fanfictions

The Selfishness

Title : The Selfishness

Main Cast :

–          Le Hyukjae

–          Lee Donghae

Main Pairing : broken!HaeHyuk/broken!EunHae

Author : Nashelf

Genre : Angst

Rating : PG-13 [for harsh word like f*k, s*t, etc]

Length : One-shot.

Some conversation will written in English, ‘cause yeah, if I’m in bad-mood I’ll start to speak with English not Indonesia. Sorry! And if you want, listen to Jessica – Almost, the meaning of the song is really perfect with this story (just suggestion, though)

***

“ yak! Sekarang cukup sampai disini saja Hyukjae-ssi, “

Hyukjae sedikit membungkukkan badannya kepada CEO, “ Ne, gamshahamnida sangjangnim

Setelah sedikit terjadi percakapan singkat diantara mereka berdua, akhirnya perpisahanpun terjadi. Dengan tubuh lelah, Hyukjae berjalan menuju caravan yang akan dengan setia mengantarnya ke dorm Super Junior, tempat yang paling ingin ia datangi saat ini.

Tidak dia sadari, mimpi buruk yang tidak diinginkannya akan terjadi tepat setelah ia menginjakkan kakinya dilantai kamarnya.

Donghae’s POV

Aku menatap layar laptopku dengan lemas. Yeah, aku sedang tidak ada jadwal oleh karena itu aku dapat bersantai di dalam dorm. Seorang diri. Tentu saja, siapa yang akan menemaniku?

Leeteuk-hyung ada syuting WGM-nya, Siwon masih sibuk dengan dramanya, Kyuhyun tentu sibuk dengan gamenya, Sungmin-hyung dan Wookie yang sibuk memasak, Shindong-hyung dan Yesung-hyung sibuk menonton TV—sedangkan aku tidak ada mood sama sekali.

Disinilah aku. duduk merenung di hadapan layar laptopku. Well, beberapa jam yang lalu aku masih mendapat kegiatan tapi sekarang, nothing to do. Aku menghela nafas sebelum menulis random thing di laptopku.

Hmm…

Apakah ada berita terbaru tentang eunhae? Aha! Sebaiknya aku buka twitter siapa tau ada seseorang yang memberikanku info terbaru tentang eunhae.

“ Huh? Kenapa banyak sekali link yang terkait antara aku dan Eunhyuk? Bukankah nae  Hyukkie sedang latian musicalnya? “

Dengan rasa penasaran tinggi, aku meng-kliklah link tersebut. Dan… aku… sangat menyesali membuka link foto tersebut.

Ugh!

Hyukkie… dia… dan seorang yeoja yang aku ketahui namanya sebagai Ji Eun ahgassi. Seorang actress terkenal akhir-akhir ini.

SERIOUSLY.

WHAT ARE THEY DOING? FACING EACH OTHER LIKE WANT TO KIS—?!! Aku segera membanting layar laptopku begitu melihat gambar kecil yang ada di bawah gambar tersebut. Aku menarik nafas panjang berusaha menghilangkan rasa sakit di hatiku. Namun, sebuah air mata jatuh dari ujung mataku.

Nae hyukkie….

***

annyeong yorobun! “

Aku mengacuhkan suara tersebut dan tetap fokus kepada makanan yang disajikan Wookie pada kita semua. Ia menarik kursi kosong disampingku dan duduk disampingku tanpa merasa telah melakukan kesalahan apapun. Jika ia merasa bahwa itu adalah sebuah kesalahan.

“ Leeteuk-hyung dan Siwonnie masih di tempat syuting, ya? “

Aku hanya diam membiarkan yang lain menjawab pertanyaan yang keluar dari mulutnya. Aku tidak ingin marah…tetapi…ia tidak memberitahukanku! Bahkan ia tidak meminta konfirmasiku apakah aku membolehkan ia melakukan filming MV yang terdapat kissing scene-nya!

Salahkah jika aku marah?

“ Hae? Kau sakit? Sedari tadi kau diam saja? “

aniyo, “ aku menyilangkan sendokku dan menatap Ryeowook, “ Wookie, terima kasih atas makan siangnya.. “

“ err—yeah, sama-sama hyung

Aku segera bangkit dari tempat dudukku dan meninggalkan Hyukjae seorang diri disana. Pft. Aku butuh waktu sendiri dan semua pasti akan sia-sia jika aku berbicara dengannya.

Hyukjae’s POV

“ dia…. Marah? “

Sungmin-hyung mengedikkan bahunya tidak tau, “ sepertinya sih begitu, sedari tadi ia hanya di dalam kamarnya, hanya keluar ketika kami memintanya makan siang. Mungkin dia hanya lelah Hyuk, “

“ dia marah hyung, aku dapat merasakannya “

Aku memainkan jari jemariku sembari berfikir keras. Apa salahku? Apa yang kulakukan siang ini? Hanya sibuk dengan jadwal, kan? Apa karena itu dia marah denganku?

