fanfictions

Donghae, Eodiga?

Title: Donghae, Eodiga?

Main Cast:

–          Lee Hyukjae

–          Lee Donghae

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / humor / Yaoi

Rating : G

Length : Oneshoot

A/N : sorry for the lame title -//-

***

Hyukjae POV

” Hyungdeul, dongsaengdeul, ada yang lihat fishy nggak? ”

Semua menatapku dengan pandangan penuh tanda tanya. Mereka heran? Bukankah yang penasaran itu aku? Kenapa mereka yang heran?

” Hyung? Apa kau bercanda? Kau serius tidak tau dimana Hae-hyung berada? ”

Aku menatap Kyuhyun yakin, ” ne! Dia tidak bisa di hubungi, seharian ini aku juga tidak melihatnya, memang kau tau dia dimana? ”

” Otte hyung? ”

” Waegeuraeyo? ”

Eeteuk-hyung menatapku simpati, ” sebenarnya tadi kita berniat mau bertanya dimana Donghae begitu kau bangun, dan menanyakan tentang hal tersebut, ”

” Ne? Gerigo, tidak ada yang tau Donghae dimana sekarang? ”

Semua member angkat bahu tanda tidak tau. Sial! Dimana ikan bau itu? Kenapa di telfon tidak di angkat? Haish. Otthokajo? Apa yang harus ku lakukan sekarang?

” Tidak ada yang tau sejak kapan dia pergi? ”

Shindong-hyung menggeleng, ” aku bangun yang paling pertama dan tidak ada tanda-tanda bahwa Donghae masih disana, ”

That fish!

” Ouw, arasseo, aku coba cari Donghae dulu, Eetuk-hyung hari ini aku ada jadwal? ”

” Aniyo, kata manager-hyung hari ini kita off, tapi ingat masih ada Sukira nanti malam, ”

Aku mengangguk mengerti, ” ne hyung, oh iya! Kalau lihat Hae kembali segera tahan dia dan telfon aku, ”

Semua member mengacungkan jempolnya ke arahku. Aku tersenyum. Segera ku ambil topi, kacamata, serta jaket adidas favoritku. Ku langkahkan kakiku keluar mencari Donghae. Eodiya fishy-ah?

***

Aku menghela nafas panjang. Ku seka peluh yang bercucuran dengan deras di dahiku. Ku lirik jam tanganku,

‘17.05, berapa jam sudah aku mencari?’ pikirku sedikit kesal

Setelah berputar-putar menuju tempat yang sering Donghae kunjungipun tidak membuatku menemukannya. Ia seolah-olah tenggelam di dalam muka bumi dan… Tara! Nanti ia akan kembali.

Aku menarik handphone-ku dan mulai menghubungi Eeteuk-hyung, ” yoboseyo? ”

” Hyukkie? Eodiyo? Ya! Otte? Hae? Kau menemukannya? ”

” Aniyo hyung, neo? ”

” Ani, aish! Dimana ikan bau itu berada? ”

” Sejak tadi dia benar-benar tidak ada di dalam dorm hyung? ”

” Ani! Wookie sudah ku hubungi dan katanya nihil, ”

” Oh, arasseo hyung, tolong usahakan cari lagi, ne?? Jebalyo, ”

” Geuraeyo! Dia dongsaeng kesayanganku, dia sudah menjadi tanggung jawabku! ”

” Ne hyung, arasseo, gomawoyo~ ”

” Cheonmaneyo Hyukkie-ah, hajiman–”

” Ne? ”

” Jangan lupa sukira! ”

” Algasseumnida hyung, ”

” Arasso, annyong~”

” Annyeong, ” aku menutup sambungan telefon

Aku mengacak-acak rambutku kesal. Berapa jam lagi aku akan sukira, tapi sekarang Donghae belum terlihat. Bagaimana aku bisa konsentrasi dengan Sukiraku ???

Aku menekan-nekan tombolku di atas hpku dan mencoba menghubungi Donghae untuk yang entah keberapa kalinya. Tanganku berkeringat dingin, bahkan aku menggigit bibir bawahku karna gugup. Dan aku merasakan ke ajaiban,

” Yo-yoboseyo? ”

Suara donghae!!!

” Hae!! Baboya! Eodiya?? Aku bingung mencarimu kau tau? Kau dimana sekarang? Kau kenapa? Ada masalah? Ya! Kenapa tidak menceritakan kepadaku jika kau ada masalah? Aku–”

” Mianhae, ”

Klik .

