fanfictions

[D-6] EunHae’s Day

Title: [D-6] EunHae’s Day

Main Cast:

–          Lee Hyukjae

–          Lee Donghae

Main Pairing: EunHaeHyuk.

Author: Nashelf Hafizhah Wanda

Genre: Romance/Fluff

Rating: G

Length: Series.

~~

Two: The Hands I hold

~~

“I tried to erase much you;

But I can not do anything

Because it is impossible,

You simply can not erased from my head”

—Super Junior; Hate You, Love You

 

Aku menarik paksa tangan Donghae agar mau keluar dari kamarnya. Sudah lebih dari dua hari ia mengurung dirinya di kamar tanpa memikirkan makan ataupun minum. Dan aku, sebagai seorang sahabat yang baik, tentu tidak akan mau membiarkan sahabatku mati kelaparan di dalam kamar tersebut.

“Ayolah Donghae! Di putuskan bukan berarti duniamu akan mati! Senyum Donghae, senyum!”

Ia memaksakan sebuah senyum di wajahnya dan sedetik kemudian senyum tersebut menghilang. Aku memanyunkan bibirku jengah. Aish, apa hebatnya sih yeoja ini sampai-sampai hanya karena di putuskan olehnya Donghae bisa tidak memikirkan akan kesehatan dirinya sendiri?! Oh come on, perempuan bukan hanya ia saja di dunia ini.

“Donghae-ah, jebal, kemana Donghae yang dulu aku kenal? Yang selalu bersemangat huh huh? Dulu saat aku di putuskan kau yang menghiburku dengan mengatakan ‘yeoja di dunia ini bukan hanya dia Hyukjae!’,” ujarku sedikit mengikuti gaya bicaranya.

“Lalu?”

“Ish! Sama seperti kau! Yeoja di dunia ini bukan hanya dia! Masih banyak yang mau denganmu! Ayo ayo semangat Donghae!”

Aku menarik tangannya sekuat tenaga agar ia bisa keluar dari kamar terlaknat tersebut. Tapi sepertinya semua sia-sia. Ia tetap bergeming di tempatnya tidak mau beranjak sedikitpun. Aku menghela nafas panjang dan menjongkokkan badanku di hadapnnya yang tengah duduk termenung di pinggir tempat tidurnya. Aku menggenggam tangan Donghae lembut dan meremasnya perlahan, menyalurkan segala kekuatan yang aku miliki.

“Kau tidak ingin aku sakit kan, Donghae?”

Ia menatap kedua mataku dengan mata almondnya yang lelah, “Tentu saja tidak mau Hyukkie-ah.”

“Kalau begitu makan. Dua hari ini aku belum makan, aku tidak bisa makan jika sahabatku tidak makan juga, ku mohon Hae, makan..ne?”

“Ka—kau belum makan? Selama dua hari ini?!”

Ne,” aku tersenyum kecil, “Aku menunggumu di depan kamarmu, menunggumu sampai tenang dan aku rasa kau sudah cukup tenang untuk itu.”

“Hyukjae…Mianhae…”

Aku terkikik kecil, “Untuk apa? Bukan salahmu kau bersedih karena di putuskan olehnya, aku—“

“Bukan Hyukjae.”

“Lalu?”

“Aku…,” ia menghela nafas panjang sebelum menggenggam tanganku lebih erat dan melanjutkan, “Aku malah senang ia akhirnya memutuskanku. Karena selama beberapa bulan terakhir..aku tidak mencintainya..mungkin sedikit..tapi perhatianku telah tersita untuk orang lain. Aku berusaha keras melupakan orang ini, namun semakin aku berusaha melupakannya semakin tertarik diriku kepadanya. Aku benci dia, karena dia aku kehilangan seseorang yang mencintaiku. Jika ia mencintaiku juga, tidak ada yang perlu ku takutkan..tapi aku takut…aku takut ia tidak mencintaiku sama seperti aku mencintainya…”

Aku menghapus sebutir air mata Donghae yang keluar dari ujung matanya. Ia menggigit bibir bawahnya sebelum berusaha melanjutkan. Ku rasakan tangan Donghae bergetar hebat di genggamanku. Aku tidak suka melihat Donghae seperti ini, ia begitu rapuh. Begitu sakit. Dan aku merasa begitu tidak berdaya sampai-sampai tidak mampu melakukan apapun.

“Aku tidak ingin hidup di dunia ini tanpa ada seorang pun yang mencintaiku…,” bisiknya nanar.

“Kau punya aku Donghae, aku mencintaimu.”

Ku rasakan mata Donghae menatapku kaget, namun tersenyum miris. Ia menarik nafas panjang sebelum menghelanya perlahan-lahan.

“Kau tentu mencintaiku. Namun tidak seperti yang aku inginkan bagaimana kau mencintaiku selayaknya aku mencintaimu.”

Aku tersenyum kecil kearah Donghae menangkap pesan tersembunyi yang tertera di kalimatnya. Donghae pabo. Tapi jika ia tidak bodoh, ia bukanlah Donghae, bukanlah seorang Lee Donghae yang ku cintai. Aku meremas tangannya perlahan dan menatapnya dalam-dalam.

The hands I hold right now; are the same hands I want to hold when I marry later.”

Ya, Donghae.

Aku mencintaimu, sebagaimana kau ingin aku mencintaimu.

~~

“I’ve been waiting for a long time.

I’ll make a promise this isn’t a dream.”

—Super Junior; Endless Moment

~~

Thursday, 12th July 2012.

D-6 | July 18th—EunHae’s Day♡

7 thoughts on “[D-6] EunHae’s Day

  1. hae jangan takut,kmu g bertepuk sbelah tangan ko..mianhae,q mau nanya mang pa arti tgl 18 buat eunhae?hehehe..

  2. Huaa hyukkie perhatian bgt sama Hae … So sweet baby *cipok hyuk* tenang aja hae gk cuma lu yg seneng putus ama tu cewe gw ma hyukkie jg /eaaa/ HIDUP EUNHAE KECE! :*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s