fanfictions

My Adorable Crush – Part 3

Title : My Adorable Crush—Part 3

Main Cast  :

–          Lee Hyukjae

–          Lee Donghae

–          Kim Hyoyeon

And another Support Cast.

Main Pairing : Haehyuk

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Yaoi / AU

Rating : G

Length : Three-shot.

Part : Part 1 | Part 2 | Part 3

Cr: hyuktoyou.net

***

mwo?? Kau sudah menyatakannya?? Lalu, lalu, apa jawabannya?? “

Aku tertawa getir, “ jangankan jawaban, ia percaya aku mencintainya saja tidak Hyeon. Begitu aku mengatakan aku mencintainya, ia menolak mentah-mentah dengan berkata ia tidak percaya bahwa aku mencintainya “

Hyoyeon menatapku lesu. Aku merasakan mataku mulai berkaca-kaca, aish! Kenapa aku harus menjadi orang yang mudah menangis?? For god’s sake, aku laki-laki!!

“ apakah.. karena kedekatan kita, oppa? Seperti misalnya, ia tidak tau apa-apa tentang kau dan aku, dan dia mengasumsikan bahwa aku adalah yeojachingumu “

Aku mengedikkan bahuku tidak semangat, “ molla, tapi bukankah itu rahasia umum bahwa kau sepupu jauhku? “

“ ya tuhan oppa! Marga kita berbeda, siapa yang akan percaya bahwa aku adalah saudaramu?! Tentu itu rahasia umum bahwa kau sepupu jauhku, tapi apa kau juga tidak mendengar rahasia umum bahwa beberapa orang mengasumsikan kita berpacaran? “

jincha? Aku tidak pernah mendengarnya, “

“ bagaimana kau bisa mendengarnya jika otakmu penuh dengan Donghae, “

Aku menunduk malu. Lalu sekarang? Apa yang harus ku lakukan? Menyerah? Tapi jika aku menyerah seperti ini bukankah akan meyakinkan asumsi Donghae bahwa aku tidak benar-benar mencintainya? Tapi, menyatakan lagi? betapa murahnya diriku jika seperti itu caranya..

oppa, apa kau mau ku bantu? Biar ku katakan pada Donghae tidak ada yang perlu di ragukan kalau kau benar-benar menyukainya? “

“ tidak perlu Hyeon, “ aku menghela nafas panjang, “ ini masalah Donghae tidak percaya denganku, bukan masalah Donghae tidak percaya denganmu. Aku yang harus meyakinkan dia, tapi.. bagaimana caranya? “

“ menyatakan lagi? “

“ tidakkah itu menambah nilai minus diriku di matanya? Maksudku, aku sudah menyatakannya, ia menolakku namun aku tetap menyatakan bahwa aku mencintainya? “

Ia mendecakkan lidahnya, “ oppa, ia tidak menolakmu, ia hanya tidak percaya denganmu. Itu dua hal yang berbeda, ok? “

Aku mengedikkan bahuku bingung dan menyandarkan kepalaku di bahu Hyoyeon. Apa benar Donghae tidak percaya karena tingahku dan Hyoyeon yang begitu akrab? Aish. Apa yang harus ku lakukan sekarang?

***

“ Hyukie, maukah kau mengantarkanku ke rumah Donghwa oppa lagi? tugas kami belum selesai.. “

Aku mendesah pelan, “ aku lelah noonaya, tidak bisakah besok saja? “

“ ada apa denganmu? “ Sora noona mendudukkan badannya di sampingku, “ kau terlihat lemas, ada apa? Dan lagi, bukankah ini hari beruntungmu bahwa kau bisa bertemu dengan Donghae lagi? “

“ aku takut… “

Sora noona menatapku heran. Aih, takut? Apa yang perlu kau takutkan dari Donghae, Hyukie? Tidak ada yang perlu di takutkan dari Donghae. Kau hanya takut jika ia tidak percaya lagi denganmu, kan?

