fanfictions

Loving You

Title : Loving You—prequel : …Is It Over? and My Love, My Kiss, My Heart.

Main Cast :

–          Lee Donghae

–          Lee Hyukjae

Main Pairing : Eunhae [kali ini nggak broken!Eunhae kok :D]

Genre : Romance / Yaoi / Slight!Angst

Rating : T

Length : Double Chapter

Part : [Part A]

cr: google.com

A/N : ada lirik Loving You di percakapan Hae ama Hyuk. Pake bahasa Inggris karena aku fikir makin dapet feelnya kalo tetep pake bahasa inggris. Mianhae *bow*

***

My heart is only faithful to you

Waiting is all I can do to me.

***

Hyukjae’s POV

Hyung, apa hari ini jadwalku penuh? “

Leeteuk-hyung menoleh ke arahku, “ molla, aku juga kurang tau, waeyo? “

“ Kalau ada bisa izinkan tidak hyung? “

Leeteuk-hyung meletakkan koran pagi yang ia baca dan menatapku heran. Ugh. Aku mengedarkan pandanganku ke seluruh ruangan selama tidak menatap mata Leeteuk-hyung. Ku dengar, Leeteuk-hyung menghela nafas.

“ kau mau kemana, Hyukjae? “

“ Aku ingin jalan, refreshing, kau taukan hyung? Aku lelah… “

eodisseo? Kau mau kemana? Dengan siapa? Sendiri saja? “

Aku menundukkan kepalaku, “ rencanaku sih dengan Donghae, hyung… sudah lama aku tidak jalan berdua dengannya “

“ Hyukjae, “ aku merasakan aura mencekam dari Leeteuk-hyung, “ tatap aku di saat aku memanggilmu “

N-Ne, hyung? “

Ia mengisyaratkanku untuk duduk disampingnya. Aku menelan ludahku. Duduk di samping Leeteuk-hyung? Di saat-saat aku punya masalah seperti ini? Aish. Tapi aku tidak punya pilihan lain, kan?! Dengan langkah berat, aku melangkahkan kakiku dan duduk tepat di samping Leeteuk-hyung.

waeyo? “ tanyanya begitu aku duduk disampingnya

“ U-Uh? Apanya yang ‘waeyo’ ? “

“ kau ada rencana apalagi dengan Donghae? Bukankah sudah ku ingatkan padamu, jangan sakiti dia lagi.. kau terlalu banyak menyakitinya.. “

“ aku tau hyung, “ aku menundukkan kepalaku lagi, “ aku ingin membalas semua kebaikaannya hari ini.. maka dari itu aku—“

“ kau ingin.. apa? “ Leeteuk-hyung memotong kalimatku

“ Uh.. membalas kebaikannya? “

Leeteuk-hyung membanting koran yang tidak berdosa tersebut dengan keras. Ia berdiri dari duduknya dan menatapku geram.

YA!! Apa kau sadar dengan apa yang kau lakukan?! Membalas kebaikan?? Huh?? Apa-apaan kau Hyukjae!! “

Aku memainkan jemariku, “ aku sadar dengan apa yang aku lakukan hyung, maka dari itu aku ingin mengajakanya jalan-jalan hari ini.. “

Micheosseo?! “

Aku tertegun di tempatku. Leeteuk-hyung tidak pernah kasar pada siapapun. Terutama denganku. Ia tidak pernah membentak siapapun, apalagi diriku. Dan sekarang?

“ Hyukjae, kau sadar dengan apa yang kau lakukan, kan? Kau hanya memberikan harapan palsu padanya, kau tidak lebih dari sekedar mempermainkan dia.. Hyukjae, ku mohon.. kalaupun kau ingin jalan bersamanya dalam kata ‘teman’ jangan sekarang.. ia masih terluka, Hyukjae.. “

Aku hanya mampu duduk diam di tempatku.

“ di tambah kata-kata bodohmu waktu itu, ia hanya akan semakin hancur! “

Aku menghela nafas panjang, “ hyung, aku tau.. kau… sangat menyayangi kami semua, tapi hyung… ini masalahku, biarkan aku yang menyelesaikan “

“ aku tau itu, tapi Appa Donghae telah memberikanku tanggung jawab agar aku selalu menjaganya. Kau tau maksudku? “

Aku mengangguk tanpa ragu. Leeteuk-hyung menepuk bahuku pelan dan menarikku ke dalam pelukannya. Aku merasa seperti berhadapan dengan bumo Donghae dan meminta izin mereka untuk mengizinkanku untuk menikahi Donghae saja.