“ apakah bukan karena filming MV-mu, hyung? “

Dengan segera aku menggeleng, “ ia belum tau mengenai hal tersebut “

“ BELUM TAU?!! “ teriak ke-5 orang tersebut bersamaan.

“ err—yeah, aku belum memberitahunya tentang hal tersebut “

“ bagaimana kau bisa tidak memberitahunya, Hyuk? Kau bahkan mempunyai kissing scene! Seharusnya kau meminta izinnya atau setidaknya memberitaunya! “

“ aku rasa itu tidak perlu, hyung, “ aku menghela nafas panjang, “ kita sudah dewasa, seharusnya ia mengerti mana yang harus ku ‘kerjakan’ dan mana yang harus ku ‘tinggalkan’. Aku… akan bicara dengannya sekarang “

Aku berjalan dengan lunglai ke kamar Donghae dan Leeteuk-hyung. Syukurlah Leeteuk-hyung belum pulang, jika tidak ia pasti akan menambahkan penat di kepalaku.

***

“ Hae? Kau marah? “

Aku mencoba mengetuk pintunya lagi namun nihil, tidak ada jawaban. Aku menarik nafasku panjang mencoba sabar. HELL! Aku benar-benar lelah, ditambah udara di luar sangat dingin walaupun sekarang masih siang.

“ Hae? “

…..

“ Ha—“

Sebelum aku sempat menyelesaikan kalimatku, pintu terbuka menampilkan sosok Donghae di baliknya,“ Apa maumu?! “

“ berbicara denganmu, biarkan aku masuk “

“ untuk apa? Pergi. Aku ingin sendiri “

“ Hae… kau marah denganku? “

Ia menghembuskan nafas jengah, “ perlukah kau bertanya? “

“ apa aku melakukan sebuah kesalahan, Hae? “

aniyo, kau tidak melakukan sebuah kesalahan “

Saat ia hendak menutup pintunya, dengan cepat aku menahannya dengan kakiku dan ‘menggiring’ badanku—yang kurus—ke dalam kamarnya. Ia membelalakkan matanya tanda ia tidak suka dengan apa yang aku lakukan.

“ get out. “

Aku menggelengkan kepalaku, “ tidak sampai kau mengatakan ada apa dan apa salahku “

“ GET OUT LEE HYUKJAE! I’M TIRED! “

Aku merasakan hatiku teremas begitu melihat air mata turun dari ujung matanya. Aku membuatnya menangis. Aku membuat seseorang yang aku janjikan tidak akan pernah membuatnya menangis, menangis dihadapanku.

“ Hae…, “ aku berusaha menyentuh tangannya namun ia menghempasnya dengan kesal.

“ don’t you hear me? I said, GET OUT! “

“ I WON’T UNLESS YOU TELL ME WHAT DID I DO WRONG?! “

Ia menarik nafasnya panjang, “ filming itu.. kau benar-benar berciuman? “

“ jadi benar kata Sungmin-hyung.. kau marah hanya karena itu ? “

“ WHAT?!! Hanya?!!! Kau anggap sebuah kissing scene adalah hanya?! “

Aku menggigit bibir bawahku. Donghae benar-benar marah. Aish! Tapi itu benar, kan? Itu hanya ciuman! Sebuah ciuman yang terpaksa aku lakukan untuk pekerjaanku.

“ tapi Hae… itu hanyalah sebuah ciuman yang aku lakukan di dasari oleh tuntutan pekerjaan! Sebuah kissing scene tanpa ada perasaan diatasnya!! “

Ia menatapku tidak suka sebelum membuang mukanya ke arah lain. Aku tidak suka ini. Aku tidak suka cara Donghae menatapku seakan-akan aku adalah barang paling menjijikkan yang ada di hadapannya.

“ seharusnya aku menerima tawaran kerjaku saat aku disuruh berciuman dengan Siwonnie kalau tau seperti ini balasanmu, “ gumamnya pelan namun terdengar dengan jelas di telingaku.

“ apa katamu? “

Ia menatap tajam ke arahku, “ kau tidak mendengarnya? Baik akan ku ulang. Seharusnya aku menerima tawaran berciuman dengan Siwon di drama skip beatku! “

“ YA!!! DON’T YOU REMEMBER? YOURE LIPS UNDER MY CONTROL!!! “

“ SAME WITH YOU LEE HYUKJAE!! YOURE LIPS UNDER MY CONTROL TOO! DON’T YOU UNDERSTAND IT?!! CAN’T YOU UNDERSTAND IT?!! “

Aku tertegun di tempatku. Aku merasakan badanku bergemetar. Donghae marah, amat marah. Dan yang lebih parah, aku sama sekali tidak mau menerima bahwa semua ini kesalahanku. Hell! Tentu saja hanya Donghae yang dapat menciumku begitu juga Donghae, tapi ini semua untuk pekerjaan!! Bukan kemauanku mencium Ji Eun-noona.

