fanfictions

Blue Tomorrow [Part 4]

Tittle : Blue Tomorrow [Part 4]

Main Cast :

–          Eunhyuk

–          Donghae

–          Hyun A

Pairing : Eunhyuk/Donghae, Eunhyuk/Hyun A,

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Yaoi

Rating : T

Length : Chaptered

Part : PrologPart 1Part 2Part 3 │ Part 4

A/N : sorry for long update, and thanks for waiting for :’)

***

Eunhyuk POV

Kami semua berkumpul di pinggir kolam renang menunggu instruksi selanjutnya. Aku menoleh ke kanan dan ku lihat Donghae sedang asyik bermain bersama Minho dan Nichkhun. Ku toleh ke kiri, ku lihat Hyun A sedang duduk sendirian, mukanya terlihat suntuk. Eh? Ada apa?

Aku berjalan menghampirinya, “ waeyo Hyun? “

Ia mendongak. Ups. Sepertinya ada yang salah dengan dongsaengku satu ini. Matanya memerah, terlihat jelas ia habis menangis. Inikan baru pagi ? kenapa dia menangis ? jangan-jangan…

“ hey, ada apa dengan dia ? “

Dengan gerakan kilat ia memelukku erat. Ia menyembunyikan wajahnya di antara leherku. Walau ia tidak menangis aku tau apa yang akan dia lakukan selanjutnya. Menangis. Ku lingkarkan tanganku di pinggangnya, dan mengusap-usap rambut panjangnya.

“ ish, waeyo ? uljima yha.. “

“ op..pa… oppa… “

“ katakan padaku sebenarnya ada apa di antara kau dan dia,

Ia mempererat cengkramannya di bahuku. Ayolah katakan sesuatu… ada apa? Aku bisa gila kau tau ? tiba-tiba aku merasakan tatapan membunuh dari arah kiriku. Tatapan membunuh? Tunggu! Apakah.. apakah Donghae sedang melihat ke arahku ? wait…

Donghae!!

Cepat-cepat aku menoleh ke arah kiri. Sial! Ternyata Donghae benar-benar melihat ke arahku! Namun sedetik kemudian, ia berpaling kembali kepada Minho dan Nichkhun. Aish, apa yang telah kau lakukan Eunhyuk ?! memeluk yeoja lain di depan kekasihmu sendiri ?! tepat di depan matanya ?

Aku menghela nafas panjang. Sekarang mana yang lebih penting ? Hyun A yang sedang menangis di pelukanku.. atau Donghae yang sedang marah di sana? Sekarang mana yang lebih penting ? perjanjian.. atau perasaan? Mana yang lebih penting ? sahabat.. atau cinta ?

Hyun A sahabatku, tapi bukan pacarku.. tapi… Donghae memiliki keduanya. Dia sahabat terbaikku, dan juga dia pacar terbaikku. Mana yang lebih penting sekarang ?!

dia membenciku, “

Aku mengalihkan pandanganku ke arah Hyun A yang tiba-tiba berbisik pelan, “ neh? “

“ tadi pagi.. sebelum kami disuruh berkumpul, saat aku baru bangun, dia tiba-tiba mengirimiku sebuah pesan singkat, dia bilang.. dia membenciku, “

“ tidak mungkin, bukankah kau sendiri yang bilang saat di pesawat dia benar-benar baik kepadamu ? bukankah kau juga bilang selama ini kalian memang sangat dekat ? “

Ia menggeleng perlahan, “ mollaso.. mungkin.. dia sedikit tertarik dengan yui.. “

“ yui ? “

“ kau lihat saja nanti, dan.. ku rasa kau harus berhati-hati dengan Hara… “

“ Hara ?! “

Ia mengangguk dan berlalu meninggalkanku. Pikiranku beradu dalam diam. Hyun A , dia , Yui , Hara ? apa hubungannya semua ini dan juga.. kenapa aku harus berhati-hati dengan Hara ? ugh! Aku duduk di pinggir kolam renang, merebahkan badanku. Entah kenapa aku merasa kepalaku amat pusing.