“ baiklah, nanti aku akan izinkan kau dan Donghae kepada manager-hyung.. “

Jinchayo? “

Leeteuk-hyung mengangguk, “ dengan satu hal. Kau harus berjanji tidak akan menyakitinya lagi, jangan berikan harapan palsu padanya. Jika iya, katakan sekarang, dan jika tidak hentikan sekarang. Arrasseo? “

Ne, arrasseoyo hyung. “

***

Aku menghela nafas panjang. Di hadapanku, kamar Leeteuk-hyung dan Donghae. Aku menaikkan tanganku..namun sedetik kemudian aku menurunkannya lagi. Haruskah aku mengetuknya? Atau membukanya seperti yang biasa aku lakukan?

Michigeutta, rutukku kesal

Dengan keberanian yang kuat, akhirnya aku mengetuk pintu di hadapanku dengan perlahan. Huh? Tidak ada sahutan?

“ Donghae-ssi, “ aku mencoba mengetuk sekali lagi

Tidak ada sahutan dari dalam. Apakah Donghae tidak ada di dalam? Tapi bukankah Leeteuk-hyung bilang Donghae dan aku tidak akan di beri jadwal?

“ Donghae-ssi? “

Lagi-lagi tidak ada jawaban. Aish. Aku seperti orang bodoh saja! Berdiri mematung di depan pintu. Jikalau ini bukan Donghae, aku pasti sudah mendobrak masuk kedalam kamar. Tunggu. Memang apa salahnya jika ini Donghae?

Toh sekarang Donghae seperti member yang lain, kan? Tidak ada salahnya. Aku menarik nafas panjang sebelum meletakkan tanganku di atas kenob pintu dan memutarnya pelan.

“ Donghae-ssi? Apa kau sedang sibuk? “

Aku menyelipkan tubuhku kedalam kamar yang sepi tersebut. Tidak ada tanda-tanda bahwa Donghae ada didalam. Apakah ia pergi? Aku tersenyum begitu melihat sosok yang tertidur di atas tempat tidur. Aku berjingkat mendekat kearah sosok tersebut.

Donghae. Lee Donghae. Donghaeku. My precious fishy. Tanpa sadar tanganku telah bergerak mengusap-usap pipinya lembut. Ku sibakkan beberapa poni yang jatuh menutupi matanya.

mianhaeyo… “ bisikku pelan

Tanganku beralih dari poninya menuju rambut hitam lembutnya. Jantungku berdebar tidak menentu. Hell! Sudah berapa lama aku tidak sedekat ini dengan Donghae?

eungh… “ ia menggerang perlahan sebelum membalikkan tubuhnya, membuat punggungnya menghadap ke arahku.

Punggung tersebut.

Punggung yang dulu selalu ku dekap dengan erat. Punggung yang dulu selalu menjadi tempat bersandarku setiap aku merasa down. Punggung yang membuat aku merasa nyaman dan aman di dunia ini.

Dan lagi-lagi, tanpa aku sadari aku telah merayap naik ke atas tempat tidurnya dan merengkuhnya dari belakang. Ku benamkan wajahku di belakang lehernya, menghirup aroma tubuhnya. Aroma tubuh Donghae yang aku sukai.

Aku mengeratkan pelukanku di pinggangnya dan semakin mendekatkan tubuhnya ke arahku. Memperkecil jarak di antara kami.

Aku merasa nyaman.

Otakku menyuruhku untuk segera menghentikan ini semua. Namun badanku, seperti merindukan sentuhan darinya. Kulitku ingin bersentuhan dengan kulitnya. Tubuhku ingin menyatu dengan tubuhnya yang hangat. Tanganku ingin memeluk tubuhnya dengan erat.

Seluruh tubuhku merindukan dirinya.

Hae…sarang—“

Aku menelan ludahku. Apa susahnya mengatakan saranghaeyo? Bukankah dulu itu adalah kata-kata yang paling sering aku katakana padanya? Dan sekarang? Mengapa kata-kata tersebut seakan-akan tercekat di tenggorokanku?

Mungkin belum saatnya…,

Aku mengeratkan pelukanku di pinggang Donghae. Dia milikku. Hanya milikku. Hanya aku yang boleh mendekapnya erat seperti ini. Tapi.. selama aku tidak ada disisinya apakah benar ia masih mencintaiku?

