fanfictions

Let Me Loving You [Part 7]

Title : Let Me Loving You—Part 7

Main Cast :

–          Cho Eunyoung [You]

–          Lee Hyukjae / Eunhyuk

Another Cast :

Lee Namhyo, Cho Kyuhyun, Choi Siwon.

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Angst / Hurt

Rating : G

Length : Chaptered

Part : Prolog | Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6| Part 7

***

Di ambil dari cerita ‘1 liter of tears,’ ’49 days,’ ‘Surat Kecil Untuk Tuhan,’ dan cerita lama karya saluran TV favorite kita ‘Buku Harian Nayla,’

—padahal aku belum ada nonton semua, cuma di certain doang.. tapi untuk yang 1 liter of tears sama Surat Kecil Untuk Tuhan aku mah udah baca—

***

[waktu istirahatpun tiba]

Aku menarik nafas panjang-panjang. Mencoba menikmati pemandangan indah yang mungkin tidak bisa ku dapatkan lagi. Pemandangan yang paling menarik yang pernah ada di dunia ini.

“ lagi-lagi wajah itu, bisa kau ganti wajahmu? Setiap kita bertemu wajahmu selalu tidak bahagia, “

Aku tersentak kaget dari lamunanku, “ Si-Siwon?! Apa yang kau lakukan disini? “

“ jawab dulu pertanyaanku, apa kau bisa ganti wajahmu? Dengan sebuah senyuman yang selalu terhias di wajahmu saat bersama dengan Hyukjae, “

Hyukjae, “ gumamku tanpa sadar tapi sepertinya, Siwon mendengar itu.

Ia duduk di sebelahku dan menatapku dengan pandangan khawatir. Membuatku semakin merasa bersalah dengan Hyukjae. Aish. Ternyata aku memang tidak bisa membalas semua kebaikannya. Aku hanya bisa menyusahkannya.

“ Yoong, aku bukannya ingin memaksa tapi aku tidak sanggup untuk melihatnya. Kau kenapa? Apa kau dan Hyukjae bertengkar akan sesuatu? “

“ Y-Yeah, “ aku menundukkan kepalaku, “ aku merasa bersalah dengannya Wonnie.., “

“ Waeyo? “

“ aku.. hanya bisa menyusahkannya.. lainhalnya dengan dirinya yang selalu memberikanku kebahagian, dan juga selalu menolongku disaat aku sedang susah.., “

“ tapi aku tidak yakin Hyukjae akan merasa seperti itu.., aku mengenal Hyukjae dan Hyukjae bukan orang yang seperti itu, kan? Dan aku yakin kau pasti juga tau hal tersebut “

Aku hanya mampu menundukkan kepalaku. Siwon benar, Hyukjae tidak mungkin merasa seperti itu. Tapi tetap saja, aku tidak suka. Aku tidak suka menjadi seseorang yang hanya mampu menyakiti Hyukjae dan bukannya memberi kebahagiaan untuknya.

“ Yoong, kau tidak perlu merisaukan apapun.. menurut pengelihatanku, kau tidak harus melakukan apapun selama kau disisi Hyukjae, ia pasti akan senang. Dan jika ia senang, itu artinya kau sudah membalas kebaikannya, kan? “

Aku ingin membalas perasaannya juga, Wonnie…

“ sepertinya yang kau katakan benar, “ aku mencoba tersenyum, “ mengapa semua orang baik terhadapku, ya? Padahal mereka harusnya membenciku karena aku hanya bisa merepotkan mereka semua “

Siwon tersenyum kecil dan mengusap kepalaku lembut, “ bukan kau yang memilih penyakit itu, tapi penyakit itu yang memilihmu “

***

Aku menarik nafas panjang. Istirahat telah selesai dan sekarang.. aku harus menghadapi Hyukjae lagi?! aish. Aku tidak sanggup. Aku terlalu dalam menyakitinya tadi!! Otte?

“ Younggie~ kau kemana saja?? aku mencarimu dari tadi kau tau! “

Aku menoleh ke belakang dan melihat Namhyo, Kyuhyun serta Hyukjae sedang berjalan ke arahku. Aku tersenyum ke arah mereka semua.