“ jangan tidur sembarangan ahjussi, “

Suara itu! Aku membuka mataku dan menemukan Donghae sedang tersenyum lebar ke arahku. Ku toleh kanan dan kiri setelah merasa aman, aku menarik Donghae kedalam pelukanku.

mianhaeyo…

“ untuk ? “

“ semuanya, “

Sebelum ia bisa membuka mulut sang pemimpin acara telah berteriak-teriak menyuruh kami semua untuk berkumpul sesuai kelompok yang telah di tetapkan. Donghae segera kembali ke tempat awalnya, disamping Minho dan Nichkhun. Huh? Kelompok? Aku membeku di tempatku. Kata-kata Hyun A terngiang-ngiang di telingaku.

“ kau lihat saja nanti, dan.. ku rasa kau harus berhati-hati dengan Hara… “

Gyaaaah!!! Bagaimana bisa aku melupakan hal SEPENTING ini ?! Hara! Benar! Donghae berpasangan dengan Hara. Dan aku berpasangan dengan Lizzy. Tapi.. hanya berpasangan, kan?

“ ya! Eunhyuk-ssi, bisakah sehari saja kau mendengarkan ketika kami memberikan instruksi ? ketika yang lain sedang berbicara, kenapa kau malah terdiam mematung disana ?! cepat kemari! “

“ ah, mianhae.., “

Aku berdiri dan membungkuk-bungkukkan badanku sopan. Aku berjalan berkumpul bersama kelompokku dan berdiri di samping Lizzy, partnerku. Ku lirik ke arah Donghae, masih aman. Ku kembalikan pandanganku ke instruktur di depan.

“ jadi, setelah kalian berlari melewati balon kuning tersebut.. kalian harus mengambil kertas hitam yang di gantung di atas sana, “

“ dengan cara apa? “ tanya seseorang,

“ terserah, kalian bebas melakukan seperti apa saja, selama kalian bisa mengambil kertas hitam tersebut maka kalian menang, “

Aku menoleh ke arah Lizzy, “ menurutmu.. cara apa yang akan digunakan ? “

Ia mengangkat bahunya pelan, “ mungkin…, seperti yang sedang mereka lakukan itu? “

Lizzy menunjuk ke sebelah kiri. Dalam hati berkali-kali ku panjatkan do’a ku harap yang sedang berlatih bukanlah Donghae dengan Hara. Aku membalikkan badanku dan melihat Minho dengan Krystal tengah berusaha menggapai kertas tersebut.

Sejak kapan permainan ini di mulai ?

Pertanyaan tersebut terlintas di kepalaku namun sedetik kemudian menghilang tertiup angin. Pemandangan dihadapanku membuatku terdiam seketika. Krystal tengah duduk di bahu Minho, astaga… astaga… apakah.. APAKAH KAMI HARUS SEPERTI ITU ?!

Dan yak! Berkat kecekatan Krystal dan kekuatan Minho, mereka berhasil mengalahkan kelompok kami. Ia mengambil kertas hitam tersebut terlebih dahulu. Namun, sekarang itu bukan fikiranku. Fikiranku kembali terfokus pada Donghae dan Hara yang tengah bersiap-siap menjadi pemain selanjutnya.

Donghae jangan bilang kalau…

Permainan dimulai. Donghae dan Hara berlari sambil bergandengan tangan, setelah itu mereka sama-sama masuk ke dalam air, dan mulai menuju kertas-kertas hitam yang di gantung tersebut. Donghae masuk ke dalam air, dan Hara naik ke pudak Donghae. Dan selanjutnya, aku tidak tau.

Aku berjalan ke belakang, mencoba menghilang dan menenangkan fikiranku. Saat aku tengah asyik dengan kesendirianku, entah darimana datangnya tiba-tiba Hyun A sudah duduk di sampingku. Aku tersenyum kecil ke arahnya.