“ H-Hyuk? Kaukah itu? “

Ups.

Aku membangunkannya, “ Donghae, kau terbangun? Mianhae, mungkin aku memelukmu terlalu erat, ya? “

Aniyo, “

Aku tersenyum dan membenamkan kembali wajahku di rambutnya. Aku menghirup aroma tubuhnya. Aku tidak akan pernah bosan dengan aroma ini. Aroma tubuh Lee Donghae.

“  Hyukjae-ssi, “

Aku merasakan tangan Donghae hendak melepaskan tautan jari-jemariku yang melingkari pinggangnya dengan erat. Aku kembali menautkan jariku begitu Donghae berhasil melepaskan tautan di jari-jemariku.

“ bisakah kita seperti ini untuk sementara waktu? “ bisikku tepat di telinganya dengan lembut

Ku rasakan tubuhnya bergetar di dekapanku. Aku memejamkan mataku dan memberikan ciuman-ciuman kecil di lehernya. Membuatnya sedikit terkikik geli.

“ Hyuk..Hyukjae-ssi… “

ssh…,” aku kembali membisik tepat ditelinganya, “ panggil aku seperti kau biasa memanggilku.. untuk hari ini saja… “

“ U-untuk apa? “

Aku tersenyum kecil, “ aku merindukannya, “

Ku rasakan tubuh Donghae melemas di dalam pelukanku. Jemari kecilnya mengusap-usap tanganku yang melingkar dengan erat di pinggangnya. Aku mengusap hidungku di lehernya.

Hae…

Hyukkie…

Aku tersenyum. Hyukkie. Betapa aku merindukan ia memanggil diriku dengan panggilan tersebut. Aku melepas pelukanku dan memutar balik badannya sehingga aku dapat melihat wajahnya. Begitu wajah kami berhadapan, aku merasakan duniaku berhenti.

Mata almond coklatnya bertemu dengan mataku.

Ujung hidungnya bersentuhan dengan ujung hidungku.

Tanganku menggenggam erat tangannya.

Kaki kami bertaut menjadi satu.

“ Hae, “ “ Hyuk, “

Bahkan kami berbicara bersamaan. Seolah-olah kami tidak bisa berpisah satu sama lain. Aku menggenggam erat jari-jemarinya.

Jari jemarinya begitu pas di tanganku seolah memang diciptakan untukku seorang. Seolah-olah Tuhan tau bahwa yang boleh menggenggamnya hanya aku seorang.

“ aku merindukanmu, Hyuk..”

Aku tersenyum, kuusap pipinya dan punggung tanganku, “ aku juga merindukanmu, Hae.. “

Ia memejamkan matanya dan mendekatkan pipinya menuju punggung tanganku. Kedua telapak tangannya ia letakkan di dadaku. Tangan kananku masih sibuk mengusap pipinya, sementara tangan kiriku memeluk pinggangnya erat.

“ Hae.. ada yang ingin aku katakan padamu, “

Ia membuka kedua matanya dan menatapku lembut, “ sama sepertiku, ada hal yang ingin aku katakan padamu “

“ kau mau mengatakannya bersamaku? Setelah aku mengatakan, kau katakan? “ tanyaku sembari mengusap rambutnya penuh kasih sayang

“ baiklah, kau duluan.. “

Aku tersenyum, “ maybe if I got over you, perhaps.. I wouldn’t know such tears.. my heart was once loving.. but farewell makes it not calm anymore,

Ia membalas senyumanku, tangannya bergerak memeluk leherku, “ the one I love won’t comeback again..my heart is only faithful to you.. waiting is all I can do to me..

Aku mengusapkan ujung hidungku menuju hidungnya membuat ia terkikik geli, “ I Love You

Ia terdiam.

Aku menarik nafas panjang, “ and throughout the night I try to erase you from my mind.. you’re right in front of me, yet I can’t reach you..

“ Hyuk.. “

I can’t forget you.. I miss you.. what I breath is like death, I can’t sleep.. Hae..

if you look into my mind, I may lower my head, as my heart is so hurt.. how many seasons I pass trough. How can I wake up from this sad dream? “

Aku menatap matanya serius, “ Hae? “

it won’t happen again, to cry that I miss you.. my scared heart won’t love again.. because I’m afraid..

I Love You, “ ucapku serius, “ and throughout the night I try to erase you from my mind, you’re right in front of me yet I can’t reach you… I can’t forget you..

I miss you.. what I breathe is like death.. I can’t sleep..

