fanfictions

Bogoshipda

Title : Bogoshipda

Main Cast :

–          Kim Kibum

–          Super Junior member

And another Support Cast.

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : brothership

Rating : G

Length : Oneshoot

Cr: google.com

***

“ Kibum-ssi, kau bisa istirahat sekarang..,”

Aku mengangguk, “ Ne, hyung. Gomawoyo, “

Aku melangkahkan kakiku menuju sofa terdekat dan mengistirahatkan badanku di atas sofa tersebut. Seorang cru menyerahkan segelas cappuccino ke arahku. Aku menerimanya dan tersenyum. Ku minum sedikit sembari membaca ulang dialogku.

Hhh, “ helaku

Akhir-akhir ini aku merasakan lelah di sekujur tubuhku. Aku ingin istirahat, tapi tentu saja aku tidak bisa. Ini proyek terbesar dalam dramaku tahun ini! Aku tidak mungkin mengambil istirahat sebentar sementara yang lain sibuk kerja keras, kan?

Oppa-ya! “

Aku menoleh dan mengangguk kecil, “ waeyo, Rin-ah? “

Yeoja tersebut tersenyum ringan ke arahku. Tanpa meragu, ia mengambil kursi di samping tempatku beristirahat sekarang. Kim Hyorin. Ia adalah lawan mainku di dramaku saat ini. Hyorin tersenyum sambil menepuk pundakku pelan.

“ kau terlihat tidak bersemangat, oppa. Waeyo? “

Gwenchana, hanya lelah.. mungkin, “

“ kau terlalu memaksakan diri, Oppa-ya! “

Ia membalik badanku dan memulai memijat pelan pundakku. Aku terkikik geli. Hyorin selalu memperlakukanku seperti aku adalah Oppa kandungnya. Dan yang lebih parah, ia sering menyamakanku dengan Appanya.

“ kau harus istirahat sejenak, Oppa, “

Aku menggeleng, “ Aniyo, ini proyek besar, aku tidak boleh lelah aku harus semangat, kan? “

“ Tapi oppa.., “

Gwenchanayo, sekarang aku hanya butuh mengistirahatkan otakku dan juga kakiku, aku pegal berdiri dari tadi.. “

“ ku pijat saja, ya? “

Aku mengacak-acak rambutnya, “ kalau kau mau, Oppa tidak akan memaksa, “

Ia tersenyum lebar dan mulai memijat-mijat kakiku. Aku hanya duduk diam memandang dirinya yang memijat kakiku penuh dengan perasaan tersebut. Hyorim mendongakkan wajahnya dan menatapku penasaran.

Oppa, bolehkah aku bertanya sesuatu? “

Aku mengangguk, “ tentu saja, memang apa yang mau kau tanyakan Rim-ah? “

“ apa Oppa tidak rindu dengan Super Junior? Bukankah oppa bilang, oppa anggota Super Junior? Mengapa aku tidak pernah melihat oppa di Super Junior? “

Mengapa ia membawa-bawa Super Junior?

“ memangnya kenapa Rim-ah? “

Ia menggeleng dan memfokuskan pandangannya memijat kedua kakiku lagi, “ Ani, aku hanya berfikir.. Oppa anggota Super Junior tapi mengapa aku tak pernah melihat sedikit saja bahwa oppa adalah bagian dari mereka? “

Ya!! “ aku menghentakkan kakiku dari tangannya, “ apa maksudmu, huh?! Jadi menurutmu aku bukan bagian Super Junior dan tidak pernah tergabung dalam Super Junior?!! “

“ bukankah itu kenyataannya? “ ujarnya polos

Aku mengatupkan mulutku rapat dan menatap Hyorim tajam. Aku memang marah mendengar kata-katanya. Tapi, entah mengapa aku tidak bisa membalas kata-katanya tersebut. Kata-katanya benar. Walau cara menyampaikannya berbeda.