“ memang Donghae kenapa? Bukankah kau over heels dengannya? “

“ kemarin.. aku telah menyatakan perasaanku padanya “

Sora noona menatapku tidak percaya, “ jincha?? Lalu, apa katanya? Apa jawabannya?? “

“ ia tidak percaya, “

“ huh? “

“ ia tidak mempercayai kalau aku mencintainya, eotthokhae noonaya? “

“ memang kenapa ia tidak mempercayaimu? “

molla, “ aku mendesah kesal, “ ia hanya berkata ia tidak percaya denganku dan meninggalkanku begitu saja, “

“ kalau begitu cepat ganti bajumu dan antar aku ke rumah Donghwa! Selesaikan masalahmu dan aku selesaikan masalahku, arra? “

“ tapi noona… “

Namun terlambat, Sora noona telah menarikku ke dalam kamarku dan memaksaku untuk bersiap-siap. Aku menarik nafas panjang. Semoga aku bisa mengendalikan diriku di hadapan Donghae nantinya.

***

Dan…

Disinilah aku sekarang. Di depan rumah Donghae.  Apa yang harus ku lakukan sekarang? Masuk? Atau tetap diam di mobil sampai tugas Sora noona selesai?

“ Hyukie, kau tidak turun? “

“ apa boleh? “

Sora noona menggelengkan kepalanya sebelum menarikku turun dari mobil. Aku hanya dapat mematung di belakang Sora noona. Sampai akhirnya ia memencet bel, dan pintu terbuka. Sosok Donghae muncul di hadapanku.

Eo, noona­! Hyung sudah menunggu di dalam, kenapa lama sekali? “

“ tanyakan pada Hyukjae, ia tadi bahkan menolak untuk mengantarku! Kalian ada masalah? “

“ tidak ada, siapa yang bilang kami ada masalah noona­ya? “

Jadi ia anggap kata-katanya kemaren bukan masalah untukku? Oh yeah, dia bahkan tidak percaya kata-kataku, tentu saja itu bukan masalah untuknya. Sora noona melepas genggaman tangannya dari tanganku dan melenggang masuk meninggalkanku berdua dengan Donghae saja.

“ aku di mobil saja, maaf mengganggumu, “

Namun tangan Donghae mencegahku, “ gwenchana, kita duduk di taman saja, bagaimana? “

Mengapa ia terlihat sesantai ini?

Mengapa ia tidak merasa kaku sama sekali?

Tidakkah ia lihat, aku, disini, sedang merasa kacau dan canggung berada di dekatnya. Bahkan ia menggenggam tanganku! Kyaaaaa! Aish, stop fangirl-ing over him, Hyukjae!

“ Donghae-ssi? “

Donghae menghentikan langkahnya, “ Ne? “

“ tidak apa-apa, tidak jadi. “

Donghae mengedikkan bahunya dan mendudukkanku di bangku tamannya. Aku hanya mampu memainkan jari-jemariku, haruskah aku bertanya? Aish. Tidak perlu! Percuma juga, ia tidak akan percaya.

“ Hyukjae-ssi, mianhae, kemarin.. sikapku terlalu berlebihan, ya? Maaf.. kalau kata-kataku terlalu menyakiti perasaanmu “

“ hum? “

“ ah lupakan, “ ia mengacak-acak rambutnya, “ ngomong-ngomong, apa pacarmu tidak akan mencarimu? “

“ pacar? Pacar siapa? “

Donghae menatapku aneh, “ pacarmu! Aku melihatnya setiap hari, di kantin kalian selalu duduk berdua, berpelukan, tertawa bersama. Kau melupakan pacarmu semudah itu? “

“ Hyoyeon maksudmu? “

Donghae membuang mukanya ke arah lain. Aku tersenyum tanpa sadar. Jadi.. maksud Hyoyeon benar/ jadi benar Donghae tidak percaya karena selama ini aku selalu dekat dengan Hyoyeon?