Aku terdiam di tempatku. Mwoya? Hanya itu yang bisa ia katakan? Ada apa dengannya sih? Tidak biasanya ia aneh seperti ini, pasti ada sesuatu! Tapi apa?!

Biarkan aku berfikir sebentar. Kemaren, apa yang aku dan Hae lakukan? Hanya bersantai seperti biasa, kan? Apa yang kami bicarakan? Hanya membicarakan 4jib dan persiapan 5jib, kan?

Apa yang salah dengan semua itu?

Aish. Aku mencoba menghubungi nomor Donghae lagi tapi hasilnya sama seperti beberapa menit yang lalu. Tidak ada jawaban. Aku menghela nafas pasrah, dan memutuskan untuk kembali ke dorm.

Di tengah perjalanan, aku mencoba mengacaukan fikiranku dari Donghae dengan menyalakan radio. Siapa tau dengan mendengarkan lagu, aku bisa menenangkan sedikit perasaanku dari Donghae.

Neol saranghaetdeon ee nae mami, neol barabwatdeon nae du nuni ajikdo yeogie…

Aku tersenyum mendengar suaranya begitu radio kecil di mobilku ku nyalakan. Padahal baru beberapa menit aku tidak mendengar suaranya tapi suara tersebut seolah-olah jauh dari diriku.

Oh baby say goodbye oh jamsiman goodbye annyeongiran mareun jamsi jeobeodulke
Jeo muneul yeolgoseo han georeum naemilmyeon kko kkeuteuro jeonhaejineun neoui sumgyeol

Aku menghentikan mobilku dan mencoba mencerna arti dari lirik lagu ini. Oh-oh. Apakah… tapi, apa benar ini alasan Donghae marah denganku? Ya! Tidak masuk akal!

Aku mengambil handphone-ku dan menghubungi Eeteuk-hyung,

“ Hyung! “

“ wae? Kau menemukan Donghae? “

Aku menggeleng namun segera tersadar bahwa Eeteuk-hyung tidak dapat melihatku, “ aniya, belum tapi sepertinya sedikit lagi aku akan menemukannya, hanya perlu satu petunjuk, “

“ mwo? Katakan saja, siapa tau aku bisa membantu, “

“ apa Hyung tau siapa orang terakhir yang di ajak berbicara Donghae dan apa yang mereka bicarakan? “

Eeteuk-hyung terdiam sebentar. Sementara aku, tersenyum gugup menunggu jawaban dari Eeteuk-hyung. Kalau aku tau siapa orang terakhir yang bicara dengannya dan apa yang ia bicarakan, pasti aku bisa menemukannya dengan mudah.

“ tadi aku bertanya pada para member tapi mereka bilang tidak ada yang berbicara dengan Donghae sepulang dari show, itu artinya aku orang terakhir yang bicara dengannya karena sebelum tidur aku dan dia mengobrol banyak, “

“ tentang apa? “

Di ujung sana aku mendengar Eeteuk-hyung tertawa kecil, “ Ya hyung cepat! Sebelum gelap, “

“ 50 persen percakapan kami seputar dirimu, ia terus bercerita soal dirimu yang begitu di cintainya, seberapa besar rasa sayangnya dirinya pada dirimu, dan—“

“ Y-Ya hyung!! “

Blush.

Aku merasakan pipiku merona tanpa sebab. Eeteuk-hyung tertawa bahagia di ujung sana. Sial! Aku menarik nafasku panjang, mencoba menenangkan jantungku yang berdebar-debar.

“ La-lalu, apa yang kalian bicarakan selain itu? “

“ Kang In, tentang seberapa rindunya aku dengannya, “

Gotcha. Persis seperti apa yang ada di bayanganku.

“ Aaah, hyung.. kau tenang saja, pasti Kang In-hyung akan kembali nantinya, dan tentu saja, sebentar lagi Donghae akan pulang ke dorm, “

“ kau sudah menemukannya? “

“ belum, hanya tinggal memastikan apa benar dia disana atau tidak, “

Donghae POV

Aku menatap laut di hamparanku dengan pandangan nanar. Kata-kata Eeteuk-hyung seolah-olah terekam di otakku dan terus bermain-main di otakku.

“ Argh, “ aku menggerang perlahan.

