fanfictions

My Cold Boyfriend [Part 5]

page2

Title : My Cold Boyfriend [Part 5]

Main Cast :

–          Lee Hyukjae

–          Lee Donghae

Main Pairing : HaeHyuk

Author : Nashelf Hafizhah Wanda

Genre : Romance / Yaoi / AU

Rating : G

Length : Chaptered

Part : Part 1 | Part 2 | Part 3 | Part 4 | Part 5 

A/N: one year not updating /facepalms/ orz

~♥~

Hyukjae’s POV

Aku mempersiapkan tempat tidurku, mengatur bantal dan selimutnya selagi menunggu Donghae selesai berganti baju di kamar mandi. Jantungku belum berhenti berdebar sedari tadi, setelah Donghae menyetujui tawaran eommaku.

aku tidak percaya Donghae akan setuju! Oh shit! Hatiku tidak sanggup asdjajsjk

Aku menggigit bibirku kuat dan terlalu asyik dengan fikiranku hingga tidak sadar bahwa pintu kamar mandiku telah terbuka, menampilkan Donghae dengan baju santainya—yang ternyata selalu ia bawa sebagai cadangan apabila bajunya basah sehabis latihan bola—dan tengah berjalan ke arahku.

“Hyukkie?”

Aku terlonjak kaget dan menatap Donghae kikuk, “Ah? Oh, kau sudah selesai? Eh, uhm..kau bisa tidur disini. A-Aku mau ganti dulu, ne?”

“Hey,” tangannya mencegah lenganku sebelum aku sempat pergi dari hadapannya. “Apa yang kau fikirkan tadi? Kau terlihat…serius?”

“A-Aniya, tidak ada yang penting! Hanya…hanya beberapa hal, yeah, hanya hal-hal tidak penting,” jawabku gugup.

“Apa bukan karena aku tidur disini? Aku bisa pulang setelah hujan reda, you know.”

Aku menggeleng pelan dan tersenyum kearah Donghae—meyakinkannya, “Ani, Hae-ah. Aku hanya memikirkan beberapa hal tidak penting tentang sekolah. Tentu saja kau bisa pulang setelah hujan reda, tapi apa kau fikir eommaku akan mengizinkan? Apa kau fikir aku akan mengizinkan? Kau bisa saja tergelincir dan terlibat kecelakaan.”

“Apa itu artinya…kau khawatir padaku, huh?” tanyanya sambil tersenyum lebar, manis.

“Err,” aku memalingkan wajahku dari wajahnya, menghindari tatapannya. “Aku mau mandi dulu, badanku lengket sekali, permisi.”

Aku segera menghempaskan lenganku dari genggaman Donghae dan berlari ke kamar mandi secepat mungkin. Begitu pintu tertutup, aku menyandarkan punggungku di pintu dan meletakkan telapak tanganku di dadaku yang berdebar keras.

Breath in, breath out Hyukjae…”

Aku berusaha bernafas sekuat dan semampu yang aku bisa. Just relax Hyukjae. Kau hanya perlu berganti baju sekarang, keluar sana, dan tidur disamping Donghae, kan?

Oh I hope it’s as simple as that.

~♥~

Aku menatap bayanganku di depan cermin, berusaha menghentikan debaran jantungku. Membayangkan untuk keluar dan tidur disamping Donghae membuatku berdebar tidak berhenti.

tidak akan terjadi apa-apa, kan? It’s as if Donghae will touch me, tenang Hyukjae

Aku menatap mantap bayanganku di depan cermin dan memutar knob pintu. Begitu keluar kamar mandi ku lihat Donghae tengah duduk diatas tempat tidurku, menyandar di headboard dan jari-jarinya bergerak lincah memainkan hpnya.

Mendengar suara pintu yang terbuka, Donghae mengalihkan pandangannya dari hpnya dan menatapku. Sebuah senyum merekah diwajahnya membuat debaran jantungku, yang tadinya sempat berhenti, kembali berdetak cepat. Ia meletakkan hpnya di meja kecil disamping tempat tidurku dan menepuk-nepuk kasur disampingnya.

Come here, Hyukkie.”

Aku merasakan mukaku memerah mendengarnya sebelum jalan perlahan-lahan kesisinya. Ia menggeser badannya sehingga ia berada di ujung dekat dinding sedangkan aku dipinggir.

“Kau mau dipinggir atau di dekat dinding? Aku nyaman di keduanya, lagipula ini kamarmu.”

“A-Aku lebih suka di dekat dinding, lebih dingin..” akuku malu-malu.

“Wah, benarkah?” ia tersenyum aneh kearahku. “Aku terbiasa tidur di ujung. Apa ini artinya kita saling melengkapi satu sama lain, hm?”

Aku memukul lengannya pelan, “Jangan berbicara yang tidak-tidak! Aku saja tidak tau kalau kau tidur di ujung, apanya yang melengkapi satu sama lain.”

“Aish, appo! Kau kuat juga padahal kau kurus.”