“ Mianhaeyo, tadi aku ke taman.. aku banyak fikiran akhir-akhir ini.. “

Namhyo memanyunkan bibirnya, “ setidaknya ceritakan pada kami apa masalahmu! Oke? Baiklah, istirahat mau selesai.. ayo masuk, “

Aku hanya tersenyum dan menurut masuk ke dalam kelas. Begitu aku duduk di tempatku, Namhyo tiba-tiba memukul jidatnya perlahan seolah teringat akan sesuatu. Aku menaikkan sebelah alisku dan menatapnya bingung.

“ waeyo? “

“ aku lupa, tadi aku dan Kyuhyun berencana.. mau.. kau tau.. erh.., “

Aku menahan tawaku, “ mau mojok? “

Blush.

Wajah Namhyo memerah dengan seketika. Hey? Ada apa dengan Namhyo? Dia tidak seperti ini di setiap harinya. Aku hanya tertawa kecil melihatnya.

“ bolehkah aku duduk di samping Kyuhyun? “

“ aku tidak sedang duduk di samping Kyuhyun jadi untuk apa kau bertanya apa kau boleh duduk di samping Kyuhyun? “

“ maksudku.. jika aku duduk di samping Kyuhyun otomatis kau duduk di samping Hyukjae, kan? “

Aku terpaku di tempatku. Iyaya? Bagaimana aku lupa dengan fakta tersebut?! Otte? Aku tidak ingin duduk dengan Hyukjae saat ini, tapi… aku menghela nafas panjang dan tersenyum ke arahnya.

“ Lalu? Apa masalahnya? Memang ada salah ya jika Hyukjae duduk di sampingku? Gwenchana.. “

“ Jinchayo? Yeay! “

Namhyo langsung mengemasi barang-barangnya begitu pula dengan seseorang yang duduk tepat di belakangku. Seiring berjalannya waktu, aku merasakan diriku gugup dan.. berdebar. Haish! Eunyoung… tahan hatimu.. ini bukan seperti pertama kalinya kau duduk dengan Hyukjae, kan?!

Tanpa aku sadari, Namhyo dan Hyukjae telah bertukar posisi. Hyukjae meletakkan barang-barangnya di sampingku dan menatapku ragu-ragu.

“ Kau terlihat tidak nyaman, apa aku pindah saja? “

Aku terlonjak, “ H-Huh? Siapa yang tidak nyaman? Aku? Aniyo… “

“ kalau kau tidak mau, aku bisa duduk di tempat yang lain.. bagaimana? “

“ Gwenchana, kursi itu bukan milikku pribadi, semua orang boleh menempatinya, “ aku mencoba memberikan senyumanku untuk Hyukjae

Ia balas tersenyum dan duduk di sampingku. Aku merasakan jantungku berdebar-debar tak menentu tanpa sebab. Hyukjae menundukkan kepalanya.

“ kau ingat janjimu kemarin? “

“ U-Uh? Janji yang mana? “ tanyaku heran.

“ yang kau bilang tidak akan pernah berubah? Yang kau tidak akan pernah menjauhiku? “

Aku mengangguk, “ memang kenapa? “

“ kenapa kau melanggarnya? “

“ kenapa kau..Aku melanggarnya? “

Ia menoleh ke arahku dan mengangguk. Aku menatap matanya dan aku melihat.. kesedihan. Babo yeoja. lagi-lagi kau menyakiti Hyukjae. Aku menggeleng dan menatapnya lembut.

“ aku tidak melanggarnya, Hyukjae.. “

“ kau melanggarnya. Seharian ini kau menjauh dariku, apa aku membuatmu tak nyaman Eunyoung-ah? “

Aku merasa seseorang seperti menusuk tepat kedalam hatiku. Bukankah seharusnya aku yang bertanya seperti itu?

“ kau tidak pernah membuatku tidak nyaman, Hyukjae.. aku malah berfikir.. bukankah aku yang membuatmu tidak nyaman? “

Hyukjae menaikkan sebelah alisnya dan menatapku heran, “ bukankah aku yang membuatmu tidak nyaman? Dengan perasaanku.. kau tau, kan? “

“ Aniyo, “ aku menggeleng, “ aku tidak pernah merasa terganggu dengan hal tersebut, dan.. apakah aku membuatmu tidak nyaman? Dengan penyakitku, mungkin? “

Ia tersenyum menampilkan gummy-smilenya. Tanpa sadar aku menahan nafasku. Aish. Mengapa Tuhan menciptakan manusia se-sempurna ini? Mengapa Tuhan memberikan manusia se-sempurna ini di kehidupanku? Argh.

