikkan badanku menghadap Eunhyuk yang (lagi-lagi) terisak pelan.

” Tidak ada yang menginginkan Eunhae menjadi kenyataan… Semua ingin Kihae.. Kau bersama Kibum.. Bukan bersamaku… ”

Sebuah air mata menetes dari ujung matanya. Aku menghela nafas pelan. Ku raih dagunya dan menghapus air mata yang seakan-akan tidak pernah berhenti sejak dua hari terakhir ini.

” Dan kau sedih karna itu ? ”

Ia mengangguk pelan. Aku tersenyum dan menariknya ke dalam pelukanku. Aku belai rambutnya pelan. Ku hirup aroma strawberry yang tercium dari rambutnya dengan sayang.

” Hyukkie… Sayangku… Apapun kata Elf aku tetap hanya ingin bersamamu, apapun kata Elf aku tetap hanya akan mencintaimu, siapapun yang di inginkan oleh Elf.. Aku hanya menginginkan dirimu, dan bahagia denganmu.. ”

Aku mempererat pelukanku dengan penuh kasih sayang. Dan ia semakin membenamkan wajahnya di dadaku. Aku mengusap punggungnya lembut.

” Hyukkie.. Percayalah, hanya ada Hyukjae untuk Donghae, bukan Kibum untuk Donghae.. Selamanya.. Hanya Hyukjae dan Donghae ”

Ia mendongak dan menatapku, ” benarkah ? ” tanyanya polos

Aku tersenyum dan mencium dahinya lembut, ” ne, saranghaeyo.. Lee Hyukjae, yongwonhi.. ”

Ia melingkarkan lengannya di pinggangku erat, dan membenamjan wajahnya di dadaku. Dengan ekor mataku, aku bisa menebak bahwa ia sudah membaik dari sebelumnya.

” Kau benar-benar tidak akan jatuh cinta dengan Kibum, kan? ”

” Geuraeyo, kenapa kau bertanya begitu? ”

Ia melepas pelukannya dan menatapku. Ia menatapku dengan mata polosnya lalu memanyunkan bibirnya.

” Habis.. Dulukan Hae deket sama Kibum.. Hae juga pernah fanservice sama Kibum.. Ditambah senyum Kibum itu senyuman yang mematikan.. Siapa yang tidak akan jatuh cinta dengannya? ”

Aku mengecup bibirnya sekilas, ” Lee Donghaelah yang tidak jatuh cinta dengannya, ”

” Tidak pernah sama sekali ? ”

Tidak, ”

” Sedikitpun ? ”

Tidak, ”

” Walaupun kalian sangat-sangat dekat tidak pernah ada rasa special ? ”

Tidak, hanya dengan Lee Hyukjae aku merasakan sesuatu yang special, ”

” Serius ?! ”

Aku menatapnya seolah-olah sedang kesal, ” oh.. Jadi kau ingin aku pernah menyukai Bummie? Arasso, aku bakal suka Bummie setelah ini, tapi jangan menyesal loh ya.. ”

Saat aku hendak berdiri, tiba-tiba ia melingkarkan lengannya di pinggangku erat dan menarikku sehingga aku jatuh terduduk di pangkuannya. Lagi-lagi, ia membenamkan wajahnya di punggungku. Aku tersenyum puas.

” Kenapa Hyukkie? ” tanyaku jahil,

” Aku bercanda.. Jangan pergi… ”

” Tadi kau yang seolah-olah menyuruhku pergi ? ”

Ia menggeleng, ” aniyo! Aku hanya bercanda! Jangan pergi Hae… ”

Aku membalik badanku dan menatapnya. Ku sodorkan jari kelingkingku ke arahnya, ” Aku janji hanya ada kau di hatiku, ”

Ia menautkan jarinya di jariku, ” yaksok? ”

” Yaksokhae, ”

Hanya Donghae untuk Hyukjae, ”

” Dan hanya Hyukjae untuk Donghae… ”

Selang beberapa menit kami hanya diam dan saling memandang satu sama lain. Suasana diam, yang terdengar hanya bunyi detak jantung masing-masing.

Entah siapa yang memulai, kami mulai mendekatkan wajah seolah sama-sama tertarik oleh magnet yang tercipta. Aku memejamkan mataku begitu merasakan nafas Eunhyuk menyentuh pipiku dan membuatku semakin hilang akal.

Sedikit lagi, bibir kami akan saling menyentuh. Mengirimkan sinyal-sinyal cinta ke dalam hati kita. Beberapa centi lagi bibir kami menempel dan….

KRUYUUUK~

Aku menarik diriku dan menatap Eunhyuk yang sedang tertunduk malu.

” Mianhae.. Aku.. Lapar… ”

Aku memanyunkan bibirku, ” padahal sedang romantis-romantisnya… ”

” Mianhae…, aku belum makan… ”

” Gwenchana, aku tau kau belum makan selama dua hari, ayo makan! ”

Aku menarik tubuhnya keluar dari kamar yang tidak bisa di sebut kamar tersebut. Ia menurut saja di belakangku.

” Hae? ”

” Hmm? ”

Ku balik badanku dan dengan gerakan kilat…

~CUP~

” Itu untuk yang sekarang, nanti malam yang benar ya! ”

Aku tersenyum. Akhirnya, sang Eunhyuk sudah bahagia lagi, dan tentu saja.. Siap-siap untuk member lain akan menerima keributan dari dua couple berulah ini. Selamat untuk Lee Donghae yang berhasil membuat kembalinya Lee Hyukjae!