Aku memeluk tubuh Donghae erat. Takut kehilangannya. Betapa bodohnya diriku telah menyakitinya. Menyakitinya tanpa alasan. Hanya karena aku merasa aku tidak mencintainya lagi. Betapa bodohnya diriku telah membuatnya takut hanya karena sesuatu yang tidak berguna.

I am too scared.. “ ia membenamkan wajahnya di dadaku

Aku tersenyum dan mengusap-usap punggungnya. Mencoba membuatnya merasa nyaman dan permohonan maaf secara tidak langsung karena telah membuatnya takut. Aku menyandarkan daguku di bahunya.

I will be waiting,

I will be trying, I will

If you love me, if we share the same mind, please stay…

My Hyukkie…

Until it beats…

Until it beats.

Donghae melepas pelukan kami dan meanatapku sembari tersenyum manis. Aku balas tersenyum ke arahnya. Aku mendekatkan kepalaku menuju kepalanya. Semakin dekat ia mulai memejamkan matanya mengizinkanku melakukan ‘sesuatu’ terhadap bibirnya.

Aku mencium bibirnya dengan perlahan. Berharap ciumanku mengusir semua ketakutan yang ada di hatinya. Mengusir semua keraguan yang memenuhi kalbunya. Sekaligus memanggil kembali, cinta yang dulu aku buang dengan percuma.

My Hae…

“ hum? “

“ kau masih ingat janjiku kemarin? Tunggu aku, kan? Kau masih menungguku, kan? “

Ia mengangguk, “ aku masih menunggumu, Hyukkie.. tapi, yang kau katakan kemaren apakah benar? “

“ yang mana? “

“ yang aku harus menunggumu sampai hari ini, “

“ yap, “ aku tersenyum dan membelai rambutnya lembut, “ tunggu aku sampai jam 12 nanti malam. Kau mau, kan? “

Ia mengangguk dan tersenyum amat manis ke arahku. Aku tidak dapat menahan lagi. Aku kembali mencium bibir mungilnya dengan penuh perasaan.

“ tunggu aku, dan aku akan kembali padamu “

next>>

Ada yang ngerti ceritanya nggak sih? Berhubung saya authornya jadi saya ngerti banget nih cerita. Tapi para readers ngerti nggak?

Takutnya banyak yang nggak ngerti nih.. soalnya aku banyak make permainan kata. Huweeee. (ininih korban baca novel berat-_-)

Mianhanda kalo banyak yang nggak ngerti *bow* *bow* *bow*

p.s : sorry yang chapter A masih angst, sumpah deh ini fict bakal jadi happy ending .__.v

36 thoughts on “Loving You

  1. Ini masih ada lanjutannya kan saeng?
    Heheheww.
    Seneng saya ngebaca ini ff.. Senyam senyum sendiri..
    Apalagi pas unyuk meluk si hae dari belakang..
    Mantepp dah..
    Assooii..
    Oh iya, kalo eon sih ngerti ceritanya gmana..
    Love you dah saeng..
    Kekekek ~

    1. Masih ada lanjutannya kok eon~
      sebenernya ini oneshoot tapi takutnya banyak yang nggak ngerti jadi saya buat dua part cuma mau ngelihat respon readers gimana ..

      senyum2 sendiri? icieee~ itu kenapa senyum2 sendiri??
      haha,
      mau aku peluk juga eon?? *wink wink
      ngerti nih? bener? ;w;
      LOVE YOU TOO UNNIE ~~!!!

      itu sebenernya fotonya ama saya, tapi berhubung saya udah memisahkan ikatan antara Eunhae terlalu lama makanya saya suruh buat Unyuk yang foto disitu
      wkwkwkw, /plak

      1. bener saengg.. eon ngerti kook..^^

        hahaha ~ bener saeng itu tadinya kamuu??
        beneeerr?? beneeeerrr??
        hayuuu.. hayuuu ngakuu.. hahaha ~

      2. yaaay~ xD

        iyaa,
        itu awalnya aku , cuman pas aku baru rebahan disampingnya donghae, si hyuk tiba2 narik tangan aku baru rebahan deh disampingnya donghae
        yaa aku biarin aja, daripada aku dihantam para eunhae shipper, kan? /tendang

      3. wakakaka ~ eon bener ngakak nih bayanginnya..
        bayangin sii eunhyuk narik kamuu..
        pastii serruu..
        ahaha ~
        maunya eon disitu tuhh..
        ngedukung eunhyuukk #plaakk *digampar ama saeng kekek ~*