Aku menghela nafas panjang, “ aku butuh waktu sendiri, “

Dan dengan itu, aku meninggalkan Hyorim di ruang santai tanpa mengucapkan sepatah kata apapun. Ternyata bukan hanya aku yang merasa bahwa aku sama sekali bukan anggota Super Junior. Orang lain juga merasakannya.

***

Hyung, “

Managerku menoleh dan menaikkan sebelas alisnya ke arahku, “ Kibum-ssi? Apa yang kau lakukan disini? Bukankah kau masih ada jadwal? “

“ Hu-um, tapi bolehkah aku meminta hari libur? Aku ingin mampir ke dorm Suju untuk sebentar.. aku merindukan mereka semua hyung, “

Managerku tersenyum manis ke arahku. Senyuman yang aku kira sebagai pertanda baik walau ternyata itu malah membuatku semakin down.

Mianhae, bukannya aku tidak ingin.. tapi, kau kan sedang cuti dari Super Junior? Lantas untuk apa kau mampir ke dorm Suju? “

Jebal, hyung. Hanya 5 menit sekalipun juga tidak boleh? “

“ jadwal mereka penuh dan juga jadwalmu penuh, aku tidak berani jamin kalau kau bisa bertemu mereka di dorm, “

Aku mengepalkan tanganku, “ Ya! Kalaupun mereka tidak ada di sana apa itu berarti aku tidak boleh ke sana?? Aku juga masih bisa bertemu Heebum, bertemu Choco, apa bertemu hewan-hewan manis itu saja tidak boleh, hyung?! “

Manager melihat jamnya dan membersihkan berkas-berkasnya di atas meja. Ugh! This makes me more pissed off! Tanpa sadar aku menggebrak meja manager-ku tersebut.

“ Kibum-ssi, maaf, kau ada jadwal setelah ini.. lupakan Super Junior untuk sementara waktu, tidak bisakah? “

Aku hanya bisa menghela nafas panjang begitu managerku menarik tanganku menuju caravan. Lupakan Super Junior untuk sementara waktu? Hell! Aku sudah melupakan Super Junior selama 2 tahun!!

***

“ yak, cut! “

Aku menghela nafas panjang. Mencoba berkali-kali fokus terhadap dramaku namun entah mengapa aku tidak bisa. Bayangan Super Junior hadir di dalam otakku. Mengacaukan konsentrasiku dan memecahkan semua dialog yang telah aku hafal.

“ Kibum-ssi, apa yang terjadi pada dirimu? Kau tidak seperti biasanya.., “

Aku menatap managerku dengan malas, “ memang kenapa kalau aku tidak seperti biasanya, Hyung? “

“ kau telah merusak mood sutradara, kau tau? Sekarang cepat kembali ke Kibum yang biasanya dan kembalikan mood sutradara tersebut, “

Why should I?,” aku menyeringai tajam ke arah managerku tersebut, “ jika kau mengizinkanku bermain ke dorm Suju aku akan minta maaf kepada sutradara tersebut, tapi jika kau tidak mau memberikanku.. persiapkan wajahmu ya hyung,

Ku lihat managerku hanya menatapku tidak bersemangat. Apa susahnya sih mengizinkanku mampir ke dorm Suju? Mampir kerumah kedua, ku?! Apa aku sudah tidak bisa di anggap bagian Super Junior lagi?

Arasseo, hari ini aku antar. Tapi, kau harus menurut kapanpun aku membawamu, jam berapapun itu. “

Aku mengangguk tanpa ragu, “ aku janji aku tidak akan merengek seperti anak kecil. Gomawoyo, hyung. Kau janji akan membawaku, kan? “

Ne, kau percaya saja padaku “

“ kalau hyung bohong sekali saja, jangan pernah lupa bahwa aku pernah ikut klub boxing beberapa tahun yang lalu, “

***

“ apa persiapan siap? “

“ sudah siap. Sudah di atur, “

“ bagus, jadi kapan aku bisa membawa korban? “

“ malam ini, jam 12. Tepat jam berdentang 2 kali, “

Arasseo

***

Aku menguap lebar. Ku lirik jam tanganku. Sial! Ini sudah setengah 12 malam! Tapi manager-hyung sama sekali belum membawaku ke dorm Suju? Haish! Kalau aku datang sekarang aku tidak akan menjamin para member sudah bangun.

