fanfictions

Autis Love [Part 8]

Title : Autis Love [Part 8]

Main Cast :

–          Lee Hyukjae

–          Lee Donghae

Main Pairing : HaeHyuk

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Yaoi / AU

Rating : G

Length : Chaptered

Part : Prolog | Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 | Part 6 | Part 7| Part 8

~♥~

 “Hae, ayo cepat! Ppali wa!”

Aku menatap punggung Hyukjae dengan takjub. Apa dia tidak merasa canggung dengan apa yang telah aku lakukan beberapa menit yang lalu?

| Flashback |

Perlahan, tanganku berjalan kebelakang tengkuk Hyukjae, memperdalam ciuman kami. Dan dapat ku rasakan tangan Hyukjae mencengkram kaosku dengan kuat. Saat aku mengintip dari salah satu mataku, ingin mengetahui reaksi Hyukjae. Dan sepertinya, aku sedikit menyesal begitu mengetahui ekspresi muka Hyukjae. 

OHGOD!!

Ekspresinya… sexy!!!!!

Ok, aku tau. Sexy bukanlah kalimat yang pantas diucapkan kepada seorang laki-laki, tapi Hyukjae… iya benar-benar terlihat seperti malaikat, sangat cantik. Setelah aku sadar dengan apa yang ku lakukan, aku segera menarik diriku menjauh dari Hyukjae. Aku memegang bibirku—kaget, dan sama seperti Hyukjae…ia juga memegang bibirnya sembari….menggigit bibir bawahnya. 

DOUBLE SEXY!!!!!!!! GYAAA!!! Lee Hyukjae!!! Hentikan itu atau aku bisa menciummu lagi!!

“Er—mi…mian, yang tadi itu…”

Gwenchana,” ku lihat ia menarik nafas sebentar sebelum menatapku lagi,”Jadi, aku dimaafkan, kan?”

“Err? Yang meminta maaf bukannya aku?”

“Tapi tadikan kau melakukan itu karena kau tidak mau memaafkanku setelah aku..me..mengecup pipimu, kan?”

“Oh itu!”

Kenapa aku melupakan alasanku mencium Hyukjae, ya? Tapi jujur disaat aku menciumnya tadi, aku tidak memikirkan apapun. Hanya dia, aku serta rasa manis yang aku rasakan dibibirku.

“Donghae-ssi, mianhaeyo,” ia menarik-narik ujung kaosku seperti seorang anak kecil meminta permen dari kedua orang tuanya.

Aku menaupkan telapak tanganku di pipinya, “Hey, sudah ku bilang panggil aku Hae saja, dan Hyukkie-ah bukan kau yang harus minta maaf.. Tapi aku, maaf ya?”

“Kenapa Hae yang harus minta maaf? Kan yang salah Hyukkie?”

Aww!! Imut!!

Aniyo, itu bukan salah Hyukkie. Bukan juga salah Hae, tidak ada yang salah. Arasseo?”

Jinchayo?”

Ne, tentu saja Hyukkie. Itu bukan salah Hyukkie.”

Ia menundukkan kepalanya sembari memainkan jari jemariku, “Jangan marah dengan Hyukkie, ya? Hae teman pertama yang Hyukkie punya selain Minnie-hyung dan Kyuhyun-hyung.

Walaupun aku merasakan sedikit sakit di dadaku begitu mendengar aku hanya temannya aku berusaha tersenyum. Teman? tentu saja aku temannya. Tidak mungkin ia akan membalas perasaanku, kan? Well, mungkin itu nanti. Setelah aku tau bagaimana caranya mengubahnya menjadi ‘normal’ lagi.

Aku tersenyum dan mengangguk, “Ne, sekarang? Ayo kita ke mall! Bukankah tadi kau ingin ke mall, Hyukkie?”

“Yep! Ppali, Hae!”

| End-flashback |

Dan disinilah aku sekarang. Ditarik kesana dan kemari oleh hyper-hyuk. Ia benar-benar lincah seperti orang yang tidak pernah pergi ke mall sebelumnya. Ia terus menunjuk barang-barang yang ia anggap indah atau menarik dan mengomentari barang-barang yang menurut dia tidak pantas untuk di lihat.

Aku hanya tersenyum melihat tingkahnya, ia benar-benar menggemaskan untuk ukuran seorang namja. Dan juga… tanpa sadar tanganku bergerak dengan sendirinya menyentuh kedua bibirku. Ku rasakan otot bbirku menaik mengukir sebuah senyuman di wajahku.

“HAE! Coba lihat, kyeoptaaaaaaa!”