***

End . Cuma sekedar info, ini curahan hati author sendiri yang kecewa setengah mati tau kalo Eunhae kalah dari Kihae T.T

Well ,

Mau itu Kihae yang menang , mau SiHae yang menang , di hati sang author tetap Eunhae yang menang! Hahahaha /slap

60 thoughts on “Eunhyuk ngambek lagi!

  1. wah, itu bukan cuma curahan hati author.
    Ak juga begitu.
    Sempet sedih sih gara2 banyak yg suka kihae.
    Mau gimana lagi, itu kan hak mereka.
    Yg penting ak tetep cinta Eunhae~
    ficnya bagus.
    Hae disini romantis dah, gombalnya keluar waktu ngehibur hyuk..
    Buat fic ttg Eunhae yg banyak ya, chingu~

    1. hihi,
      aku malah sedih banget, jadi galau-_- apa sih bagusnya Kihae? waktu itu aku malah sampe mikir kaya gitu saking jengkelnya. tapi yah, suka-suka mereka,
      EunHae tetep nomer satu buat aku! ^^

      sip, nggak perlu di suruh kayanya deh haha

  2. Lah eunhae kalah ????? Baru tau ane .
    Sebenernya yang aku takutin tuh pas kiibum balik ke SJ , jgn jg nanti KiHae kembali dan eunhae ilang T^T apalagi kalo sampe pas ss4 kebanyakan fanservice KiHae ;_____; andwaeeeee!!!!! Eunhae no 1 !!!!

    1. NO WAY!!
      walaupun Kibum balik bukan berarti Eunhae fanservice bakal hilang dan bakal di ganti ama Kihae !!
      nggak terima ! nggak terima !
      huaaaaa T^T Eunhae ! tetep Eunhae!!

  3. hai,… eunnie,…. q reader baru nie,.. * baru komen maksudnya* tambahin,…. tambahin lagi dong story tentang EunHae nya, keuren banget,…. padahal jelas2 dbilang mereka pasangan sesama jenis, bukannya jadi jijik, tapi malah terharu liat ktulusan cinta mereka,… * mata berkaca kaca*
    oh ya blue tomorrownya ko gak dilanjut2 sie,……….. lanjutin dong kan lagi seru2nya,…..
    gomawo,…….

    1. hai saeng🙂 semoga kamu sering-sering baca FF ‘fail’ aku ya~
      tenang aja, kalo soal FF Eunhae udah sedia di otak aku sampe kapan aja, hahaa
      iya,
      lagi ngestuck! nanti malem deh aku coba ngebuat , semoga dapet ide yah^^

      sekali lagi, gomawo…🙂

  4. Iya.
    Yang masih kayak anak2 kan si Hae, si hyuk biasanya ikhlas aja kalo si hae kambuh.
    Kekek ~

    Tapi si hyuk kadang juga sih saeng.
    Kayak waktu dilarang makan permen loli itu looh.
    Kan disitu si hyuk tingkahnya kayak anak2 tuh.
    Wkwk..

    1. haha,
      kan bagi Hyuk, yang penting bersama ama Hae itu yang paling penting
      kekekek~

      ooh, yang itu!
      haha, pengen deh rasanya liat ekspresinya Hyuk pas permen loli itu,
      sepertinya imut-imut begityuh xD

  5. Iya saeng.
    Unn juga penasaran liat muka hae pas minta permen loli si monyet.
    Pasti ekspresinya kayak anak2.
    Hahahah.

  6. Hahah. Eon cuma punya foto si monyet pas makan ice cream ato apalah, Eon gak jelas liat apa yg dimakan si eunhyuk..
    Soalnya di tag di fb eon, padahal eon bukanya dari hape.
    Lucu saeng.
    Eunhyuknya kayak masih anak2.
    Wkwkw.

      1. iya saengg.. serem baangett..
        matanya itu loohh..
        dibuat machoo,, tapi eonn lebih suka eunhyuk yang duluu..
        hehhe ~

      1. *ikut curcol(
        hehe, aku malah lebih parah lagi. cuma ngeliat mereka duduk sebelahan aja kalo itu bukan eunhae pasti aku kesel sendiri

  7. oalah ternyata hyukkie ngambeknya gara2 begituan toh😮
    kirain hae nya selingkuh gitu ama kibum #plakkk
    setuju deh ama author mau ada sihae,kihae,ato apalagi dah tu yang utama mah tetep EUNHAE… *toss bareng author*

    1. buahahaha,
      nggak bakal lah, kalo emang si hae selingkuh ama kibum, bakal author hancurin duluan ituh hubungan xD
      *toss bareng kamu* muahaha, EUNHAE FTW<3

  8. ANNYEONG…………………..reader baru….
    hehehehe mian capslock ke injek chocho….
    q suka ff saeng…q jg eunhae/haehyuk shipper….
    hae mending jngan macem2 dech jngan ampe brani2 ningalin hyukppa….
    kalau ampw kwjadian awas j….#evil smirk……

  9. Apa2an ini… Tetap kihae no 1… Ga tergantikan..
    Ini semua hanya fanfic, bukan sebenarnya..
    Hahaha,, maaf ya cuma mengeluarkan isi hati,, kita sama2 berpendapat😀 kibum comeback.. Yeeaahh

    1. hihihihi n_____n maaf, kamu salah masuk blog. disini khusus “EunHaeHyuk” so no offense, bukan “KiHae” yang nomor 1 disini n__n
      sorry, cuma mau mengeluarkan isi hati juga :* byebye~

  10. Eunhyuk n Donghae forever!!!!!,,, sebodo tuinglah mreka bilang kihae,,,
    orang dua itu kpan sih nikahnya??????,,,
    mreka tmbh hobi pamer kemesraann,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s