Lantas.. apa yang harus ku lakukan di dorm?

Aku melirik ke arah managerku yang masih sibuk dengan handphonenya dan juga kertas-kertas bodohnya tersebut. Aku ingin bertanya, tapi aku sudah berjanji tidak akan protes apapun itu. haish. Otte?? Apa yang harus ku lakukan sekarang??

“ Kibum-ssi, kau terlihat tidak tenang. Kau gelisah? Apa yang kau risaukan? “

Kapan kita akan berangkat ke dorm Suju hyung sayaaaang!!, jeritku dalam hati.

Aku menggeleng perlahan, “ Aniya, hanya bosan tidak ada kerjaan “

“ kau bisa meluangkan waktumu untuk membaca dialog-dialog tersebut, selagi memakan waktu.. “

Yeah, great! “

Aku harap managerku menemukan sedikit kata kekesalan yang aku selipkan di kata-kataku. Berkali-kali aku melirik ke arah jarum jam di tanganku. Tapi setiap detiknya aku melihat, aku merasakan tubuhku makin gelisah dan tidak tenang di tempatku.

hyung, “ panggilku pelan mencoba mengingatkan managerku, jaga-jaga kalau dirinya lupa.

“ Yap? Ada masalah? Apa ada yang kau tidak tau dari naskah tersebut? “

Aniyo, bolehkah aku pulang sekarang? Ini sudah cukup malam, aku mengantuk “ tidak lupa ku tekankan kalimat ‘cukup malam’ di dalam kata-kataku.

“ kau tidak jadi ke dorm Suju? Well, jika itu maumu, ayo pulang sekarang “

Mwoyah?!!

“ A-aku tidak jadi ke dorm suju? Bagaimana bisa? Bukankah kau sudah janji? “

Ia menatapku ragu, “ tapi ini sudah malam Kibum-ssi, besok saja, ya? “

Like I believe it, cibirku kesal.

“ baiklah antarkan aku pulang sekarang! Aku lelah, “

Aku melempar skripsiku ke atas meja sembarangan. Dan berjalan mendahului managerku tersebut. Beberapa staff yang kebetulan bertemu denganku menyapaku. Namun hanya aku balas dengan gumaman tidak jelas.

Basement

Aku menjalankan kakiku malas menuju caravan. Tak ku pedulikan managerku yang kembali larut dalam telfonnya. Aku juga sama sekali tidak iba melihat ia begitu kerepotan membawa arsip-arsip tersebut. Aku begitu kesal dengan manager-hyung.

***

Aku duduk tenang di tempat dudukku. Ku pejamkan mataku berusaha agar rasa lelahku membawaku menuju alam mimpi. Dan berharap, aku dapat bermimpi merasakan ke bersamaanku bersama member Super Junior yang lainnya.

“ Kibum-ssi, “

Aku mengerang perlahan, “ hmm? “

“ Uhm, aku ada urusan sebentar. Kau tidak keberatankan kalau kita mampir sebentar? “

“ tidak bisa pulangkan aku dulu, hyung? Aku mengantuk, “ tolakku perlahan.

Aku merasakan managerku memutar mobilnya dan berjalan sedikit cepat. Dan tak luput, aku mendengar managerku tersebut mengumpat kecil semacam “shit” atau sebangsanya. Aku membuka mataku dan menatap managerku aneh.

Tunggu.

Sepertinya aku kenal jalan ini. Bukan kenal lagi, aku benar-benar familiar dengan jalan ini. Tapi kapan? Aih, mungkin dulu sewaktu aku casting di sini.

hyung, urusanmu lama atau sebentar? “

“ tergantung, waeyo? “

aniyo, aku hanya lelah. Aku tidur ya, hyung? “

Ne, tapi nanti jika sudah sampai jangan marah jika aku membangunkanmu “

Huh?