Ku keluarkan handphoneku berharap bisa menghilangkan jenuhku. Namun bukannya mencoba membuka aplikasi permainan, tanganku hanya terpaku diam tidak bergerak begitu wajahnya muncul di layar handphoneku.

“ Hyukkie…, “

“ Gotcha! Aku menemukanmu akhirnya, “

Bukankah itu suara Eunhyuk?? Pasti aku terlalu merindukannya sampai-sampai berhalusinasi. Padahal aku belum mengalami apa yang Eeteuk-hyung alami, tapi mengapa aku bisa segundah ini?

“ Hae.., “

Aku merasakan sebuah lengan melingkar di pinggangku. Aku kenal lengan ini. Aku tidak mungkin terlalu berhalusinasi sehingga membayangkan seseorang memeluk pinggangku, kan??! Apa dia setan? ANDWAE! Aku masih ingin hidup! Aku belum ingin berpisah dengan Eunhyuk!

“ Hey? Apa kau tidak merindukanku sama sekali? “

Sekarang ‘halusinasi’ku itu mencium pipiku lembut. huaaah. Bahkan aku bisa menghalusinasikan bibir lembut Eunhyuk sedang berada di pipiku. H-Huh? Tunggu! Ada yang janggal.

Suara Eunhyuk,

Lengan Eunhyuk,

Bibir Eunhyuk,

Jangan-jangan….

“ HUWAAAA!! “ teriakku sembari mendorong orang yang entah sejak kapan berada di belakangku.

“ Auch! Appo ya! “

Ku amati dengan seksama orang tersebut. Aku kenal orang ini. Rambutnya bleaching, lengannya kekar, bibirnya merah ranum, mirip dengan Eunhyuk. Heh?

“ EUNHYUK!! Sejak kapan kau disana?! “

Aku menarik lengannya dan membantunya berdiri. Ia menatapku atau lebih tepatnya menelitiku dari atas hingga kebawah. Alisnya bertaut heran menjadi satu.

“ Kau Donghae, kan? Lee Donghae? Member ke-9 Super Junior? Lee Donghae-KU, kan? “

“ memang siapa lagi? “ tanyaku heran

“ Kau kenapa? “

“ Kau yang kenapa “

“ Aku tidak kenapa-kenapa, “

“ Akupun juga tidak kenapa-kenapa, “

“ So? “

“ So? “ tanyaku heran

“ Haish! Lupakan! “

Ia menarik rambutnya frustasi. Bukannya yang frustasi itu aku, ya? Kenapa ia yang depresi? Lalu.. bagaimana bisa ia ada disini? Bukankah seharusnya ia ada di dorm bersama yang lain? Bukankah dia ada jadwal??

“ Hyukkie, bukankah kau ada jadwal? “

Hmm, “ ia melihat jam tangannya, “ sekitar 15 menit lagi, waeyo? “

“ lalu kenapa kau tidak siap-siap saja??! kau bisa di marahi manager-hyung! “

Ia menarikku dan memelukku erat, “ Kau kenapa jagiya? “

“ G-Gwenchana, “ dustaku

Ia menggeleng dan memelukku semakin erat. Perlahan-lahan, aku melingkarkan tanganku dan memeluk pinggang Eunhyuk erat. Serta membenamkan wajahku di dadanya.

“ Aku akan selalu di sampingmu, kau tau itukan? Apa yang kau ragukan lagi, Hae? “

Aku menatapnya heran. Sedangkan ia? Balas menatapku dengan menahan tawanya. Ia mengusap rambutku lembut dan menatapku dengan penuh kasih sayang.

“ Wae? Kau heran darimana aku tau? Aku bisa menebakmu, Hae-ku “ dan ia mencium bibirku sekilas.

“ Hyukkie, kau tau darimana? “

“ Aku kekasihmu, justru aku tau “

Ia tersenyum seperti orang idiot.  Dan aku hanya bisa tertunduk malu. Tangannya yang mengusap rambutku berhenti dan beralih mengusap pipiku.

“ Kenapa kau memikirkan hal itu? “

Aku menunduk, “ aku tidak ingin pisah darimu Hyukkie.. 10 tahun kita bersama, bukan waktu yang mudah walau hanya untuk 2 tahun berpisah… “

“ tapi Kang In-hyung dan Eeteuk-hyung bisa bertahan tuh.. kita pasti bisa bertahan juga, Hae.. “

Aku menggeleng dan menggenggam tangannya erat, “ pasti beda! Aku tidak mau! Kalau seperti ini caranya, aku tidak pernah ingin wamil! Ya, itu saja! kau dan aku tidak perlu wamil. Otte?? “ aku mengeluarkan jurus puppy-eyes terbaikku yang pernah ada

Lagi-lagi respon yang aku dapat hanyalah ciuman sekilas dari dirinya. Ia tersenyum manis dan mengacak-acak rambutku penuh sayang. Mata coklatnya menatapku lembut.