“ inikah alasanmu tidak mempercayai pernyataan cintaku? “

Donghae berdehem pelan, “ well, kau sudah punya yeojachingu jadi tidak mungkinkan kalau kau menembakku? “

“ kenapa kau yakin sekali bahwa Hyoyeon yeojachinguku, Donghae? “

Donghae menatapku jengah. Aish! Aish! Aku salah lagi ya?? Aku menggigit bibir bawahku, jelas, aku ketakutan melihat ekspresinya sekarang.

“ bagaimana aku tidak yakin?! Selama 3 tahun aku memperhatikanmu kau selalu dengan dia! Makan, belajar, berbicara, tertawa, semua kau lakukan bersama seseorang yang katanya sepupu jauhmu itu! kalian berpelukan, dan bertingkah seperti dua sejoli yang sedang di mabuk cinta, tau?! Bagaimana aku tidak yakin jika aku telah melihat kalian selama 3 tahun lamanya dan—“

Aku menatap Donghae tidak percaya, “ 3 tahun lamanya? Maksudmu? “

“ aish! Lupakan, jadi.. siapa Hyoyeon? “

“ dia sepupuku, “

gojitmal! “

Aku mengerang kesal, “ demi Tuhan Lee Donghae! Kalaupun kau tidak percaya semua kata-kataku mengapa kau menanyaiku? Percuma sajakan aku menjawab apapun jika ternyata kau terus menunduhku sebagai pembohong?? Tanya Sora noona, Hyoyeon hanyalah sepupu jauhku!! Tidakkah kau mengerti? “

Kesunyian menyelimuti kami. Aish, jincha! Bagaimana aku bisa jatuh kepada Donghae? Ternyata Donghae yang aku sukai adalah Donghae yang keras kepala dan tidak ada menarik-menariknya. Aku menarik nafas panjang dan bersiap-siap meninggalkannya.

Namun lagi-lagi, tangannya mencegahku.

“ benarkah itu? “

Aku mendesis tajam, “ kalau kau tidak percaya silahkan lepas tanganmu, aku mulai jengah dengan semua ini, Donghae “

“ kalau begitu, bisa kau ulangi sekali lagi? “

“ apanya? “

“ pernyataanmu? “

Deg.

Untuk apa? Agar ia bisa mempermalukanku?? NO! untuk apa? Haruskah aku menurutinya? Tapi, bagaimana kalau ia tidak percaya lagi?? aish, michigeutta!!

“ bisakah? Atau perasaanmu sudah menguap, Hyukie? “

Hyukie?

“ ugh, aku menyayangimu Lee Donghae. Sejak pertama kali aku melihatmu dilapangan awal kita masuk sekolah ini, aku telah memperhatikanmu selama 3 tahun terakhir ini. Hanya melihatmu tersenyum, telah mampu membuatku tersenyum. Tidak perlu kau membalas pernyataanku, aku hanya ingin kau tau sebelum kita kelulusan, itu saja “

Donghae membalik badannya dan menatapku lembut, “ tidak perlu membalasnya? Baiklah aku mengerti. Dan ada yang ingin aku katakan padamu, Hyukjae. Maukah kau mendengarnya? “

Dengan berat hati aku mengangguk, pasti kalimat penolakan.

“ seperti dirimu, kau tidak perlu membalasnya, hanya perlu kau keatahui. Selama 3 tahun terakhir ini, aku menyadari dengan jelas kehadiranmu. Tatapan  matamu telah menggangguku selama 3 tahun terakhir ini, tingkahmu yang tersenyum begitu melihatku tersenyum telah menggangguku selama 3 tahun ini pula. Namun anehnya, aku malah jatuh dalam pesonamu Lee Hyukjae. Aku juga mencintaimu, sama sepertimu, selama 3 tahun ini. Aku hanya ingin kau mengetahuinya sebelum kita lulus dari sekolah, bahwa.. aku juga mencintaimu “

Aku terpaku di tempatku. Ini mimpi? Aku menampar pipiku, auw! Sakit. Berarti ini bukan mimpi? Tapi, mengapa sangat tidak masuk di akal??