***

Aku mengerang keras begitu mendengar caravan yang sedang aku tumpangi menabrak sesuatu. Menabrak? Sepertinya bukan menabrak. Melewati polisi tidur.

“ Kibum-ssi, kita sampai.. “ ucap managerku sambil menggoyang-goyangkan badanku

“ kau saja hyung, aku disini saja “

“ tapi kau harus ikut Kibum-ssi, “

Aku mengerang lagi, “ memang harus ya? Bukankah hyung yang ingin mampir? Kenapa aku harus ikut juga? “

“ pokonya kau harus ikut sekarang! “

Ia melepas sabuk pengamanku dan menarikku turun dari caravan tersebut. Aku yang masih setengah sadar hanya mampu pasrah di tarik-tarik oleh managerku tersebut.

“ sebenarnya kita dimana? “ tanyaku masih dengan mata terpejam

“ menurutmu dimana? “

“ ayolah.. aku tidak ingin membuka mataku.. mereka tidak mau terbuka.. “

“ kalau begitu tutup sampai aku bilang buka, “

Aku hanya mampu mengangguk patuh. Overall, aku memang tidak ingin membuka mataku, kan? Aku merasakan tangan managerku menarikku kesana dan kemari. Entah kemana aku tidak peduli.

^TING^

Seperti bunyi lift? O-Oh. Ternyata tadi yang aku masuki itu lift? Aku hanya manggut-manggut dengan pemikiranku sendiri.

“ nah sekarang kita sudah sampai, buka matamu. “

“ memang ini dimana? Hyung, jangan mempermainkan aku! “ ucapku meragu membuka mataku

“ ayolah buka matamu, semua itu tidak akan mencelakakanmu “

Dengan meragu aku membuka perlahan-lahan kedua mataku. Setelah mataku terbuka dengan jelas yang pertama kali aku dapatkan adalah silau! Aku menutup mataku secara reflek.

“ banyak cahaya, “

“ jangan tutup matamu lagi, buat matamu terbiasa dengan cahaya diruangan ini! “

Dengan perlahan aku kembali membuka mataku. Dan….

“ SAENGIL CHUKHAHAEYO, URI KIBUMMIE~!!! “

SUPER JUNIOR!!

Keluargaku! Saudaraku! Sahabatku! Sekarang dihadapanku?!! Tunggu! Tadi apa kata mereka? Saengil Chukhahaeyo?? Aku ulang tahun?!! Tanggal berapa sekarang?! 21 Agustus, kah?! Heechul-hyung menghampiriku dan memberikanku pelukan.

Pelukan yang aku rindukan.

“ Bummie-ah, Saengil Chukhahaeyo~

Aku membalas pelukannya, “ aku mimpi, ya? “

babo saram! Mana mungkin kau bermimpi, ayo kedalam, Wookie dan Minnie sudah memasakkan semua masakan yang kau suka! Dan.. Siwon juga punya hadiah untukmu. Ayo yang lain merindukanmu! “

Aku yang masih setengah shock hanya mampu menurut begitu Heechul-hyung menarikku masuk ke dalam dorm. Member lain yang melihatku langsung memberikanku pelukan yang hangat. Di sertakan air mata dari sang crybaby, Eunhyuk-hyung dan Ryeowook-hyung.

“ Aish! Kibummie masih belum sadar nih! Bummie-ah ayolah sadar~ “

Aku menatap mereka satu-satu, “ aku mimpi, ya? “

pabo! Sudah aku bilang tadi kau bukan mimpi! Ayo sekarang kita rayakan ulang tahunmu! “ ucap Heechul-hyung sembari menoyor kepalaku

Appo, hyung! “

Member lain hanya mampu tertawa-tawa.

***

Malam tersebut kami habiskan dengan membagi cerita satu sama lain. Semua juga memamerkan penghargaan yang mereka dapat selagi aku menikmati masa rehatku. Dari Sorry, sorry, It’s You dan yang terakhir Mr.Simple. Mereka juga menyuruhku berterima kasih karena ini semua adalah rencana dari managerku sendiri.