“ Hae, itu tidak boleh.., itu namanya melanggar peraturan Korea Selatan, kau tidak mau menjadi warga Negara Kor-Sel yang baik? “

“ Tapi… “

“ Seoul mempertemukan kita, bukan berarti Seoul akan memisahkan kita juga. Ok? “

Aku terdiam mencoba mencerna apa yang ia katakan. Memang ada benarnya sih, aku terlalu merisaukan hal yang seharusnya tidak aku risaukan.

“ Kau benar, mianhae.. aku hanya tidak ingin kehilanganmu…, “ aku memeluknya erat dan membenamkan wajahku di dadanya.

Ia balas memelukku, “ Gwenchana “ ucapnya sambil mencium puncak kepalaku.

Dari puncak kepalaku ia turun kebawah menuju, jidatku sembari membisikkan kata ‘sarange’ di setiap ciuman. Aku memejamkan mataku menikmati sentuhannya. Dari jidatku, ia mencium kedua kelopak mataku, ujung hidungku, pipi kanan dan kiriku dan yang terakhir bibirku.

“ Saranghaeyo, Lee Donghae… yongwonhi…, “

Dan akhirnya ia kembali mencium bibirku. Aku melingkarkan lenganku di lehernya memperdalam ciuman kami. Tidak perduli bahwa kami sedang berada di pantai dan banyak orang. Yang aku perdulikan sekarang hanyalah dia. Dia yang akan selalu berada di sisiku.

Setelah berciuman entah cukup lama, kami memisah dari satu sama lain. Ia menatapku penuh arti dan ku balas dengan tatapan yang sama lembutnya dengan miliknya.

“ Saranghaeyo, Lee Hyukjae “

Ia tersenyum dan mencium kembali bibirku sekilas, “ I know, ayo pulang sekarang, Eeteuk-hyung dan yang lain khawatir sekali denganmu, “

“ jadi kau tidak khawatir? “

“ babo! Tentu saja aku yang paling khawatir dari semuanya! “

“ mianhae, “ aku kembali menundukkan kepalaku

“ Gwenchana, toh sekarang kau sudah ku temukan. Dan satu hal lagi, Hae… “

Aku mendongakkan kepalaku dan mataku bertemu dengan matanya. Matanya menyiratkan sesuatu yang terembunyi dan ia terlihat sedang menahan tawanya.

“ waeyo? “ tanyaku bingung

“ Well, kau tidak perlu takut kita akan terpisah seperti Eeteuk-hyung dan Kang In-hyung “

“ Waeyo?? Kenapa bisa begitu? “

Ia tersenyum jahil ke arahku, “ apa kau lupa? jadwal wamil kita sama seperti Minnnie-hyung dan Wonnie, itu artinya 86lines tidak akan terpisah, pa.bo “ ia menjulurkan lidahnya ke arahku sebelum berlari mendahuluiku

Pabo Hae! Kenapa bisa lupa?!

 

 

 

***

Puahahaha,

Ini FF mengisi kejenuhan dan melupakan rasa lapar-___-“ otte? Pasti jelek.

32 thoughts on “Donghae, Eodiga?

  1. Ecieee ! EunHae romantis bangeeetz ..
    .
    Donghae , bikin unyuk pusing aja ampe nyri keliling2 ckck ..
    .
    Kira2 d tmpat wamil mreka bsa mesra2an gak y ? Hahaha😀

  2. hahaha… emang di korsel semua cwok tuh harus ikut wamil ya? aku nggak ngerti, kangin kok udah wamil sedangkan leeteuk belon, padahal kan tuaan teukkie?#plak. berati kyu bakal wamil juga ya?
    hue… nggak rela…
    chingu… ini bukan lanjutan dari angst2 kemarenkan? oh ya ffku udah End, kalau sempet di koment ya chingu..#maksa#digampar. haha… annyeong….

