fanfictions

Gombal Berantai

Title : Gombal Berantai

Main Cast :

–          Lee Hyukjae

–          Lee Donghae

Main Pairing : HyukHae

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Fluffy

Rating : G

Length : Drabble [+699]

Cr: the picture is not mine!

***

“Hyukkie, mau main gombal-berantai nggak?”

Aku tetap memfokuskan pandanganku pada TV dihadapanku, “cara mainnya?”

“Aku menggombal kepadamu dan kau balas menggombal kepadaku. Begitu sampai salah satu dari kita kehabisan kata-kata menggombal.”

“Hmmm”

Ku rasakan Donghae memanyunkan bibirnya ke arahku. Aku terkikik geli. Donghae is soooooo adorable like always! Ia mulai menggoyang-goyangkan lenganku sembari menunjukkan puppy-eyesnya ke arahku.

“Hyukkie-ya~~~”

“Hmm?” tanyaku masih tidak memalingkan wajahku dari TV yang menyiarkan berita dihadapan kami berdua tersebut.

“Ayolah! Apakah kau serius mau main gombal-berantai itu denganku? Kau tidak ada niat! Huh!”

Akhirnya aku menolehkan pandanganku ke arahnya sembari mengacak-acak rambutnya gemas, “Aku hanya bercanda Hae-ah. Tentu saja aku ingin melakukan gombal-berantai tersebut denganmu. Aku ingin tahu kehebatanmu menggoda diriku.”

“Oke. Game on! Kau duluan, Hyukkie-ah.”

Aku memikir sebentar sebelum menatap mata Donghae dalam-dalam, “Kamu tahu nggak, kenapa selama ini aku nggak pernah mau beli penghapus?”

“Emang kenapa Hyukkie?”

“Karena aku tidak ingin menghapus cerita cinta kita dari hati aku..”

“Awww!” semburat merah muncul di kedua pipinya, “Euhm, kamu tahu nggak kenapa pelangi itu cuma setengah?”

“Eng.. Nggak tahu. Emang kenapa Hae-ya?”

Ia menundukkan kepalanya sembari bergumam kecil, “Karena setengahnya ada di matamu Hyukkie.”

“Aih!” Aku mencubit pipinya gemas. “Kau tahu kenapa aku selalu malas mendengar celotehan Sooman-ssi ketika diskusi dengan kita?”

“Karena kau memang tidak ingin mendengar ceramahnya?”

“Aniya, karena telingaku hanya mampu mendengar suara merdumu itu Hae-ah.”

Ia tersenyum lembut ke arahku. Senyuman dan raut muka yang bahagia terpancar dengan jelas di wajahnya. Aih, dia benar-benar menikmati saat-saat dimana perhatianku hanya tertuju ke arahnya.

“Sekarang aku ya?”

“Ne, giliranmu baby.”

Ia mengetuk-ngetuk dahinya sebelum menampilkan senyuman ikannya yang lebar itu kepadaku, “Ah! Itu… Kamu tahu nggak kenapa akhir-akhir ini mulai punah?”

“Karena apa?”

“Ia membunuh diri mereka sendiri karena mereka takut tersaingi oleh keimutan dirimu, Hyukkie.”

Aku menggigit bibir bawahku malu. Hah! Walaupun aku adalah ‘pemimpin’ dalam hubunganku dan dia, tidak jarang aku malu mendengar komentar-komentar manis dari mulutnya tentang diriku. Ia sangat manis ketika menunjukkan perasaannya padaku.

“Aku balas, ya?”

“Oke!”

“Kamu tahu nggak perbedaannya jam tangan sama kamu?”

“Uhm, nggak. Memang apa, Hyukkie?”

Aku menaupkan kedua pipinya dengan telapak tanganku, “Kalau aku lihat jam, aku selalu ingat waktu. Kalau aku lihat kamu, aku selalu lupa waktu.”

“Gombal!”