“ cemburu, huh? “

“ cemburu? Dengan siapa ? “

Ia menggerakkan dagunya ke arah Donghae. Aku tersenyum kecil, dan menggeleng perlahan. Seperti kata Teukie-hyung, jangan sampai ada yang mengetahui bahwa aku dan Donghae berpacaran. Hyun A tertawa kecil. Ia mengibaskan rambut merah panjangnya ke belakang punggungnya.

“ apa tidak ada yang mengingatkanmu bahwa kau sangat payah dalam hal berbohong, oppa? Aku sudah mengenalmu sejak lama, dan aku yakin seratus persen bahwa kau cemburu dengan Hara, hm? “

Aku menelan ludahku, “ kenapa aku harus cemburu? Donghaekan bukan siapa-siapaku, “

“ kau kira aku percaya begitu saja denganmu, oppa? Kau tidak perlu khawatir, aku sudah tau tentangmu dan Donghae, melihat dari fanservice kalian aku bisa menebaknya, pandangan matamu saat melihat ke arah Donghae sama seperti pandangan dia ke arah Yui…, “

“ Hyun… “

“ apa benar dia menyukai Yui, oppa? “

Aku menggeleng cepat, “ tentu saja tidak! Dia pasti menyukaimu, aku yakin, “

“ lalu kenapa dia membenciku ? “

“ menu—“

“ SELAMAT !! pasangan yang menang kali ini adalah Donghae-Hara !! “ sang MC berteriak membuatku berhenti berucap

Donghae menang dengan Hara? Oh, Hyukjae… ini hanya permainan! Kau harus professional ! kau tidak boleh egois. Kau pasti bisa.

“ kalian mesra sekali tadi? Sepertinya kalian cocok, jadian saja… “ ujar beberapa kru ke arah Donghae dan Hara

Sedangkan reaksi mereka? Hanya tersenyum malu-malu. Ku gigit bibirku kuat-kuat. Tidak! Jangan bertindak bodoh Hyukjae! Jangan pernah bertindak bodoh!

donghae… , “

Aku tidak ingin honeymoon ini lagi. Aku ingin pulang. Pulang dan tidur. Tidak ada masalah. Tidak ada perjanjian. Tidak ada cemburu. Tidak ada yeoja sama sekali. Aku bangkit dan segera menarik tangan Lizzy.

“ ayo main! Aku ingin menantang Seungri! “

Aku langsung menarik tangan Lizzy menuju arena. Tidak memperdulikan tatapan memelas dari orang di belakangku.

***

Malampun tiba.

Aku merapatkan jaket abu-abuku. Sial, malam-malam begini kami masih disuruh berkumpul ? untuk apa ? apalagi acara yang akan di adakan ?! argh. Aku menoleh ke arah Donghae yang tengah duduk amat jauh dariku, disamping Minho.

Dari tadi ku perhatikan, ia sengaja ‘bermain’ bersama Minho. Entah memeluk, entah memainkan jarinya, entahlah apapun itu. Dan yang terakhir..

Ia menggigit baju Minho!

Aish. Lee Donghae! Kau mau membuatku cemburu, huh? Apa kau tidak tau bahwa aku telah amat cemburu karna sikapmu dengan Hara tadi? Yah, ku akui aku juga salah ambil langkah menarik Lizzy untuk bermain.

Tapi hey! aku bermain demi Hyun A! dan aku juga sama sekali tidak berhasil mengangkat Lizzy, kan?! Bahkan aku melihat kau tertawa paling keras di antara yang lainnya saat aku kalah dari Seungri. Padahal akukan ingin membuatmu cemburu juga…

Aku melirik ke arahmu lagi, dan kau tetap bermain dengan Minho. Lee Donghae! Awas kau! Saking kesalnya aku memukul lengan Minho.