    1. iyaa, di korsel emang semua harus wamil , kalo nggak mau wamil harus bayar uang berapa won gitu aku lupa . kalo nggak ikut nanti nggak bakal di anggap warga kor-sel.
      itu, aku lupa kenapa kang in yang masuk duluan dari pada Leeteuk, kalo nggak salah, itu Kang Innya yang minta masuk buat tanggung jawab bukan sih?? o_o
      tenang aja,
      kyu nggak bakal wamil kok😉 diakan termasuk sakit karena kecelakaan waktu itu *pundung* jadi di kasih kelonggaran..

      Jinchayo??
      nanti aku baca deh😉 gomawo infonya ~

      1. UUUaaaapaaaa? kok kesannya Kyu penyakitan gitu sie?
        haha… gpp deh yang pentink dia terus aktif di suju. gomawo infonya chingu….😛

      2. hehe, maaf kalo aku jelasinnya kaya Kyu berpenyakitan gitu yaa…
        haha, iyaaa sama-sama chingu🙂 seneng kalo membantu deh^^

    1. mianhaeyo u.u
      aku nggak ngerti maksud komentar kamu apaan , maksudnya “hyukpa emang tau ap yeoja yg d lakukan ny?” itu apa ya?
      mian nggak ngerti *bow*

  3. Aku kira kenapa si Hae, ternyata ngambek gara” ga mau ikut wamil
    Ckckckck
    Hae, nantikan Hyuk juga nyusul
    Gmn sih??

  4. eunhae! kkk tp sbnrnya lebih suka kalo haehyuk sih hehe😀
    baguuus,suka bgt ff kamu,keep writing ^^

  5. eunhaenya yg kissue2, knapa aku yg blushing X3
    keren~~
    good job bwt authornya…

    oiia, wamil…..<<<== kata2 yg paling bikin nyesek seketika u_u

  6. hahahha eunhae romantis hae inget pas wamil jngn pacaran melulu wkwkw
    yang bener ya ntar eunhae mojok lagi wkwkwk😀

  7. Wakakak.
    Ngakak liat si hae ngambek.
    Hae baboo. Tenang aja, eunhae tidak mengenal kata-kata pisah.
    :’)

    1. haha,
      itu bukan ngambek unn~ cuma si Hae lagi begalau aja[?]
      tidak ada yang memisahkan Eunhae, wamilpun tak sanggup memisahkan ikatan di antara mereka!
      Eunhae hwaiting! ^w^

      1. hahah.. tapi kangin ama leeteuk kepisah karna wamill..
        T.T *gak ada hubungannya ama eunhae hehe*

        aigoo, kenapa atuh wamil mesti diadain buat yang muda-muda?
        kok gak buat yang udah berumah tangga aja??
        #plakk *digampar ama warga korea*
        kakak ~

      2. iyaa saengg,, entar nyatuu lagii.. tapi nunggu berapa taun tuuhh??
        setau eon sih masuk wamil buat cowo yang udah dewasa.
        tapi belum nikah *kayaknya*
        makanya maunya tuh di korea sana perturan wamil tuh diganti, pas udah nikah baru dehh wamill
        kekek ~

      3. kurang tau juga eh unn u,u
        euhm…
        yang aku tau cuma masuk wami itu batas maximalnya 27 tahun, kalo udah 28 tahun harus wajb masuk wamil

      4. iyaa saeng..
        tapii emang bener dah orang korea jiwa nasionalismenya tinggi..
        soalnya kan gadak pengecualian. semua wajib ikut kecuali yang sakitt..
        haah,, seandainya aja gak ada wamil kayak di indo T.T

      5. ada kok yang bisa nggak ikut, kaya Bigbang itu nggak ada yang ikut wamil loh :p
        mereka pada bayar jadi nggak ikut wamil
        kkk~

  8. hadooooh dikira kenapa lagi sikan amis ini#plakkk
    hadoh hae hae pinternya kebangetan dah,ampe lupa gitu eunhae 86line pasti wamil’a barengan kan ckckck….
    Tapi inget kangteuk jadi sedih😦

    1. ikan amis, ikan bau tau!! /plak
      hahaha, itulah donghae, kalo nggak kaya gitu bukan donghae namanya xD
      jangan sedihlah, tugas kita kan cuma mendukung dan menanti mereka😉 ok?

  9. hhahaha ikan bau? iya bau amin kanXP #plak
    iya deh bener juga bukan donghae nama’a kalo dewasa dan pinte1 soal’a itu mah siwon *dirajam hae*
    ok donk author saya mah selalu mendukung kok tenang aja🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s