“ aku menolak kissing sceneku dengan Siwon karenamu…, “

Aku menundukkan kepalaku entah harus menjawab apa.

“ aku menolak kissing sceneku disaat aku syuting drama it’s alright daddy’s daughter, semua karenamu…., “

Perlahan aku mendengar suara isak tangis menghiasi kamar yang aku tempati, “ semua promotion yang terdapat kissing scenenya aku tolak karena aku mengingatmu! Bahkan aku memberitau padamu bahwa ada tawaran kissing scene untukku! Dan apa balasan yang ku dapat?! Kau melakukan kissing scene tanpa memberitau padaku! Apa maumu, Hyukjae? “

Hyukjae…? Dia tidak pernah memanggilku Hyukjae sebelumnya!

“ tapi Hae.. itu hanya sebatas—“

“ FUCK HYUKJAE!! CAN’T YOU UNDERSTAND MY HEART ONCE?! “

Lagi-lagi aku terdiam di tempatku, “ can’t you understand me? Yes, I know it’s your fucking business if you kissing with someone else or not. But can’t you understand my heart? My feeling? Can you, please, stop hurting my heart once? “

Perlahan—walau penuh dengan rasa takut, aku memberanikan diriku mendekat ke arah Donghae. Ku genggam tangannya perlahan. Tidak ada penolakan. Tapi… aku tidak merasakan kehangatan itu lagi. Dingin. Itu yang aku rasakan ketika menggenggam tangannya.

“ am I hurting you, Hae? “

Ia mendongakkan kepalaku dan menatapku. Tatapan luka terlihat jelas di mata almond coklatnya. Ya Tuhan. Sebuah air mata jatuh dari ujung matanya, disusul dengan air mata yang lain.

“Are you blind to see it? “

“ Hae… mianhae… jeongmal mianhaeyo…

Perlahan ia melepas genggaman tangannya dari tanganku, “ let’s over this, Hyukjae. So no one will hurt in the future “

“ Hae… please, aku… aku akan memperbaiki semua kesalahanku! Please Donghae… “

“ No. sorry, but… I can’t see you as who you are like before. You kept hurting me, ask forgiveness and then do the same thing again. You never care for my heart, all for your care is your heart and your career. “

“ I promise I won’t do it again! Please Hae, don’t go…. “

“ how many times you promised that, Hyukjae? A long, long time ago you promised me you’ll never make me cry, don’t you remember it? A long time ago you promised me that no one can hurt me, don’t you remember? “

“ Hae…. “

“ it’s over. It won’t work this time. Let’s over this shit “

Ia berjalan meninggalkanku. Semakin lama punggungnya semakin tidak terlihat dari hadapanku. Andwae! Aku tidak boleh kehilangan dirinya!! dengan segala kekuatan yang aku dapatkan, aku mencengkram tangannya dan memeluk badannya erat-erat di dalam pelukanku.

please, hae… please… I’m begging you… please don’t leave me!

“ for what? So you can hurt me again? No Hyukjae, I won’t let you. “

Aku menaupkan kedua telapak tangannya dan memaksa matanya untuk menatap mataku, “ can’t you give me once chance? I’ll change! I’ll change, Hae! I promise! Please? Can’t you forgive me and give me a chance? “

Ia menatap kedua mataku dengan kosong, “ no. “

“ I can’t live without you, Hae… “

“ no, you can. You can live with someone else. You can do anything you want with someone else, you—“

Aku menutup kedua mulutnya dengan kedua bibirku. Terlalu frustasi dengan semua yang ia lakukan. Tanpa aku sadari, aku menciumnya tanpa perasaan apapun, tanpa cinta, seperti apa yang ku lakukan dengan Ji Eun-noona. Aku terlalu frustasi untuk melakukannya. Satu yang ada di fikiranku.

Aku akan kehilangan Donghae.

Aku akan kehilangan malaikatku.

“ hyuk—mmph. “

Aku kembali membungkam kedua mulutnya. Andwae! I can’t lose this angel!! I can’t live without him!! Aku terus menciumnya berharap ia akan memaafkanku. Berharap ia akan kembali padaku. Namun, tiba-tiba sebuah tangan mendorong pundakku menjauh dari Donghae.

“ FUCK HYUKJAE! CAN YOU STOP THIS?!!! “

Ia menangis, lagi.