“ ya hyung! Kenapa kau memukulku ?! “

Aku mengabaikannya. Rasakan itu Minho jelek! Kau kira karna kau adik ke sayangan Donghae , maka Donghae akan segera berpaling ke arahmu begitu ? No way! Tiba-tiba sebuah tinju mendarat di lenganku.

“ ya! Mengapa kau memukulku ? “

“ karna kau memukulku pertama kalinya, “

“ aish kau! Rasakan ini! “

Aku kembali memukul lengannya. Dari ujung mataku ku lihat Donghae tersenyum jahil. Aku sepertinya tau apa yang di rencanakan ikan gila ini.

“ sudahlah Minho-ah, kau main saja denganku, abaikan monyet itu.. “

Ia kembali bermain-main bersama Minho. Bahkan kali ini lebih mesra dari sebelumnya. Aku nyaris memukulnya lagi jika suara MC tidak menggema di seluruh ruangan. Aku menatap Donghae untuk terakhir kalinya,

awas kau Lee Donghae,

Donghae POV

Aku tersenyum dalam diam. Yeah, aku tau monyet itu tadi pasti cemburu saat melihatku bersama Hara. Tapi apa boleh buat. Toh ini semua karena pekerjaan. Jika tidak ada kata pekerjaan aku tidak pernah mau melakukan itu, kecuali dengan satu orang.. Lee Hyukjae

“ yak! Kali ini, tidak ada yang special, hanya menghabiskan waktu berkumpul bersama.. kalian bisa bercanda tawa, terserah, di beri waktu bebas, karna besok masih banyak kegiatan yang harus kita lakukan, “

Kalau bebas kenapa tidak di kamar saja?

Ups. Sepertinya Eunhyuk telah menularkan otak yadongnya kepadaku. Aish, donghae, apa yang kau pikirkan di saat seperti ini. Setelah sang MC pergi, aku memutuskan untuk berjalan mendekati Eunhyuk. Tapi ternyata ia malah berdiri dan menghampiri Hyun A.

Lagi ?!

Sebenarnya ada apa antara Hyun A dengan Eunhyuk ? selama ini mereka tidak pernah sedekat ini. Walaupun berada di atas satu panggung sekalipun. Dan.. aku merasa, seharian ini wajah Eunhyuk dan wajah Hyun A sama-sama frustasi.

Hey guys.. bukankah yang frustasi disini adalah aku ?!

“ dia lagi hyung? “

Aku menoleh ke arah Minho, “ uh? “

“ Eunhyuk lagi? “

“ apa maksudmu dengan kata ‘lagi’ ? “

“ aniyo, lupakan saja, “

Minho berdiri dan berjalan ke arah Nichkhun yang tengah ber’gosip’ ria dengan Changsung serta Jinwoon. Dan aku? Apa yang harus ku lakukan sekarang?

“ hyung.. ? “

Aku membalik badanku. Eh? Seungri?

“ neh? Ada yang bisa ku bantu? “

“ boleh aku bertanya satu hal ? “

“ apa? “

“ apakah… Eunhyuk-hyung punya perasaan dengan.. HyunA ? akhir-akhir ini ku lihat mereka sangat dekat, kau kan sahabatnya siapa tau dia pernah menceritakan soal ini kepadamu, “

Eunhyuk suka Hyun A ? tidak mungkin!

Aku menggeleng penuh dengan keyakinan, “ tidak mungkin dia menyukai Hyun A, “

“ wae ? “

Nyaris saja aku mau berkata karna Eunhyuk pacarku. Apa reaksi Seungri jika aku berkata seperti itu ?! Aku tersenyum perlahan, ketika sebuah ide hinggap di kepalaku.