Aku tersenyum sambil melihat wajah bahagia mereka satu persatu. Ini ulang tahun terindah dalam hidupku dan aku tidak akan pernah melupakannya.

Aku janji aku akan kembali bersama kalian, aku berjanji aku akan kembali menjadi bagian Super Junior lagi, tunggu aku semuanya!

 

The End.

p.s: mianhaeyo telat banget ngepostnya *bow* kemaren tanggal 21 ini FF belom jadi, eh di tanggal 22 pas udah jadi laptop aku di pake kakak aku terus. Kibummie~ Saengil Chukhahaeyo~ saranghae<3

#Happy25thKibum

20 thoughts on “Bogoshipda

  1. Saeeng.
    Kenapa dirimu membuat diriku terpaksa mengingat jikalau kibum lagi rehat.
    But this is so nice fanfict.
    Oppa, saengil chukkae..
    Dasi Dorawa oppa. Jeball.
    We miss you.
    Hiks😥

    1. yaah,,, unnie… yaah… unniee….
      jangan galau yaah😦
      Gomawo unn~ *hug*

      semua pasti kangen Kibum, dan pasti Kibum balik ke Super Junior
      13elieve their promi15e❤

      1. yaiiyy.. 13elieve the prom15e.. protect the missing 3..
        T.T

        akkhh saeng, makin galau liat heechul mao wamil..
        terus liat leeteuk yang nangis di inkigayoo..
        T.T #banjir

      2. tapii saengg haedueehh.
        si heechul udah pergi nohh..
        rambutnya aneh lagii..
        #plakk *digampar ama heechul*
        **pasang wajah innocent*
        hohoho ~

  2. Hha,,bru inget klu blm bca yg ni,,
    hhoo,,
    bummiee~
    ayo buruan “pulang”,, “brtualang’y” jgn lma” y,,bnyk yg nungguin th d “rumah” =]

  3. Biasa saeng sblm bca liat cast’y dlu,, dahulukan eunhae yg lain nyusul,,*d kick ma bummie,,

    weitz,,jgn k kamar wonnie dlu,,kn c abang kuda msh sama aku yg lain ga blh gangguuu~
    *peluk won”

    1. buahahaha , ketahuan nih.. kalo misal castnya eunhae tapi ternyata ada satu cewek nyelip itu kaya gimana?

      jaah, kasian atuh abang bummienya eonnie… *nepuknepuk kepala kibum sayang* /digampareunhae

  4. Tergantung,,
    klu pairing’y ttp eunhae bkn pairing ce’y ntu ma hae/hyuk msh d lnjt bca’y,,
    tp klu ga y biasa’y lngsng eke skip,,
    hhaaa~ tp trgntng mod jg c,,klu ky skg yg lg eunhae mode c biasa’y ga bca yg romance kecuali yaoi eunhae,,hhahaaa~
    klu kmrn” lg mode mpreg susah bgd nyari’y,, =<

    abis slh bummie'y c,.won"y d tngalin kn dy kspian,,
    hhoo~

    1. mpreg?!!! o___o
      eonnie suka ama ama mpreg nih? saya nggak kebayang loh bacanya hahaha
      berarti kalo ada mood eunhae mampir ke sini dong ya😉 [pedean luh nas-____-]

      buahaha,
      si bummie kan nggak bisa jauh dari aku~

  5. Suka,,bgd malahan,,habis biasa’y crt’y drama bgd model’y,,udah gtu uke’y kn biasa’y nyuk jd’y manis bgd,,hheee~
    klu ksni mah bisa tiap hari mampir’y,,
    hhohoo~

    hadeuh~
    kesian bummie,,
    akakakk

    1. oalah, aku masih belum bisa bayangin mpreg, hehe, habis secara logikakan anak cowok nggak bisa hamil LOL
      yang bener? hahahaa, saya jadi terharu loh eon :’) blog saya yang abal ini ada pengunjungnya…

      makanya,
      suruh Siwon langsung masuk kamar /plak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s