“ it’s over Hyukjae! I’m tired all of your selfishness! You and your selfishness never understand my heart! You never care for my feeling! You said you can’t live without me? Do you think I can live without you? No, Hyukjae! I can’t live without you too! But I can’t stand your fucking selfishness! You hurting me again, Hyukjae!! “

Entah mengapa walaupun hatiku terasa teriris, tercengkram, bahkan terasa seperti pecah berkeping-keping. Air mataku tidak mau keluar. Aku tidak bisa menangis.

You and your selfishness never understand my heart.

Yeah, sepertinya. Aku tidak pernah mengerti akan perasaannya. Ia benar. Ia selalu benar. Tidak sepertiku. Tidak seperti diriku yang selalu salah.

“ try to think it! If you already stop your selfishness I’ll come back to you. But if you never try to fix it, sorry, we over until forever. “

Ia berjalan ke arahku dan mencium sekilas kedua bibirku, “ sorry and I love you, Hyukjae. “

Aku terdiam di tempatku. Tidak dapat menggerakkan anggota badanku sedikitpun. Aku mendengar suara pintu di tutup dan kesunyian segera menyelimuti ruangan yang ku tempati.

You and your selfishness never understand my heart.

You never understand my feeling.

If you never try to fix it, we over until forever.

It’s over, Hyukjae.

It won’t work this time….

Sebuah air mata jatuh dari ujung mataku, belum sempat aku menggerakan tanganku untuk menghapus air mata tersebut, sebuah air mata lain menyusul air mata yang pertama.

and I love you too, Donghae.

 

 

 

 

The End.

I MISS WRITING FANFICTION! BUT HELL, I’M LACK OF IDEAS! I CANT CONTINUE AUTIS LOVE OR MY COLD BOYFRIEND. WHAT SHOULD I DO? I DON’T WANT ALL OF YOU WAITING MY FICTION SO FUCKING FOR A LONG TIME;A;

DID ANYONE HAVE IDEAS? COME AND TELL ME, IT’S FREE BABY BDD PLEASE, WASTE YOUR TIME TO GIMMME AN IDEAS [?]

*SORRY FOR THE CAPS-ON, I’M SO EXCITED THAT I CAN WRITE AGAIN! SEE YAAAAAA XDD

“ COMMENT = KISS “

14 thoughts on “The Selfishness

  1. I’M FRUSTATED WITH BROKEN EUNHAE ;_;
    ohh… 1 kata :nyesek! T^T jlebbb bangeeeet TT__TT

    hueeee jangan over or end atau apalah doong hae!! -___- haaaah gaaseek neh si hae =_= COOL! keren banget!!

  2. (TT_____TT) hueeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee… *elap aermata*
    hyukie~..
    hae~..
    JANGAN pisah dong~…
    nyesek baca nya..
    hayooh author buat hae ama hyukie akur lagiii…
    (>.<)

  3. hiks wae? Broken hearted tp chingu bkanx kissx i2 fake y?
    Btw chingu cara dpetin password bwt ff betrayed gmn sich? Mian mrepotkan ;__;

  4. Gyaaa!!!! Whyy?? Why are you being like this Hyukjae??

    You hurt Donghae’s heart!! But I hope this fight is not real😦 *sorry for bad english*

    Moga aja Donghae baik-baik saja pas liat nie foto^^

  5. ;_; im jealous too, hae , , huhu

    idea for autis love ? i think , , how about hyukjae bring hae to his home ? and then hyukjae’s parents come to home ? so hyukkie crying to hae . .#justbadidea:/

  6. pict diatas adalah pict yang selalu saya hindari =_=
    mending ga liat dripada terus nyesek dn kepikiran ><
    broken!HaeHyuk/broken!EunHae selalu bkin nyesek

    klo ide ff yg autis love itu mungkin hae harus bisa membongkar kenapa hyukkie bisa kaya gitu trus hae juga harus ketemu orangtuanya hyuk~ kurang lebih begitulah, jarang jdi author ff sie ^^v
    klo yg my cold boyfriend, hae harus belajar nunjukin perhatiaannya sama hyuk biar hyuknya ga ninggalin hae ^_^
    sekian saran saya~~ hehe

    pelan-pelan aja nulisnya~ biar hasilnya maksimal dan gak menjadi beban bwt km..
    aku selalu nunggu ff kamu koq~~
    fighting!!😀

  7. hemmm … keren ah ffnya. biasanya aku baca ff kalau ada englishnya itu berasa ‘kurang sreg’, tapi waktu baca ini emosinya dapet (?) dan yeah .. terbawa arus. meskipun dengan perjuangan bacanya -____-

    emm, can u tell me about a list of angst chapter fanfiction here ??# inggris acak adul(?)
    nice ff ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s