“ sebelum aku menjawabnya, kenapa kau menanyakan hal ini? “

“ eh? “

“ memang kenapa kalau Eunhyukkie suka Hyun A? ada masalah dengan hal itu? “

“ chogi.. uhm.. aku… “

“ kau suka Hyun A ya? “

***

Kamar…

“ Hyukkie? Kau sudah tidur? “

Aku duduk di pinggir tempat tidurnya dan menggoyang-goyangkan bahunya berusaha membangunkannya. Tapi sepertinya dia belum tidur deh,

“ Hyukkie? “

Ia menoleh ke arahku, “ eh? Oh Hae, mianhae aku ketiduran.. “

“ gwenchana, kau sepertinya kelelahan, waeyo ? “

“ gwenchanayo, kau belum mau tidur ? bukankah besok kita punya kegiatan, ya? Apa kau tidak takut dimarahi lagi ? sudah dua kali loh kita dimarahi, “

Aku menggeleng pelan, “ aku tidak mengantuk, tepatnya belum “

Ia kembali memejamkan matanya. Sepertinya ia benar-benar mengantuk. Haruskah aku bertanya sekarang? Tapi.. melihat dia yang sedang mengantuk berat seperti ini membuatku sedikit.. tidak ingin mengganggunya.

“ Hyukkie.. “

“ hng? “

“ kau.. suka Hyun A ? “

Mendengar pertanyaanku mata Eunhyuk langsung terbuka lebar. Bahkan ia terbangun dari tidurnya dan duduk menghadapku.

“ kenapa kau bertanya seperti itu? “

“ well, kalian terlihat menyukai satu sama lain, “

Ia menyentuh pipiku dan menatap mataku lembut, “ Hae.. aku hanya mencintamu ingat itu, aku sama sekali dan tidak pernah menyukai Hyun A, ia sudah aku anggap seperti adikku sendiri, “

“ tapi.. “

“ ssh…, “

Ia mencium bibirku singkat. Walau hanya sebuah kecupan, aku merasakan seluruh perasaan khawatirku terbang menghilang. Tidak ada keraguan lagi.

“ percayalah padaku, ne? “

“ arasso… “

Ia tersenyum dan nyaris kembali tidur, tapi tangan nakalku mencegahnya dengan mencengkram lengannya kuat-kuat. Ia menoleh ke arahku.

“ ada apalagi? “

“ apakah Hyun A menyukaimu ? “

Eunhyuk mengigit bibir bawahnya, menahan tertawa? Untuk apa?

“ pabo Hae, “

Aku memanyunkan bibirku, “ Hyukkie… aku serius… “

“ aniyo, “

“ yang benar? Jinchayo ?! “

Eunhyuk menatapku tajam, “ ya! Kau terlihat senang mengetahui bahwa ia tidak suka denganku.. kau mengincarnya ya ? “

“ pabo Hyukkie! Kalaupun mengincar, untuk apa aku mengincarnya jika aku telah mempunyai orang sepertimu di sampingku ? “

Blush

“ a..aku mau tidur! “

Aku mencengkram lengannya lagi, “ aku belum selesai bicara.. “

“ apalagi ? “

Hihi. Muka Eunhyuk memerah. Kapan terakhir kalinya aku berbicara seperti ini dengannya? Senyumku semakin mengembang begitu mengingat inilah honeymoon yang aku inginkan dari dulu. Hanya ada aku dan Eunhyuk. Duniaku dan dunia Eunhyuk.

“ apa.. Hyun A punya orang yang dia sukai ? “

Kau terdiam untuk beberapa menit.

“ memang kenapa ? “

“ hanya ingin tau, “

Diam lagi.

“ untuk hal itu… maaf, “

“ berarti ada?! “

Perlahan, dengan amat perlahan, kau menganggukkan kepalamu. Hyun A punya orang yang dia sukai ?! bagaimana perasaannya kalau tau orang yang ia sukai telah punya orang yang ia sukai ya?