      4. bleh~
        kenapa ngakak atuh eon? menarik kali :p kkk.
        jangan sentuh-sentuh unyuk gue kalo loe masih sayang nyawa! *nodong pisau*

  2. Ngerti kok chingu,
    bnrn nih eunhae couple wlupn ad konflik ttp aj mesra =_=
    bkin cmbru aj nih!

    Smoga aj jwbn ntar mlem it bsa mnyatukn eunhae and ad fanservice lg !
    Eheheh

    nice ff…

    1. bener nih ngerti ? ;w;
      hehee~ syukurlaaaaaah~~~~
      kkk~ sinisini kamu mojok sama aku aja biar nggak cemburu ama mereka /plak

      Sip deh😉 kkk~
      Gomawo udah mau baca *hug*

      1. ngerti kok chingu,,,
        beneran daaah…

        ahahahah
        ne, romantis bngeeet siih kunyuk eon…
        hae oppa lgian mauu aj tuuh d hug hyukpa…
        hhoho

        *hug back chingu

  3. aku ga ngerti masaa x_x
    ini msh ada lanjutannya kan? semoga ngerti deh kalo udh baca endingnya -.- wkwk
    ditunggu ending nya :))

    1. tuhkan ada yang nggak ngerti~~~ Otteyo??? HUWAAAAAA TTwTT
      mianhaeyo~~~
      aku juga nggak bisa jelasin nih , AMIEN DEH!! Semoga di part B kamu ngerti TT___TT *hope* *pray*

  4. Ini masuk kategori mudah kok permainan bahasanya😀 ekhem … Wehay pendek sekali nas ¬_¬ . Hahahaha #readercerewet🙂

  5. Ngerti koq ngertii~
    huaaa~
    adegan ranjang’y bqn ngiri,,>,<
    aku jg mauuuu~
    next part'y chingu,,cant wait to see d hapy end,, although it's nice to see them suffer too,,hho

  6. aku ngerti kok maksud ceritanya meski belum baca Prequelnya *maklum reader baru diblog ini hhehe*
    kyaaaaa aku ikut deg2 serr pas hyuk meluk hae dan mengucapkan kata2 itu ke donghae,,,, gak sabar ama lanjutannya,tapi mungkin aku baca prequelnya dulu kali ya… *biar tambah gereget#apalah*

    1. yang bener nih? kkk~ welcome di blog abal-abal aku yaah😀
      haha, author aja yang nulis degedegan banget, merinding sendiri *nggak nanya kali thor = =*
      kok baca prequelnya dulu? nggak bingung tuh? .__.

    1. jangan dilempar doong, kan kalo dilempar panci kamu nggak bisa baca FF aku lagi *ngelindungin kamu dari lemparan panci*
      Saya juga suka banget ama pict itu >//<

      UDAH KELUAR CHINGU~ *teriak pake corong minyak*

  7. Umm~
    ga mau ama saeng ah,,ma my king aja,,
    *tarik yesungie k kasur. . .tarik slimut trus tdurr. . .zzZzttt -___-
    emg c kesian tp msh krg,,like to see them suffering (khusus d ff),,klu perlu mpe msk RS or even prcbaan bunuh dri,,*evil smirk,, (gni ni kbnykn bca eunhae angst)

    1. ish TT___TT aku tersakiti ih~
      buahahaha , kamu mau chara death, kah? oke saya buatin :p

      nanti hae meninggal hyuk menderita, apa hyuk meninggal hae menderita?

  8. Eh tp jgn ampe meninggal~
    kesian tw saengiee >,<

    ckp mpe koma z jgn mpe mati udh gtu bngun lg dh,,
    udh gtu yg d bqn koma'y hyuk as uke'y z,,kan hae'y ntar mndrita tuh coz ngrasa brsalah,,
    *kbnykn mau'y ni ==a

    1. saya juga nggak suka buat chara death atuh eon= =

      buahahaha,
      nanti deh saya buat, kayanya seru juga tuh FFnya😄

      lihat jadwal saya ya, penuh apa nggak
      [sumpah, saya penuh ama jadwal les]

  9. Yuhuuu!! Aku reader baru loh eon😉
    ceritanya so sweet bgt!! Aku ngerti kok jln ceritanya.. Oh ya, aku manggilnya eon aja ya.. Soalnya aku baru kls 8, takut lebih tua situ. Hehehe^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s