“ Hyukie? Gwenchana? “

“ ini mimpi, pasti ini mimpi “

Donghae terkikik geli, “ dan sekarang kaulah yang tidak percaya dengan pernyataanku, tidak mau membalasku dengan mengatakan pembohong? “

“ kau.. benar-benar mencintaiku? Bagaimana bisa? Maksudku, siapa aku? aku tidak sepertimu yang terkenal! Aku tertutup dan—jika bisa—tidak nampak! Bagaimana kau bisa mengenaliku di antara yeoja-yeoja yang sibuk memperhatikanmu?? Aku—“

Donghae menghentikan omong kosongku dengan menciumku.

Bibirnya di bibirku.

Tahan dirimu, Hyukjae.. dia hanya menempelkan bibirya di bibirmu.

…..

…..

….

GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!

INI MIMPI BURUK!!! Donghae tidak mungkin menciumku!! OHMYGOSH!! Donghae.. orang yang aku sukai.. menciumku.. dibibirku… yeah, hanya itu yang ia lakukan.

OH GOD!!! Jika kau membunuhku sekarang, aku mampu terbunuh dengan senyuman melekat di wajahku!! Gyaaaaaaaaaaaaaaa!!!

“ percaya sekarang? “ ucapan Donghae menghentikan kegiatanku fangirling terhadapnya

“ Uh-Oh, “

Aku menundukkan kepalaku malu. Donghae menarikku dan memelukku erat seakan tidak ingin kehilanganku. Ugh, aku merasakan kebahagiaan yang meledak-ledak tidak tentu arah di dadaku. Aku merasa bisa terbang dengan sayap kebahagiaan.

“ mulai sekarang kau milikku dan aku milikmu, oh? “

Aku hanya mampu menganggukkan kepalaku. Suaraku? Haha jangan ditanya. Suaraku menghilang terbawa bersamanya saat ia menciumku tadi.

“ dan satu hal lagi, “ ia menatapku lembut, “ janga biarkan Hyoyeon menyentuhmu seinchipun, ok? Kau tentu tau aku adalah pencemburu tinggikan, Jagi? “

Tanpa sadar aku tersenyum dan mengangguk. Hyoyeon, maafkan daku. Hidupmu pasti akan menjadi sepi setelah ini…

 

 

 

 

,

The End.

Sorry, endingnya abal banget T__T aku udah nggak bisa mikir, hiks.

“ Comment = Love “

14 thoughts on “My Adorable Crush – Part 3

  1. Ngga abal-abal juga Chingu-sshi^^
    Cuman alurnya terlalu cepet..

    Romansa-nya keyeenn.. Aku cukaaaa…
    Donghae orangnya ngga percayaan sih…
    Hufft.. Jika saja Eunhyuk ngga ngejelasin kalau ‘Hyoyeon itu cuma SEPUPU JAUHNYA’

    Chingu-sshi tetap berkarya ya?^^
    Fanficmu keren semuaa…🙂

  2. Huakakakk~
    ikan. . .ikan. . .
    Cemburumu bnar” tingkat dewa,,
    huahahaaa~

    request bikin sequel’y donk saengie,,
    school life hyukie after he become hae’s,,
    hhahaaa~

    1. kalo nggak cemburu tingkat dewa bukan Donghae namanya(y)

      sequel?
      aku lihat ntar ya onnie~ jadwal aku sibuk, ntar kalo ada longgar iseng-iseng aku buat deh
      ^^v

  3. Huwaaa ~
    *kenapa koment eon awalnya pasti huwaa~ ya saeng? #plakk kekek*
    tapi gak abal kok saeng.
    Bener2 keren nih ^^..

    1. emang kamu kira angst? .__. wgwg
      saya udah tobat buat FF angst jagiya(y)

      nanti saya yang merestukan kalo nggak ada yang mau merestukan XDD

  4. horeeeee akhirnya jadiaaaanXD *loncat2 gaje*
    oalah ternyata gara2 hyeyeon toh,ampun deh donghae cemburuan banget tapi baguslah jangan biarkan hyuk disentuh yg lain
    end nya gak abal kok,malah bagus saeng onnie suka…feelnya juga dapet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s