Aku segera tersadar dan melihat sosok Hyukjae memeluk sebuah boneka monyet. Yep, kyeopta. Bukan monyetnya, tapi…

….Hyukjaenya.

Aku berdehem kecil sebelum memberikan Hyukjae senyumanku yang terlebar, “Kau mau membelinya?”

Anieyo. Ini mahal, aku tidak membawa banyak uang.”

Aku tersenyum dan menepuk kepalanya perlahan. Ku ambil boneka monyet tersebut dari genggaman Hyukjae sebelum membawanya ke kasir. Hyukjae memanggil namaku berkali-kali dari belakang, namun tak ada satupun panggilannya yang ku hiraukan.

“HAE!!!”

Aku menoleh setelah melihat mbak-mbak kasir(?) membayar boneka tersebut, “Ne, Hyukkie?”

“Aku tidak ingin kau membelikan boneka tersebut untukku. Aku seorang laki-laki, tidak mungkin bermain boneka…”

“Jadi?”

“Jadi kau tidak harus membelikanku boneka tersebut!”

Aigo,” aku mengusap rambut Hyukjae lembut, “Bermain boneka untuk cowok kurasa tidak ada salahnya, memang hanya anak boneka yang bermain boneka? Kau cocok kok untuk bermain boneka ini, jadi jangan tolak ok?”

Ia tidak menjawab apa-apa tapi aku dapat melihat keraguan di matanya. Ia sangat menginginkan boneka ini, aku tau. Ia menggeleng perlahan sebelum menatapku lagi.

“Tapi aku tidak mau boneka ini! Aku tidak suka boneka!”

“Yep, kau suka boneka ini.”

Ia berubah diam dan aku mulai mengurus pembayaran boneka tersebut. Untung aku membawa uang banyak, harga boneka ini—bisa dibilang—lumayan mahal untuk. Penjaga kasir tersebut menyodorkan seplastik boneka dan mengucapkan ‘semoga datang kembali’ kepadaku.

Aku membalas senyumannya dan mengambil kantong plastik itu sebelum menarik tangan Hyukjae menjauh dari kasir sebelum orang-orang dibelakang kami memarahi kami. Disampingku, Hyukjae memanyunkan bibirnya. Aku terkikik geli.

Waeyo, Hyukkie-ah?”

Ia semakin memanyunkan bibirnya, “Aku bilang aku tidak mau…”

“Kau mau, aku tau itu.”

“Aku tidak!”

“Kau mau, Hyukkie.”

Ia semakin memanyunkan bibirnya dan membuang mukanya kearah lain. Aku menghela nafasku panjang. Sepertinya mood-swing Hyukjae sedang kambuh, sebentar lagi juga ia akan sembuh.

“Kau mau kemana lagi, Hyukkie?”

Well, karena sekarang kita sedang berjalan tanpa arah wajar saja jika aku menanyakan hal tersebut padanya. Ku rasakan ia berhenti berjalan membuatku ikut berhenti juga.

“Mau kemana? Hae mau kemana?”

“Aku tidak ingin kemana-mana, kau?”

Hyukjae menunduk sebentar sebelum berkata, “Selama ada Hae, aku ikut.”

/blush/

Awww. Donghae, stop! Stop berfikiran bahwa ia menaruh hati padamu! Ia hanya seorang lelaki polos yang terjebak di tubuh ‘tidak polos’ dan mengalami gangguan mental karena kelalaian orang tuanya. Stop berfikiran yang aneh-aneh, Donghae.

“Erh, aku… kau mau kemana?”

“Kalau aku mengatakan aku ingin kemana, aku takut…”

Aku mengangkat dagunya agar bisa melihat kedua mataku, “Takut kenapa, Hyukkie-ah?”

“Aku takut kau tidak mau ikut ke tempat dimana aku ingin kesana, Hae-ah. Oleh karena itu, kemanapun kau pergi aku akan pergi. Selama ada dirimu, aku akan ikut.”

Aku merasakan jantungku berdebar dua kali lebih cepat dari detak jantungku yang biasanya. Oh God. Aku menarik nafas panjang sebelum menatap Hyukjae selembut yang aku bisa.

“Memang kau mau kemana? Bukankah aku sudah bilang, kemanapun kau akan pergi, aku akan mengikutimu.”

Jincha? Kau mau mengikutiku kemanapun aku pergi?”

Ne,” aku  memberikan senyumanku kepadanya, “Kemanapun yang Hyukkie mau.”

Gomawo, Hae!”

Ia melompat dan memeluk tubuhku erat membuatku nyaris menjatuhkan kantong plastik berisi boneka monyet tersebut. Aku menepuk punggungnya pelan, dan tanpa sadar, ikut tersenyum melihat tingkah yang ia lakukan.