“ bukankah aku pernah bilang padamu, aku tidak pernah merasa penyakitmu adalah sebuah beban untukku, Young-ah, “

“ Geuraeyo? “

Aku percaya dengannya. Tapi entah mengapa, aku ingin mendengar ia memastikanku dengan kata-katanya. Bolehkah aku egois? Bolehkah aku memiliki Hyukjae hanya untuk diriku sendiri?

“ Geuraeyo. Apa kau tidak percaya padaku? “

Aku tersenyum ke arahnya, “ tentu saja aku percaya padamu, Hyukjae-ah “

“ EHEM!! “

Kami menoleh secara serempak menuju dua orang di belakang kami. Ku lihat Kyuhyun tersenyum atau tepatnya.. menyeringai. Sedangkan Namhyo menatapku dengan mata jahilnya.

“ Kyunnie~ bukankah tadi aku bilang yang mau mojok itu kita, ya? “

Kyuhyun mengedikkan bahunya, “ mollayo~ tapi entah mengapa kita di dahului orang lain nih.. lebih romantis malah. “

“ Aish! Yang pacarankan kita, kenapa mereka yang romantis yaa? “

Hyukjae menendang kaki Kyuhyun dari bawah meja. Sementara aku hanya bisa menunduk malu menyembunyikan wajahku yang memerah di balik rambut panjangku. Benarkah tadi kami terlihat begitu romantis?

“ Aish! Hyuk, seharusnya kau berterima kasih pada kami karena kami berdua ingin mojok, kau bisa dapat bonus mojok dengan Eunyoung, kan? “

“ Ya! “

Kedua pasangan evil tersebut hanya mampu terkikik-kikik geli. Haish. Ku tatap ke arah Hyukjae yang wajahnya telah memerah tersebut. Tidak sengaja, Hyukjae melihat ke arahku juga.

Aku menundukkan kepalaku malu dan begitu pula dengan Hyukjae. Aku tersenyum kecil. Mungkin benar kata Siwon, aku bisa memberikannya kebahagiaan dengan cara yang lain. Aku bisa membalas semua kebaikannya hanya dengan dekat dengannya.

Tapi aku ingin lebih.

Aku ingin bisa membalas semua kebaikan hatinya. Aku ingin membalas semua perasaannya. Di lain sisi, aku merasa seseorang menahanku untuk mengatakan padanya bahwa aku juga mencintainya sama seperti ia mencintaiku.

Seperti ada sesuatu yang menahanku dan mengatakan bahwa kami tidak selaras. Seperti ada sesuatu yang membisikkanku bahwa kami tidak sederajat. Seperti ada sesuatu yang menahanku yang mengatakan ia tidak pantas bersamaku.

Eotteohge?

 

 

***

Mianhae *bow*

Updatenya udah lama, ini malah update sedikit banget! Mianhaeyo, mianhaeyo, mianhaeyo *bow*

Uhm, sekalian author mau nanya, ini author bingung perannya Siwon kaya gimana, awalnya cuma sebagai “selingan” gitu doang, eh ternyata.. tara! Dia sedikit berbeda jauh dari kata selingan = =

Enaknya Siwon suka eunyoung juga nggak? Atau ngebantu Eunyoung supaya bilang ama Hyukjae kalo sebenernya dia juga suka sama Hyukjae?

Tambahan lagi, kalo komen pake Hyukjae aja ya, soalnya kalo Eunhyuk nanti ada tokoh lagi namanya Eunhyuk di chapter terakhir, key?😉

“ Comment = Love “

One thought on “Let Me Loving You [Part 7]

  1. Kalo menurut aq mending siwon jgn suka ma eunyoung, tp ngebantu eunyoung aja thor
    #sok tau
    dilanjut lagi ya, wat author SEMANGAT….^_^….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s