“ siapa ?! siapa ?! “

“ mianhae… “

Aku tersenyum kecil, “ gwenchana, mungkin yang harus kau ucapkan ‘mianhae’ bukan kepadaku, tapi kepada Seungri, “

“ Seungri ? ada apa dengannya ? jangan-jangan.. dia SUKA HYUN A ?! “

“ ssh! “

Mata Eunhyuk membesar dan kalau aku boleh bilang sedikit bercahaya ketika aku mengangguk perlahan. Maafkan aku Seungri… di hadapan Eunhyuk, aku tidak mungkin bisa berbohong..

Tiba-tiba Eunhyuk tersenyum menampilkan gummy-smilenya yang menawan tersebut. Ia menarikku kedalam pelukannya. Hey, ini perasaanku saja atau.. ia sedang senang ?

“ Hyukkie? “

“ ah! Aku ingat ! aku mau menelfonnya dulu, sebentar ya, “

Kau bangkit dan tanganmu bergerak lincah di atas keypad hpmu. Siapa yang mau kau telfon dalam jam selarut ini? Hyun A ? bahkan di jam seperti ini kau masih ingat dengannya ?!

“ yoboseyo ? “

“ … “

“ sudah tidur ? “

“ … “

“ aku punya kabar bagus untukmu! “

“ … “

dia juga sama sepertimu! “

Dia juga sama sepertimu ? dia? Seungri? Atau.. siapa ? sama sepertimu ? sama dengan siapa ? siapa ? memang ada apa sebenarnya ?

***

TBC

Aneh banget hahahaha xD maklum aku buat jam 3.30 pagi sih-_-, buat Ipit, aku udah usahain semaksimal mungkin dan sepanjang mungkin , tapi beginilah hasilnya

Payah dan 10 halaman . Hope you like it u,u

Tentang EunHaeHo moment bisa buka disini: http://imyourfantasy.tumblr.com/post/5600895149/hae-wants-hyuk-to-get-jealous

Comment = Love

17 thoughts on “Blue Tomorrow [Part 4]

  1. HUWEEEEE EUNHAE MOMENT NYA KURAAAAAAANGGGG (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
    Ayolah next part endingin ajaaaaaa x(( takut keburu pesantren neeeh

  2. Hahay.
    Saeng, kenapa ffmu selalu bagus?
    *bener2sirik.

    Heuh? Cuma 10 halaman? CUMA?
    Eon kalo buat 5 halaman aja udah mikir 2 taon saeng.
    Ckckck..
    Ini aja udah bgus koo..
    ^^..

    1. yang bener mengapa ffmu selalu jelek eon-_-

      itu cuma, yang ff kyuhyuk apa hanhyuk yang waktu itu aja ampe 16 halaman ,
      hehee,
      gomawo eon~ ditunggu part 5nya yaa.. dalam proses(y)

  3. What?
    Hebat bget nyampe 16 halaman.
    Eon nyerah dah buat sbanyak itu.

    Iya saeng, eon tungguin kok.
    Hehe ~

  4. Iyup bener.
    Sinetron mah di musnahin ajah.
    *mintadigampar.
    Hahaha.

    Iya, eon jga kangen.
    Kemana aja saeng?

    1. hahaha ,
      tapi kalo misalkan diganti jadi FF, bakal ada ‘begituan’ dong ?! o__O
      [?]

      tugas sekolah numpuk!
      mana tanggal 7 ntar aku udah ulangan lagi, huwee T^T

      1. huwaaaaaaaa,
        unnie sekarang aku susah banget pake laptop, ujian dimana-mana, ujian bertebaran kesana kemari T__T
        streeees!
        mana lagi nggak ada updetan soal Eunhae lagi ! siaaaaaaaaal !

        tanggal 11 ? berarti mulai hari ini dong ?
        jah,

        eeeeeeeeh ?!
        udah kelar yaaa ? aduh telat deh! iya deh eonnie ntar aku baca , masih sibuk ulangan,
        inipun numpang pinjem OL -___-

  5. Iya saeng.
    Eon juga sama kayak kamu.
    Sama2 setres.
    Heheh ~

    okeh saeng.
    Ditunggu yak komentnyaa..
    ^^..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s