“Tapi dengan satu syarat.”

“Syarat apa, Hae?”

Aku melingkarkan lengan kiriku di pinggangnya, “Kau mau menerima boneka ini, kan? Kalau kau tidak mau, aku akan sedih… apa kau mau aku sedih, Hyukkie?”

ANI, ANI! Kalau boleh jujur sebenarnya aku mau boneka itu juga, Hae.”

“Aww, Hyukkie ka—“

“Lee Hyukjae.”

Aku nyaris memeluknya lebih erat tapi suara berat dan ‘sedikit’ marah membuatku menghentikan apa yang ingin ku rasakan. Ku rasakan badan Hyukjae menegang di pelukanku.

A..Appa…,” bisiknya pelan.

Appa?!!!

 

 

~♥~

/LE DIES/

HYUKJAE’S APPA IS REVEALED! WHAT’LL GONNA HAPPEN? OMOMOMO! SINCE WHEN I HAVEN’T UPDATE THIS FIC? SORRY SORRY SORRY EVERYONE OTL

THIS IS THE SURPRISE I TOLD YA HONEY-> @myeol15 @cloudye0705 @apriiazakiah :3

LIKE MY UPDATE? IF YES, GO COMMENT! GO GO GO ^^❤

21 thoughts on “Autis Love [Part 8]

  1. Wait wait.is hyukkie’s parents is too strict or what? O.O
    poor 혁이ㅠㅠ
    the update is really cool /AND CUTEEE HOMFG WHEN HYUK BLUSHING AND EVERYTHING IS CUTE HERREEEEE!!!!!/
    and thanks for update :)))

  2. Of course i like this surprise so muuuuuuuuch dear,,
    i have been waiting so long,,since you hiatus..
    But now!!omoooooo how cute hae…
    Awawawaw…he said that hyuki sexy,cute..
    You more than hyuk,hae..for this time..
    But In another time always hyuk in my mind,
    After yesung,of course..
    Udh ahh inggrs na belibet..
    Pkk na ne ff bkin mleleh saeng,,
    Plgi pas hae ngmg hyuki imut!!dy bru nydar ya,kkk
    Mga j tu camer na hae stju ya,amiiin
    Dtggu updte u yg slnjut na,fighting!!!
    Pai pai

  3. Annyeong eommaaaaa :33
    I’m backk >.3<
    Hyukkie emang imut-imut deh😀,,, apa itu?? Appa-nya Hyukkie tiba-tiba muncul ;~;

    Bingung, mo ngomong apa lagi ini sweet + menegangkann,, =o="

    Ini update semalam ya, eomma? 12 June?? My Birthdayyyyy :3 Pas bangett^^

    Update soon :p

  4. kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah~..hyukkie ah neomu kyopta *cubit pipi hyukkie
    omo..omo..omo..ada appa nya hyukie??aigoo~..
    penasaran lanjuuut~..
    moga gak terjadi apa-apa

  5. smpe ngos2an baca nie ff :d
    bukan apa2 lg colongan sambil kerja #ngakak
    lanjut gak sabar liat ap yg trjadi ma 2 mahluk tuhan paling seksi it

    thx ya buat ff nya sebel ku ilang *horreee,,,tabur bunga*

  6. ya ampunnn hyukkk
    qm imut n polos banget sihhhh

    appa hyukkie…
    wahhh penasaran ma nasib hyukk….
    ditunggu updatenya^^

  7. Aish mwoya! Appa hyuk wae? Kyknya jahaat bnget smaa uri hyuk! -,- smpaai2 dia brsikap kyk itu!
    Msih penasaraaan awal. Knpa hyuk bsa kyk itu olh ortunyaaaa?
    Aayooo smngaaat. Buuaaaaat lnjuuuut yaaaa (з´⌣`ε).

  8. Akhirnya setelah sekian lama😀
    Aku nggak bisa ngebayangin betapa imutnya hyukppa ^^
    Lanjut chingu!!! ^^ 대박!! ^.^

  9. this is what i’ve been waiting for so loong T.T please update the next chapter reaaallyy reaaalllyy soooon!!

  10. Yak! Lanjutkan ff ini eoh, aku ingin melihatnya lagi walaupun telat 1 tahun._. Hyukjae so sexy you know?! Aku sebal saat membayangkan hyukjae seperti itu-__-

  11. kapan ff ini mau di lanjutin lagiiiii aku suka banget sama karakter haehyuknya hyuknya yg autis kenapa malah keliatan imut bangetttt akhhh nih ff udah jamuran kasiannnn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s