“Heh,” aku menatapnya geli. “Kita memang sedang peran gombal, Hae-ya.”

“Ahn, lupa! Oke, kalau gitu aku.” Ia menatapku sembari tersenyum cerah. “Coba pejamkan matamu.”

Aku memejamkan mataku menuruti permintaannya. Memang kenapa? Kenapa harus memejamkan mataku. Belum sempat aku menanyakan maksudnya, ia telah berbicara terlebih dahulu.

“Apa yang kau lihat, Hyukkie?”

“Gelap. Tidak ada. Memang ada apa, Hae-ah?”

Ku rasakan benda mental menyentuh pergelangan tanganku, “Karena setiap aku memejamkan mataku aku melihat kamu, aku dan anak-anak kita pada masa depan kita nanti.”

Aku segera membuka mataku. Kedua iris mataku segera beralih menuju benda mental yang melingkar manis pada pergelangan tanganku. Gelang. Gelang berbandul ikan.

“Aku juga punya satu, tapi bandulnya monyet.”

Aku melirik ke pergelangan tangannya dan benar, ada sebuah gelang perak melingkar dengan indah di tangannya. Aku menatapnya tanpa berkedip.

“Well, sebenarnya aku ingin memberikanmu cincin tapi aku rasa memberikan cincin itu adalah kewajibanmu. So, aku hanya memberikan sebuah gelang sebagai simbolis cinta bahwa aku–”

“Gomawo!” Aku segera menarik badannya mendekat ke arahku dan membenamkan wajahku ke dalam rambutnya yang beraroma vanila tersebut. “Aku janji akan memberikanmu cincin, nanti.”

“Oke.”

“Ehm, Hae?”

“Ne?”

Aku menarik diriku dan menatap kedua bola matanya dalam-dalam, “Boleh aku menggombal satu lagi?”

“Apa itu?”

“Kamu tahu nggak kenapa lambang bendera Jepang itu bulat?”

Ia memikir sebentar sembari mengerucutkan bibirnya. Aku menunggu kalimatnya sembari menikmati(?) wajahnya yang imut-imut tersebut. Akhirnya ia menggeleng lemah.

“Memang kenapa, Hyukkie?”

“Karena…,” aku menarik tubuhnya mendekat ke arahku. “Kalau bentuk love, merupakan lambang republik cinta kita baby-Hae.” tuturku sebelum mencium bibir tipisnya lembut.

Aku akan menjaga Republik cinta kita, sampai kapanpun juga. Selama aku dan dia mampu bernafas di dunia ini.

 

 

 

 

.

The End.

THE CUTEST  COUPLE THAT I EVER SEEN IN THIS WORLD XDDDD HYUKHAE JJANG! HAEHYUK DAEBAK!!!>:D /HUG AEGIS/ WISH ME LUCK FOR MY UN AND UAS!!! GYAAAA >___<

11 thoughts on “Gombal Berantai

  1. kyaaaaaaaaaaaaa~~~~~
    ampun author, saya paling gak kuat kalo baca yg gombal-gombal begini #mimisan
    kak Nyuk~ gombalin saya juga dong~

  2. kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~..
    *pingsan tiba-tiba denger gombalan hyukkie ama hae..
    aigoo~..
    gak nyangka mereka juga jago ngegombal..
    ckckckckck

  3. Yeah, haehyuk/hyukhae is the best, cutest, greatest couple in the world.
    Pray for your un. Wish you luck…

  4. ngebayangin Hyuk ngeggombal smbil bwa bunga….. >.<
    (klo hae mah udah ad pikunya di iklan bedak itu…)
    Gombal kamu monyet!!!

  5. hahahaha ngakak baca nyuk oppa gomblin hae oppa mreka emg yg ter mesra trusss kan tor bikin yg banyak ya gomawooo

  6. Couple termniiiisss,,trckeeep,,,trlucu,,teeeerrrDAEBAK I ever seen,,..
    Huhbh,,,bkn slahq klo ska eunhae^_*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s