“Hmph!” aku membalik badanku, memunggunginya, kesal karena dia juga menganggapku kurus. Ini bukan pertama kalinya ada seseorang yang mengatakan aku kurus, aku banyak makan tapi karena aku dance aku merasa lemakku hilang entah kemana, dan ini bukan pertama kalinya ada seseorang yang mengatakannya.

tapi aku tidak mau dia juga menganggapku kurus, hmph

“Hey hey jangan ngambek, Hyukkie~”

Aku tetap memunggunginya, memejamkan mataku dan bersiap-siap tidur. Masa bodoh dengan apa yang akan Donghae lakukan. Aku tidak mau perduli dengan dia lagi.

Namun ketika aku tengah berusaha tidur, sebuah lengan melingkar di pinggangku dan menarikku ke dalam pelukannya. Aku merasakan mukaku memerah dan debaran jantungku kembali berpacu begitu merasakan punggungku menempel di dada bidang Donghae.

“Hyukkie, mianhae…” bisiknya tepat di telingaku, oh itu sexy.

Aku merasakan bulu kudukku merinding merasakan terpaan nafasnya di leherku. Ku pejamkan mataku erat-erat berusaha menghilangkan debaran di jantungku dan menenangkan ‘sesuatu’ yang akan terbangun di bawah sana.

aku masih muda, tidak salah kalau hormoneku beraksi, kan? Dia pacarku dan dia berada di radius kurang dari satu meter dariku. Wajar saja aku bertingkah seperti ini.’

“Hyukkie, aku tau kau belum tidur. Bangun dan katakan kau memaafkanku, hm~”

Oh fuck.

sekarang ia mendesah di telingaku?!

“Apa yang harus ku lakukan agar kau memaafkanku, Hyukkie? Hm?”

“Menjauhlah sedikit, aku tidak bisa bernafas…” lirihku pelan.

Donghae menghela nafas sebelum menjauhkan kepalanya dari atas telingaku sebelum merebahkan badannya disampingku. Tangannya masih melingkar dengan nyamannya di pinggangku.

“Kau kenapa marah?”

Aku menggeleng perlahan, “Ani.”

“Kalau tidak marah, kenapa kau seperti ini?”

“Aku tidak marah, hanya sedikit kesal kau memanggilku kurus. Aku banyak makan, aku hanya kurus karena semua lemakku hilang begitu aku melakukan pemanasan. Kau tau sendirikan, I dance? Aku hanya kesal ternyata kau juga menganggapku kurus, padahal aku juga punya abs, sama seperti namja lainnya.”

Aku mendengarkan tawa pelan Donghae dari belakang membuatku semakin merengut kesal karena ia menertawakan masalahku. Belum sempat aku membuka mulutku untuk menceramahinya, ia sudah mendahuluiku terlebih dulu.

“Hyukkie-ah,” ucapnya pelan. “Aku tidak menganggapmu kurus, walaupun kau hanya bersisakan tulang aku masih tetap akan melihatmu, you know? Kau tidak kurus, kau sesuai seperti apa yang ku inginkan. Sudahlah tidur, sudah lalut. Good night, sweet dreams.”

Aku menggigit bibirku kuat-kuat sembari mendengarkan gerakan Donghae di belakangku. Otakku belum mencerna semua yang ia katakan.

“…walaupun kau hanya bersisakan tulang aku masih tetap akan melihatmu..”

Tetap melihatku?

As if, melihatku?

Aku menunduk menatap tangan Donghae yang melingkari pinggangku dengan nyamannya. Ku rasakan dada Donghae bernafas naik-turun dengan damainya di punggungku.

Donghae oh Donghae.

Kau semakin membuatku bingung. Kau mencintaiku atau tidak, huh?

 

 

 

~♥~

TBC n_n

Pendek yak? Iya maap. Soalnya kalo nggak di TBC-in bakal ending disini. Hoho. Next is the last part, so wait for it

Next stop ; FT /smirk.

“Comment = Love”

8 thoughts on “My Cold Boyfriend [Part 5]

  1. saengieee 0^◇^0)/

    hhhhaaa…. it has been a long long time from d’last time i read it..
    hhuuu….
    miss ur story so much…

    xoxo for my lovely dear…

  2. Pasti hae cinta denganmu hyukie!! Liat saja kelakuannya padamu!! >< Cepat lanjutkan chap selanjutnya semangat!!

  3. Omoooo dah lama bangett nih ff gak lanjut2, hampir lupa malah ama ceritanyaaa >< tapi akhirnya lanjut jugaaaa!!!! update kilaattt

  4. Ouch..
    Ouch..
    Berasa mimpi ff ini di lanjut..
    Wakz..
    Sangat pendek..
    Tp ‘end’ nya nanti panjang kn ???
    Untuk chap terakhir ,,
    Butuh nunggu setahun lg kah ??
    Wkk..
    Becanda author_nim…
    Hehe

  5. Aciee Hyukjaee…takut diapa2in Hae yaaa ^^ kkkk😀 lanjut lanjut…semoga ada kejutan tak terduga di part selanjutnya ^^

  6. Aku baru nemu ini blog…ahh surga….aku gak bisa comment tiap part, aku gabung ya dear….
    Nice ^^ kkkkk dugeun dugeun sendri baca ff ini suka aja sama sifat haehae yg dingin, aslinya mah…#ngakak….

  7. wah sudah ada part 5nya ternyata. . . Ciee yang tidur seranjang, gimana perasaannya? #toelhyuk
    cintalah hyuk, kan udah pacran, masa hae gk cinta sih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s